Aktifitas Erik Tapan di tahun 2005

  1. 2005, 8 - 12 Desember: mengikuti Konferensi Internasional XIII Anti Aging Medicine 2005 di Las Vegas, Amerika Serikat
  2. 2005, 19 November: presentasi Medical Informatics ke murid, orangtua murid SMAK 7 Cipinang Jakarta Timur
  3. 2005, 22 - 27 September: mengikuti Asia Anti Aging 2005 Conference di Bali
  4. 2005, 15 September: presentasi mengenai Informatika Kedokteran di FK UKRIDA Jakarta
  5. 2005, 9 September: moderator Autism Update, Hotel Novotel Mangga Dua Square - Jakarta
  6. 2005, 26 - 28 Agustus: mengikuti acara 4th Annual Scientific Meeting Raffles Hospital di Singapura.
  7. 2005, Agustus: Terbit buku seri Kesehatan Keluarga dengan topik " Kanker, Antioksidan dan Terapi Komplementer " oleh Elexmedia Komputindo. Temukan jawaban terkini mengenai Antioksidan dan Terapi Komplementer dalam buku ini.
  8. 2005, Juli: training Finance for non Finance Manager, Kampus Prasetya Mulya Jakarta
  9. 2005, 27 Mei: presentasi mengenai Anti Aging di FK Trisakti Jakarta
  10. 2005, 19 Mei: presentasi mengenai Informatika Kedokteran di FK YARSI Jakarta
  11. 2005, 11 Mei: fasilitator TOT Tingkat Lanjut: Sistem Informasi Kesehatan Kerja, Depkes, Bogor
  12. 2005, 17 Maret: presentasi mengenai Informatika Kedokteran di RS AL Mintohardjo Jakarta
  13. 2005, 25 - 26 Februari: Fasilitator Seminar Awam 2 hari mengenai Kesehatan Kerja Perkantoran di Hotel Bidakara Gatot Soebroto Jakarta
  14. 2005, Februari: Terbit buku seri Kesehatan Keluarga dengan topik "Penyakit Degeneratif" oleh Elexmedia Komputindo. Buku ini membahas secara populer mengenai: Penyakit Jantung, Kolesterol & Obesitas, Kencing Manis, Alzheimer, dll

Menimba ilmu Anti Aging Medicine di Las Vegas USA


Sungguh bersyukur, akhirnya bisa juga saya menjejakkan kaki di Las Vegas. Sejak mengenal Anti Aging Medicine (baca: Anti Aging Medicine, Spesialisasi Baru ), ada impian saya untuk menengok negeri di mana Anti Aging Medicine itu mulai disebarkan.


Meskipun sempat tertahan agak lama di custom Bandara Los Angeles (biasalah dari Indonesia & baru pertama kali, jadi pemeriksaannya agak detail), setelah menempuh perjalanan 24 jam (18 jam terbang, 6 jam di bandara Taipeh & Los Angeles) akhirnya pesawat milik Ted (United Airlines) yang saya tumpangi mendarat dengan mulus di Bandara McCarran Las Vegas, tepat pukul 12 malam pada tanggal yang sama dengan saat berangkat dari Jakarta (8 ke 9 Desember 2005).

Perjalanan ke Hotel Paris Las Vegas, kota yang bermandikan cahaya, ditempuh sekitar 1/2 jam dari Bandara. "Good Luck, semoga beruntung", demikian salam terakhir dari pramugari. Wah, saya satu pesawat sama para gamblers.

Kembali ke Paris Hotel
Seperti yang sering diceritakan orang, interior hotel ini sangat menarik. Bernuansa kota-kota di Perancis. Dari daerah gersang & tidak menghasilkan (padang gurun), Las Vegas kini menjadi kota yang menarik dikunjungi para turis dunia, begitu info yang saya peroleh.


Berbeda dgn Indonesia (thanks God) yang sangat kaya akan keindahan alamnya, Las Vegas menjual pelbagai keragaman kecantikan interior hotel/bangunan (in door). Pelbagai macam suasana bisa kita lihat di sini. Suasana Eropah, Timur Tengah (lengkap dengan Spinks-nya), Asia hingga Amerika sendiri. Semua bisa di peroleh di dalam pelbagai hotel-hotel (in door) modern di kota ini.

Begitu memasuki hotel Paris, yang pertama-tama terlihat adalah mesin-mesin judi. Segala bentuk permainan ada di sana.
Check in dilakukan pada sayap kiri (sebelah kanan saat masuk). Kebetulan saya menempati lantai 29. Untunglah, karena saya memang paling senang berada di ketinggian. Sayangnya, saya memperoleh pemandangan (view) ke arah belakang. Tidak bisa melihat keramaian Boulevard Street (Strip) yang hidup 24 jam, terutama Air Mancur menarinya Hotel Bellagio.



Hotel-hotel modern di Las Vegas umumnya berada di Strip. Dimulai dari:
Sebelah kiri: Hotel Mandalay - Luxor - Excelbur - New York2- Monte Carlo - Bellagio - dst
Sebelah kanan: Tropicana - MGM Grand - Aladin - Paris - Bally's - dst...

Urusan check in hotel selesai, saya meninggalkan suasana casino hotel yang masih ramai tsb. Padahal waktu sudah menunjukkan pkl. 1 malam waktu setempat. Di Indonesia pukul 4 sore.

Jetlag
Sesuai dengan info yang saya peroleh (dan memang cukup berhasil), untuk mengurangi jetlag, saya mengkonsumi Melatonin. Supplemen tersebut memang sudah saya konsumi 3 hari sebelum hari keberangkatan. Satu jam sebelum tidur, satu tablet kunyah.

Besok paginya, pkl. 7 saya sudah siap di bagian pendaftaran. Berbekal referensi dari Wellness Indonesia (partner A4M), dengan mudah pendaftaran bisa dilakukan.


Materi pertama pada acara pre-conference adalah mengenai hormon.
Acara dijalankan secara paralel beberapa workshop seperti dari International Hormone Society, Mesotherapy, dan Sports Medicine. Untuk kali ini yang lebih mendapat sorotan adalah mengenai Sports Medicine.


Dari materi yang sangat padat selama 4 hari (conference/workshop bisa berlangsung hingga pkl. 10 malam), tergambar bahwa tema-tema yang dibawakan merupakan topik-topik lanjutan seperti up date terbaru hasil-hasil penelitian dalam bidang antiaging medicine, pembahasan tentang penelitian kontra, dll. Tak lupa, dibahas juga beberapa materi yang ringan meriah.




Untunglah, saya sudah pernah mengikuti conference serupa di Bali bulan September 2005. Dengan demikian, materi2 presentasi bisa diikuti.

Saya menghimbau bagi teman sejawat yang tertarik dan ingin mendalami Anti Aging Medicine, bisa kiranya mengikuti conference2 awal. Di Las Vegas ini sudah merupakan conference yg ke-13. Conference awal bisa diperoleh di beberapa kota di Asia (lihat
jadwal Australasia Regional Anti-Aging Conference 2006).

Misalnya di Bali nanti bulan September 2006, baru merupakan kedua kalinya. Materinya, menurut saya belum terlalu 'berat'. Setidaknya untuk saya.

Lagi pula bagi mereka yg ingin mendalami materi-materi pada conference Asia Anti Aging 2005 di Bali, sudah tersedia dalam bentuk CD ROM. Bisa diperoleh pada saat acara berlangsung.



List acara Australasia Regional Anti-Aging Conference 2006 (A5M) :
* February 10-11 - Bangkok, Thailand
* April 29-30, May 1 - Kuala Lumpur, Malaysia
* May 12-14 - Melbourne, Australia
* June 16-18 - Tokyo, Japan
* July 28-30 - Taipei, Taiwan
* September 7-10 - Bali, Indonesia
* September 8-10 - Seoul, Korea
* October 13-15 - China
* November - Bombay, India

Ingin berita-berita Update mengenai Anti Aging Conference?
Silakan e-mail ke erik.tapan@gmail.com, berisi: Nama Dokter/tenaga kesehatan, Usia, e-mail yang aktif, nomor Handphone dan alamat Anda.

SMA Kristen 7 BPK Penabur Jakarta, sekolah berbasis IT



Alvin Toffler membagi peradaban manusia sampai saat ini menjadi 3 gelombang:
  • Gelombang I: Revolusi Agraria
  • Gelombang II: Revolusi Industri
  • Gelombang III: Revolusi Informasi

Menurut futurist tersebut, era saat ini adalah abad Informasi, sehingga selayaknya kemampuan IT dibina sejak usia dini.
Dalam usaha mengembangkan kemampuan dalam bidang IT itulah, SMA di kompleks Cipinang Indah 2 ini menyelenggarakan FORTELATION (Information Technology for Language and Education). Acara ini berlangsung sejak tanggal 17 hingga 19 November 2005.


FORTELATION sendiri merupakan gabungan dari tiga acara tahunan SMAK7, yaitu: (1) IT Camp, (2) Bulan Bahasa dan (3) Pameran Pendidikan. FORTELATION dikemas menjadi suatu wadah bakat dan minat, dalam bidang IT dan kebahasaan, serta menjadi tempat bagi para siswa dan orang tua untuk mendapatkan informasi dari lembaga pendidikan tinggi.

Kegiatan yang dilakukan sangat beragam, antara lain:
  • temu pengarang (penerbit Gramedia)
  • pelbagai workshop: Robotic Design, Image Editing, Music Digital, Visual Basic, Web HTML, 3D Design, making magazine,
  • presentasi dari Universitas: UPH, Binus International, Monash College, IBII, Atma Jaya, GS Fame, London School, President University, Fitzeman, APTECH
  • lomba intern/extern: Story Telling, Debat Bahasa Inggris, Web Design, Advertising Design, Photo Editing, Newscaster Intern, Buletin dengan Page Maker, Short Animation,

Presentasi Informatika Kedokteran kepada Siswa/i dan Ortu SMAK 7 Cipinang
Pada hari terakhir, 19 November 2005, satu-satunya bidang kedokteran yang tampil pada acara berbasis IT ini adalah Medical Informatics. Di depan siswa-siswa SMAK 7 Cipinang, orangtua murid dan undangan lainnya, penulis membawakan materi dengan judul "Pengenalan Informatika Kedokteran".
Dengan didampingi oleh Pak Bambang Gunawan, acara berlangsung dengan mulus dan penuh interaksi dari peserta.

Foto-foto
Foto dan daftar pemenang Lomba

Apa yang kita lihat belum tentu begitu


Pembaca yang terkasih.

Saat ini sering kita temui perselisihan, tuntut menuntut, dll. Masing-masing pihak mengemukakan argumennya yang menurutnya paling benar.

Hari ini saya menerima e-mail dari sahabat saya sejak SMA, Benyamin Sulindro.
Dalam e-mailnya dilampirkan gambar ini dengan menyertakan kata-kata (terjemahannya di bawah):

If your eyes follow the movement of the rotating pink dot, you will only see one color, pink.

If you stare at the black + in the center, the moving dot turns to green.

Now, concentrate on the black + in the center of the picture. After a short period of time, all the pink dots will slowly disappear, and you will only see a green dot rotating.


It's amazing how our brain works. There really is no green dot, and the pink ones really don't disappear. This should be proof enough, we don't always see what we think we see.


Bahasa:
Jika mata Anda hanya mengikuti pergerakan dari titik merah muda, Anda hanya akan melihat satu warna saja, merah muda.

Tetapi jika Anda menatap benar-benar tanda + di tengah, titik merah muda tersebut berubah menjadi hijau.

Sekarang, konsentrasi pada tanda + berwarna hitam di tengah gambar ini. Setelah beberapa waktu, semua titik merah muda secara perlahan akan menghilang, dan Anda hanya akan melihat titik hijau yang berputar.

Betapa menakjubkan cara kerja otak kita. Sebenarnya tidak ada titik warna hijau, dan titik merah mudah itu tidak menghilang. Ini membuktikan bahwa, kita tidak selalu bisa melihat apa yang sebenarnya kita lihat.

Pendapat saya:
Berhati-hatilah teman, sangat jarang kita bisa menemukan kebenarannya sejati. Contoh di atas hanyalah berdasarkan salah satu panca indera kita.

Bagaimana pendapat Anda?

Sebelum ginjal Anda terganggu, sebaiknya berjaga-jaga



Tampil sehat dan fit setiap saat tentu menjadi dambaan umat manusia. Dalam bidang Anti Aging Medicine yang saat ini sedang saya pelajari, sangat ditekankan betapa pentingnya menjaga kesehatan. Mencegah sangat jauh lebih baik dari mengobati.

Untuk apa, punya banyak uang / harta maupun waktu jika itu dimanfaatkan pada saat kita sakit? Adalah lebih baik memanfaatkan sumber-sumber di atas pada saat kita sedang sehat. Tentu untuk menjaga jangan sampai kita sakit, bukan sebaliknya membuat kita sakit.

Demikian kira-kira falsafah yang mulai banyak dianut oleh profesional muda saat ini.
Oleh karenanya, buku yang berkisah mengenai Penyakit Ginjal dan Hipertensi ini, sangatlah cocok dibaca oleh mereka yang sehat maupun yang masuk dalam kondisi keadaan ginjal terganggu.

Judul: Penyakit Ginjal dan Hipertensi
Penulis: Dr. Erik Tapan MHA
Penerbit: Elex Media Komputindo, 2004



Cara Pemesanan:
Direct Selling Elexmedia (pesan, langsung di antar ke rumah)
Telp.: +62-21-5851473
Facs.: +62-21-5326219, 53699066
E-mail: elexklub@elexmedia.co.id atau desy@elexmedia.co.id

Resensi:
Human Health, November 2005


Bagaimana cara membuat BLOG seperti ini?



Hari demi hari, kesulitan kita para dokter bukannya berkurang, tetapi makin menumpuk. Masalah seperti ijin praktek, biaya pendidikan, kecenderungan pasien berobat ke luar negeri seperti belum selesai-selesai juga.
Salah satu solusi yang ingin saya tawarkan adalah menulis dan menulis....
Agar pemikiran (uneq-uneq maupun usulan) bisa segera dibaca dan dikomentari orang sedunia, ada baiknya kita membuat blog. Caranya?

Terbuka bagi Anda yang ingin belajar dan konsultasi gratis mengenai Blog, dengan beberapa persyaratan:

Bagi 5 dokter pertama yang:
1. Memberi minimal 5 komentar pada blog saya, antara lain di:
a. http://eriktapan.blogspot.com
b. http://www.flickr.com/photos/eriktapan
c. http://360.yahoo.com/dr_erik_tapan
Berlaku kumulatif dan kesempatan hanya terbuka pada 5 dokter pertama yang berhasil
menyelesaikan tugas.

2. Berhubungan via Yahoo Messenger saya (Yahoo ID: dr_erik_tapan)

3. Selanjutnya setiap kali saya on line, bisa berkonsultasi bagaimana caranya membuat blog.
Saya on line, setiap hari kerja dari pukul 09:00 - 15:00 WIB, kecuali jika
ada tugas peliputan acara ataupun mengikuti seminar/konggres/conference.
Jika ts sudah terhubungan dengan Messenger, setiap rekan kita online akan terlihat secara otomatis.

Aturan ini dibuat bukan untuk mempersulit teman sejawat yang memang sudah hidup dalam kesulitan tetapi agar:
a. mempunyai pemahaman sedikit mengenai blog
b. minimal telah mengerti cara chatting dan ngeblog
c. tujuan terakhir tentu, agar stress kita bisa tersalurkan via menulis

BONUS:
Blog dari teman-teman sejawat akan dilink dari blog saya, dengan demikian blog kita lebih terpromosikan ke mana-mana.

Tunggu apalagi?

Live Strong with Lance Armstrong and Sheryl Crow



Meskipun kita tahu bahwa mencegah lebih baik dari mengobati, tetapi apa daya jika penyakit Kanker yang kita takuti telah bersarang di tubuh kita?
Apa tindakan Anda, saat Dokter memvonis bahwa hidup Anda tidak akan lama lagi. Bahwa kanker tersebut telah menyebar hingga ke tulang dan otak.
Banyak dari kita hanya bisa bersikap pasrah dan merenungi. Hari-hari dilewati dengan menghitung saja. Kapan nich saya dipanggil menghadapNya.
Sangat berbeda dengan Lance Armstrong seperti yang bisa kita lihat di Metro TV, Sabtu 22 Oktober pukul 10:00 WIB dalam acara The Oprah Winfrey Show.

Berjuang melawan "vonis" dokter
Atlet pembalap yang satu ini benar-benar memutarbalikkan teori para dokternya. Berkat semangat untuk tetap hidup, ia bersama ibunya menjalani pengobatan ke mana-mana.
Bukan hanya sembuh dan hidup sehat, saat ini ia telah menikah dengan penyanyi terkenal Sheryl Crow.
Lagu-lagu Sheryl Crow pasti sudah pernah kita dengar, seperti: Soak Up The Sun, dll.

Pesan moral dari cerita ini:
Penyakit (apapun penyakit Anda) bukanlah akhir dari segala-galanya. Dengan semangat juang yang tinggi, seseorang bisa mencapai apa yang diinginkannya.
Jangan cepat menyerah. Diagnosa ("vonis") dokter akan penyakit kita (misalnya, tinggal beberapa bulan, dll), bukan sesuatu hal yang harus diamini.
Lawan terus....
Tidak ada yang tidak mungkin jika kita percaya kepadaNya dan tetap berusaha.

Lance Armstrong adalah suatu legenda, bagaimana seseorang yang telah divonis akan segera berakhir hidupnya, tetapi dengan semangat yang kuat, bisa membalik semua itu. Bahkan sekarang menjadi seorang atlet terkenal dengan isteri seorang artis.

BACA BUKU KANKER (untuk pencegahan)

Share your story
Mereka menjual gelang karet berjudul Livestrong. Sebuah simbol perlawanan terhadap kanker. Tetap semangat bersama Kanker Anda, begitu kira-kira pesannya.

Saat ini jika Anda menderita Kanker tetapi tetap semangat bisa share kisah-kisah Anda di websitenya Live Strong tersebut.
Kisah-kisah ini bisa memberi inspirasi penderita lain untuk tetap semangat dan berjuang.



I am a cancer survivor. My story is about Unity. To me, live strong means that before cancer I just lived, now I live strong. I was diagnosed with testicular cancer in 1996 when I was 25 years old. Almost nine years and seven Tour de France victories later, I’m still telling my story. The day I went to hear my treatment options, I learned a hard lesson about medicine; it treats the disease, not the patient. My doctor explained that the treatment I would receive was so crippling that I would basically need to start from scratch. Not only would cycling be history, but I’d also have to learn to walk again. I had to decide on a course of treatment within hours. Talking about my cancer experience was therapeutic. It was, and still is, an important form of support for me. I now know that millions of others living with cancer feel the same. We can help people get the support they need by sharing our stories. When people share what they’ve lived and learned – about dealing with the aftereffects of treatment, telling your kids and managing pain and depression – they help give others the emotional and practical support. Over the past year, one powerful phrase – LIVESTRONG – embodied the spirit of people who have been affected by cancer. One simple gesture – wearing the yellow wristband - became a compelling symbol of strength and hope. Suddenly talking about cancer became okay. Sharing your cancer experience with strangers became commonplace. Now, with more than 50 million people wearing hope on their wrists, I realize that these shared stories are a truly powerful weapon in the battle against cancer. Our power in the fight against cancer lies in our ability to unite through common experiences and shared hope. When we share our stories, we learn that we are not alone in the fight. When we share our stories, our experiences take on a deeper meaning; we channel energy, knowledge, inspiration and strength to the millions of people living with cancer. That’s why I share my story. Lance Armstrong, Austin, TX

Demam Berdarah kembali merajalela


Hari-hari ini di Jakarta dan sekitarnya (Indonesia), berita mengenai Demam Berdarah kembali hangat. Pelbagai mass media memberitakan mengenai 'serangan' sang virus yang potensial mematikan ini.

Sayangnya sampai saat ini upaya pencegahan instant belum ada. Yang bisa dilakukan saat ini mengutip buku Dokter Internet:

  • Giatkan gerakan 3 M (menguras, menutup dan mengubur tempat-tempat atau barang yang mungkin digunakan nyamuk untuk berkembang-biak).
  • Penderita demam berdarah akan memperlihatkan gejala awal seperti: perut mual, badan panas yang berlangsung tiga sampai empat hari terus-menerus, dan kulit wajah tidak cerah.
  • Berikan minum air putih sebanyak mungkin (sedikitnya satu gelas setiap setengah jam) kepada penderita yang memperlihatkan gejala seperti itu. Tujuan dari tindakan ini adalah mencegah agar konsentrasi Hb (darah merah) tidak terjadi.
  • Segera bawa penderita yang memperlihatkan gejala seperti itu ke dokter atau ke puskesmas.
  • Kalau keadaan penderita mengkhawatirkan, langsung saja dibawa ke Unit Gawat Darurat terdekat untuk memperoleh pemeriksaan medis yang lebih rinci.
  • Begitu dipastikan korban benar-benar menderita demam berdarah, segeralah minta surat rekomendasi dari dokter yang memeriksa agar dilakukan penyemprotan di lingkungan rumah, atau sekolah atau kantor, atau tempat-tempat di mana korban diduga terserang nyamuk pembawa penyakit demam berdarah.
Selengkapnya mengenai Demam Berdarah, silakan baca buku Dokter Internet terbitan Yayasan Obor. Selain mengenai Demam Berdarah, dalam buku tersebut juga bisa diperoleh informasi mengenai:
- Flu (termasuk Flu Burung)
- HFMD (Hand, Foot and Mouth Disease)
- Diare
- Malaria
- Tifus

- Bagaimana cara memperolehnya, silakan japri ke penulis


- Resensi:
Tabloid Senior no. 247 / 9 - 15 April 2004
Majalah Sehat Plus, edisi Mei 2004

Jemput bola Pelayanan Kesehatan Singapura

Bagi Anda yang ingin berobat ke luar negeri terutama ke Singapura, tidak perlu bingung untuk mencari informasi maupun memikirkan transportasi dan akomodasinya. Bertempat di Hotel JW Marriot Jakarta, 3 Oktober ini telah ditandatangani perjanjian kerjasama antara Parkway Group Healthcare PTE Ltd dengan Medika Plaza, dalam hal evakuasi pasien2 dari Indonesia.
(foto: penulis bersama pejabat Parkway Group, Medika Plaza dan undangan yg beruntung)

Parkway Group Healthcare
Parkway Group Healthcare adalah satu kelompok pelayanan kesehatan yang terdiri atas:
A. 3 Rumah Sakit di Singapura
  • East Shore Hospital
  • Gleneagles Hospital
  • Mt. Elizabeth Hospital
B. 4 Rumah Sakit di Indonesia
  • RS Siloam Gleneagles, Jakarta
  • RS Budi Mulia Gleneagles, Surabaya
  • RS Gleneagles, Medan
  • RS Graha Medika, Jakarta
C. Beberapa Rumah Sakit lainnya di Brunei, India, Malaysia dan Inggris.

Kerjasama Parkway Group dengan Medika Plaza
Dalam sambutan awalnya, dr Nani Permadhi, MBA - HCA (dalam foto berjas merah), Country Manager Indonesia Parkway Group Healthcare menjelaskan mengenai kerjasama kelompok pelayanan kesehatan dari Singapura tersebut dengan Medika Plaza. Dengan adanya kerjasama tersebut, maka pasien-pasien yang akan berobat ke Singapura akan memperoleh pelayanan yang lebih dalam perjalanan ke Rumah Sakit tujuan.

Selain itu, saat ini telah dibuka Parkway Information Center yang hadir dengan konsep "one full stop service" bagi siapa saja yang memerlukan bantuan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di Singapura, berupa pelayanan gratis:
  1. pembuatan janji dengan dokter
  2. rujukan dokter ahli yang tepat
  3. metode pengobatan terbaru yang tersedia
  4. konsultasi finansial (estimasi biaya pengobatan, tes diagnostik, prosedur operasi, dll.)
  5. pengurusan keberangkatan (travel arrangement)
  6. pengurusan akomodasi (accomodation arrangement)
  7. informasi pelayanan kesehatan lainnya

Wah, pasien-pasien Indonesia makin dimanjakan saja. :-)

Anti Aging Medicine - spesialisasi baru yang terbuka untuk semua

Selama seminggu (22 - 27 September 2005), penulis diberi kesempatan mempelajari dan berdiskusi dengan para pakar mengenai Anti Aging Medicine. Menurut para pakarnya, AAM adalah suatu disiplin ilmu kedokteran (spesialisasi) yang mempelajari pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi tingkat lanjut guna mendeteksi dini, mencegah, mengobati serta mengembalikan disfungsi, kelainan dan penyakit yang berhubungan dengan penambahan usia.

Dalam foto tampak (kiri-kanan):
- Melyana dan Stephen Tjandra (Wellness Indonesia)
- Robert Goldman (American Academy of Anti-Aging Medicine)
- Erik Tapan (penulis/PASTI)


Sinonim
Beberapa istilah yang sinonim dengan Anti Aging seperti:
- longevity (usia panjang)
- successful aging
- healthy aging
- optimal aging
- age management
- awet sehat

Spesialisasi Anti Aging Medicine dicetuskan oleh Robert Goldman dkk. pada tahun 1997. Saat ini sudah sekitar 12.500 dokter dari 75 negara telah memperoleh sertifikat dari The American Board of Anti-Aging Medicine (ABAAM). Sertifikat ini diperuntukkan bagi MD (Doctor of Medicine), DO (Doctor of Osteophatic Medicine) dan MBBS (Bachelor of Medicine/Bachelor of Science).
Cara menempuh spesialisasi ini berbeda dengan pakem yang berlaku di Indonesia. Kandidat yang berminat, cukup mengikuti minimal 2 konferensi international (salah satunya diadakan di Bali, setiap tahun) dan melewati ujian tertulis dan oral.

Untuk pertama kalinya, di Bali, sejak tanggal 22 hingga 27 September 2005 diadakan Konferensi yang diberi tajuk "Asia Anti Aging Bali 2005". Acara ini merupakan kumpulan dari acara-acara:
- The 4th Asia Pacific Conference on Anti Aging Medicine
- The 2nd Asia Oceania Federation of Anti Aging Medicine
- The 1st International Conference on Wellness & Anti Aging Medicine.

Pelaksana acara ini adalah:
- American Academy of Anti-Aging Medicine (A4M)
- Wellness Indonesia

Dibantu oleh mitra kerja Indonesia yang lain seperti:
- PASTI (Perkumpulan Awet Sehat Indonesia)
- Indonesia Sehat 2010
- Cermin Dunia Kedokteran
- dll.

Ingin hidup seribu tahun lagi? Silakan kontak penulis.

Sama-sama Restaurant / e'S Style Cafe & Bar





Sewaktu mengikuti konferensi Anti Aging di Bali, saya memilih menginap di hotel yang berada di kawasan Nusa Dua. Alasannya, karena dekat dengan tempat pelaksanaan acara. Memang banyak yang memberi masukan mengenai "terpencil"nya Nusa Dua dengan daerah sekitarnya.

Hal pertama yang saya rasakan adalah sewaktu mencari makan diluar jam konferensi yang tidak menyediakan makan malam / dinner. Mau pesan makanan hotel, wah nggak berani. Harganya bisa mencapai ratusan ribu rupiah. Mau jalan keluar, belum tahu daerahnya dimana. Apalagi jika menggunakan transportasi yang disediakan hotel yang biasanya menetapkan harga internasional. Berangkat menggunakan taksi dari tempat saya menginap, tidak selalu ada.

Untunglah berkat SMS sana-sini, saya diberitahu bahwa ada satu restaurant dan cafe yang menyediakan jemputan pergi pulang. Langsung saja saya menelpon restaurant yang terletak di Jl. By Pass Ngurah Rai 128, Nusa Dua tersebut.

Makanan dan minumannya memang sangat cocok dengan saya. Apalagi dalam cafe / restaurant tersebut tersedia AKSES INTERNET WIRELESS.
Jadilah hampir setiap malam, saya makan malam sekalian mengirim berita dari Restaurant tersebut.
Ada live musicnya juga lho.

Banyak akal untuk mengakses teknologi kesehatan


Siapa bilang teknologi kesehatan itu mahal? Berapakah biaya saat Anda melakukan Endoskopi? Endoskopi adalah alat untuk melihat bagian dalam tubuh Anda menggunakan kamera. Jadi dalam tubuh kita dimasukkan kamera kemudian dilihat dan dipotret, apa saja yang menjadi gangguan didalamnya. Endoskopi bisa dimasukkan ke dalam saluran seperti saluran cerna maupun bisa masuk ke dalam rongga perut seperti pada pemeriksaan ginekologi (kelainan pada alat reproduksi wanita).

Alkisah seorang dokter Vietnam (tapi ini benar-benar terjadi) berhasil mengakali Endoskopi yang nilainya 30.000 dollar menjadi bernilai sekitar 1.000 dollar saja. Biaya yang paling mahal dari endoskop buatan tangan ini adalah karena skope/kamera yang berharga 800 dollar. Sedangkan adaptornya hanya sekitar 30 dollar. Menurut dr Nguyen Phouc Huy, alat yang dibuat menggunakan komputer Pentium IV dan sistem operasi Windows tersebut bisa dibuat dalam waktu hanya seminggu saja. Sedangkan penelitian untuk membuat alat ini sekitar 2 tahun.

Selamat untuk dokter IT dari Vietnam ini.

Selengkapnya bisa akses: http://news.bbc.co.uk/2/hi/technology/4145984.stm

Autisme Update, Jakarta 8 - 10 September 2005


Tidak mudah memiliki seorang anak yang menyandang autisme. Untuk itu peran serta orangtua, pendidik, therapist, psikolog, psikiater, dokter anak dlsb sangatlah penting. Dalam rangka sharing pengalaman itulah di Jakarta pada tanggal 8 hingga 10 September 2005 diadakan acara yang diberi nama Autism Update. Pesertanya berjumlah sekitar 150 orang yang datang dari pelbagai daerah di Indonesia.

Kita semua tumplek di Hotel Novotel Mangga Dua Square membagi-bagi ilmu dan pengalaman guna menemukan yang terbaik bagi anak kita masing-masing.

Seperti diketahui masing-masing penyandang autisme memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Akibatnya penangannyapun berbeda pula.

Dalam foto tampak (ki-ka): Erik Tapan, Iesye Widodo (pakar terapi musik), Anna Alisjahbana (Guru Besar Ilmu Penyakit Anak), dan Phaidon Toruan (pakar olahraga).

Dokter yang saling melayani


Saat di Indonesia, para pasien masih merindukan pelayanan yang lebih baik dari para dokter, ternyata di negara lain, sesama dokter saling melayani. Demikian kira-kira kesimpulan yang bisa diambil sewaktu penulis mengunjungi acara Pertemuan Ilmiah Tahunan ke-4 dari Raffles Hospital Singapore. Meskipun tidak bisa diambil kesimpulan secara keseluruhan, tetapi penulis melihat dan mendengar suasana yang saling menghormati dan melayani dari dokter spesialis kepada dokter umum/keluarga (family medicine), teman sejawatnya.

Pertanyaan "nakal' penulis lontarkan ke beberapa peserta (dokter Indonesia) yang mengikuti acara ini: "Kenapa Anda mengirim pasien keluar negeri? Apakah jika mengirim ke dokter spesialis dalam negeri, pasien tidak dikembalikan?"
Jawabnya sederhana tetapi sangat mendasar: "Kita merasa diperlakukan sebagai teman sejawat. Tidak ada omelan atau salah-salahan yang kita terima. Pengembaliannya pun disertai dengan catatan medik yang double. Satu untuk pasien satu untuk kita." (rangkuman dan sudah diedit....)

Lepas dari pro atau kontra, diakui atau tidak, rujukan dokter umum / dokter perusahaan kita ke dokter spesialis luar negeri semakin hari semakin bertambah. Saya sampai tidak berani menulis berapa dollar Sing ataupun ringgit Malaysia yang rata-rata lari ke LN. Ini fakta yang patut kita renungkan bersama.

Jika sistem pelayanan kesehatan masih seperti saat ini, menurut saya, pelan tetapi pasti kita akan semakin ketinggalan dalam hal pelayanan kesehatan dengan negara tetangga kita.

Saya tidak akan banyak berkomentar, karena merasa tidak mengetahui banyak faktor-faktor kesulitan yang dialami dalam pengaturan pelayanan kesehatan dalam negeri, tetapi hanya membantu mengingatkan saja via media blog yang kecil ini.


Ada tanggapan? Setuju atau tidak ?
Silakan kunjungi http://eriktapan.blogspot.com dan masukkan tanggapan Anda, apapun itu.

Yang ringan-ringan saja


Setelah berbincang-bincang dengan beberapa sahabat, saya bisa mulai menebak kira-kira apa yang membuat blog ini sepi dari komentar.

Sebenarnya, saya sangat mengharapkan komentar dari para pembaca yang saya tahu pasti banyak, tetapi mungkin karena materi yang disajikan terlalu berat, jadi engganlah kalian-kalian berkomentar. Tul nggak?

Untuk kali ini saya akan menulis materi yang ringan-ringan saja dengan harapan banyak komentar.

Pelbagai cara bisa digunakan untuk menambah semangat kita dalam bekerja. Salah satunya adalah menggunakan mouse pad yang unik ini. Tiga dimensi lho.

Bagaimana tanggapan rekan-rekan?

Obat untuk menghilangkan nyeri haid


Anda menderita nyeri haid yang hebat? Salah satu penyebab nyeri haid hebat adalah karena Endometriosis. Baru-baru ini saya menghadiri launch dari obat yang diposisi sebagai bisa meredakan (sekaligus menyembuhkan) Endometriosis.

Bisa dikatakan seorang wanita yang mengalami endometriosis sangat menderita jika haid datang. Nyeri haid, nyeri panggul, bahkan beberapa organ yang terkena bisa juga turut haid, misalnya mimisan, batuk darah, dll.

Obat yang dimaksud adalah Endrolin. Obat yang bahan bakunya berasal dari Argentina ini diproduksi dan dipasarkan oleh Kalbe Farma.

Bersama ini foto saya bersama pejabat dari perusahaan farmasi Argentina dan Indonesia.


-------------------------------------------------------------
Ingin CANTIK tapi tetap SEHAT? Klik ini: http://bit.ly/LMelia 
-------------------------------------------------------------

Latihan pasang Susuk KB di Singapura



Dengan dibantu oleh dokter Singapura (kecil-kecil begini do'i seorang ahli lho), saya belajar memasang (dan juga mengeluarkan, tentu) susuk keluarga berencana (KB Implant). Bahasa kerennya "Implanon (R) Insertion and Removal Training".

Dengan teknologi canggih yang dimiliki Organon, alat ini bisa membuat seorang ibu tidak hamil dalam kurun waktu 6 tahun.

Latihan dilakukan pada alat peraga yang canggih.





Dari:
Sheraton Towers Hotel, Singapore

Kunjungan ke Raffles Hospital Singapore


Baru saja mendarat di Changi Singapore, langsung menuju Raffles Hospital. Di rumah sakit ini kami bertemu dengan dokter-dokter dari Malaysia, Myanmar, Sri Lanka, Bangladesh dan tuan rumah Singapore. Kedatangan kami dalam rangka menghadiri 4th Annual Scientific Meeting dari Raffles Medical Group, yang kali ini mengambil tema: Gynaecology and Pediatrics - The GP's Perspective.

Acara pertama seperti biasa Keramahtamahan Asia (Asian Hospitality), kata dr. Mariam Faruqui dari Bangladesh sewaktu berbincang dengan penulis. Yang dimaksud adalah makan-makan.
Kami, kurang lebih sekitar 50 dokter berbincang-bincang saling berkenalan. Dari Indonesia ada sekitar 15 dokter, yang terdiri dari dokter umum dan spesialis.

Laporan ini ditulis dari Raffles Hospital Lantai 2, dimana tersedia akses internet.
Bersama ini ditampilkan foto saya dengan dr Prem Kumar Nair, General Manager Corporate Service.

Sampai ketemu di laporan selanjutnya.

Salam dari Singapura.

Buah merah, sesuaikah klaim dengan kenyataannya?


Semua yang berbau misterius / dugaan pastilah lebih dicari orang dibandingkan dengan dengan yang pasti. Ada harapan besar (lebih tepat disebut gambling) dalam hal itu. Pilihan tentu ada di tangan konsumen.

Kemarin saya baru saja dikunjungi anak dari orangtuanya (72 tahun) yang saat ini dirawat hingga memerlukan terapi pengganti, hemodialisa atau cuci darah.

Setelah melalui proses wawancara yang lama, akhirnya bertanyalah sang anak, "menurut dokter, bagaimana tanggapan mengenai Buah Merah?"

Sekali lagi saya jelaskan, saya tidak anti akan terapi-terapi non konvensional, tetapi sebaiknya bagi orang lanjut usia maupun mereka yang ada kecenderungan menderita gangguan ginjal, sebaiknya menghindari mengkonsumsi sesuatu jika belum pasti apa khasiat dan efek sampingnya.
Ingat "ada kecenderungan" ......belum sakit. Apalagi yang sudah sakit!!!!

Untuk mengingatkan lebih jelas nasehat ini, silakan baca buku "Penyakit Ginjal dan Hipertensi" terbitan Elexmedia Komputindo di http://www.dokter.web.id.

Konsumsi Buah dan Sayur amat bermanfaat
Bukannya konsumsi buah-buahan tidak baik. Malah kita sangat dianjurkan untuk konsumsi buah-buahan dan sayuran minimal 5 porsi per hari. Tetapi sesuatu yang mempunyai banyak klaim mengandung arti: khasiat dari produk tersebut belum diketahui cara kerjanya. Jadi klaimnya bisa beraneka ragam. Kadang-kadang begini kadang-kadang begitu.

Lebih jauh, dengan tidak diketahui bagaimana mekanisme kerja zat aktif produk tersebut, apalagi jika ditanya lebih lanjut, apa efek sampingnya terutama jika penggunaan jangka panjang.
Atau malah zat aktifnya sendiri belum diketahui?

Bagi orang sehat, tentu tidak mengapa mengkonsumsi ekstrak buah-buahan tertentu. Seperti yang sering kita baca, orang Irian jarang menderita penyakit degeneratif (artinya mereka belum sakit).
Tetapi bagi mereka yang mengalami kesulitan memetabolisme atau mengeluarkan zat sisa dari produk tersebut, bagaimana?

(sama seperti mengkudu yang sempat heboh beberapa waktu yang lalu, saya memperoleh informasi bahwa saat ini belum terbukti akan manfaatnya seperti yang diperkirakan)

Hati-hati bagi mereka yang mengalami gangguan metabolisme
Pertanyaan lagi, ke manakah dibuang hasil metabolisme produk itu? Melalui hati ke jalur buang air besar (kotoran/feses) atau melalui ginjal ke jalur buang air kecil/urine?

Pada produk-produk yang telah diketahui benar manfaatnya (tentu melalui serangkaian uji klinik yang valid/sahih), telah bisa dipastikan bahwa suatu produk AMAT BERBAHAYA jika dikonsumsi oleh mereka yang mengalami gangguan ginjal karena sebagian besar hasil metabolisme (racun) dikeluarkan melalui air seni.

So, bagaimana dengan buah merah? Kemanakah hasil metabolismenya dibuang? Jika dibuang melalui hati, bermanfaatkah jika dikonsumsi oleh mereka yang mengalami gangguan hati? Begitu juga jika dibuang melalui air seni, tidak bahayakah dikonsumsi oleh mereka yang mengalami gangguan ginjal?

Pendapat penulis, manfaat buah merah adalah karena kandungan Antioksidannya yang tinggi yaitu Karotenoid. Apa itu Karotenoid dan bagaimana mengukurnya, silakan baca buku Kanker, Antioksidan dan Terapi Komplementer di http://www.dokter.web.id.

Catatan terakhir, jika diketahui Buah Merah baik khasiatnya, pertanyaan buah merah yang mana? Yang diproduksi oleh siapa? Bagaimana 'buah merah' produk tertentu melalui metabolisme tubuh kita? Bermanfaatkah hal itu untuk meningkatkan antioksidan kita?

Analoginya, sama seperti kita konsumsi obat anti hipertensi, dimana dokter menyarankan kita untuk kembali mengecek tekanan darah 2 hingga 4 minggu kemudian. Perlukan kita mengukur kadar antioksidan sebelum dan sesudah konsumsi Buah Merah?

Penulis sendiri pernah melihat TELUR AYAM yang dilabel dengan BUAH MERAH.

Awet muda ala Bpk Uripto Widjaja


Berbicara mengenai Awet Muda, tetap segar dan bugar di usia lanjut, saya perkenalkan Bpk Uripto Widjaja, 82 tahun dan masih aktif berolahraga serta menyupervisi perusahaan2nya.

Ternyata dengan aktif bekerja, kita bisa tetap sehat hingga usia lanjut.

Rahasianya menurut beliau, cuman 1: RAPI
- rapi dalam bekerja
- rapi dalam makan/minum (maksudnya menjaga makanan/minuman)
- rapi dalam kehidupan
- rapi lain-lain

Semoga bermanfaat dan menambah semangat bagi kita semua.

Bagi yang ingin berkomentar atau mempunyai kenalan yang berusia lebih lanjut dan masih aktif silakan....

Erik Tapan
http://www.dokter.web.id

Presentasi yang baik pada acara Simposium International Occupational Health


Ingin tahu bagaimana caranya melakukan presentasi yang baik?
Acungan jempol pantas diberikan kepada Guru Besar dari National University of Singapore ini. Prof Chia Sin Eng, dengan topik Kanker akibat Pekerjaan (Occupational Cancer) membuat sekitar 200 peserta pelaku Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Indonesia (dokter dan non dokter) menjadi terpukau karena presentasinya.
Sangat aplikatif dan mudah dicerna meskipun oleh peserta non dokter sekalipun.

Prof Chia Sin Eng MBBS; M. SC (Occup Med.); MD; FAMS; FFOM (Lond.)
Director, World Health Organization, Collaborating Centre for Occupational Health, Singapore;
Departement of Community, Occupational & Family Medicine; MD; Faculty of Medicine, National University of Singapore; 16 Medical Drive, Singapore 117597

Dari:
1st International Meeting on Hospital Role in Occupational Medicine, 19 - 20 August 2005

Tonggak sejarah Kesehatan / Kedokteran di Indonesia


Teman sejawat dan rekan pembaca sekalian.
Merenung diri pada hari Kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 2005, kira-kira apa-apa saja kemajuan kedokteran / kesehatan di Indonesia, saya teringat akan adanya Undang-Undang Praktik Kedokteran N0. 29 tahun 2004. Undang-undang yang rencananya akan mulai efektif berlaku sejak tanggal 6 Oktober 2005 nanti membuat beberapa perubahan positif nantinya. Tentunya jika pelaksanaannya berjalan sesuai dengan rencana.

Salah satunya adalah pembentukan Konsil Kedokteran Indonesia.

Tujuan pembentukan KKI seperti yang bisa kita baca di: http://www.depkes.go.id/index.php?option=news&task=viewarticle&sid=867&Itemid=2, adalah :
  1. mengatur Praktek Kedokteran agar bisa memberikan perlindungan kepada pasien,
  2. mempertahankan dan meningkatkan mutu pelayanan medis yang diberikan dokter dan dokter gigi dan
  3. memberikan kepastian hukum kepada masyarakat, dokter dan dokter gigi.

Saya banyak berdiskusi mengenai hal ini dengan Prof Sjamsu dari FKUI.

Ada tanggapan?

Buku "Kanker, Antioksidan dan Terapi Komplemen" telah terbit


Sungguh sedih jika melihat penderita (termasuk keluarga) berjuang melawan Kanker. Biaya yang sangat mahal dengan kemungkinan untuk sembuh boleh dibilang sangat kecil membuat para penderita ramai-ramai mengunjungi penyembuhan alternatif.

Bukan mau meremehkan cara-cara tersebut, yang kadangkala memang secara luar ilmiah bisa terjadi penyembuhan, tetapi banyak yang tidak pernah berpikir bahwa salah satu akibat yang sering ditemui, adalah keterlambatan pengobatan. Tadinya masih mempunyai prosentase penyembuhan yang tinggi, namun karena sudah terlambat, maka jadi sukar untuk disembuhkan secara medik.

Toch pada akhirnya akan kembali kepada tenaga medis untuk berobat. Sayang, waktu yang dipergunakan untuk berobat alternatif membuat penyakit kanker tersebut telah berkembang demikian pesatnya.

Guna menyadarkan hal itulah, saya mencoba menulis sebuah buku kecil ini dengan harapan kita mau cepat-cepat melakukan deteksi dini dan menjauhi diri dari sifat yang mendekatkan kita kepada penyakit kanker.

Salah satu hal yang bisa kita lakukan (yang lain bisa dibaca pada buku tersebut) untuk menjauh dari kanker adalah konsumsi Antioksidan.

Silakan dinikmati buku ini (call +62-21-5851473, Direct Selling Elexmedia untuk memperolehnya). Buku-buku saya yang lain, silakan akses http://www.dokter.web.id.

Semoga bermanfaat.

Dr Juan P Sanchez senang mendidik teman sejawatnya


Mungkin kita sangat memerlukan dokter Filipina yang satu ini. Dokter Sanchez mengatakan, bahwa banyak dokter di negeranya yang lari ke luar negeri untuk mencari pendapatan yang lebih. Oleh karena itu, begitu cinta ia pada negerinya, ia menginginkan dokter-dokter Filipina tidak hanya ahli / genius dalam ilmu kedokteran saja, melainkan harus pintar juga memarketing dirinya sendiri.

Buku yang ditulisnya, mengenai bagaimana cara dokter berpraktek seperti mencari lokasi praktek yang baik, membuat papan nama yang menarik dan tak ketinggalan teknik berkomunikasi yang baik dengan pasien, sangat laris di negeranya.

Suatu waktu mungkin kita (para dokter Indonesia) perlu mendengarkan ceramah darinya.

Saya bertemu dengannya sewaktu menghadiri training BTXA, suatu preparat untuk menghilangkan kerut di wajah. Ia adalah seorang ahli kulit dan anestesi.

Belajar Blog dari Pakar Blog Indonesia, Mas Priyadi


Keingintahuan mengenai Blog atau blogger pupus sudah. Hari ini Mas Pri menjelaskan secara detail mengenai Blogger dan kegunaannya.
Menurut saya, blogger sangat potensial manfaatnya di masa depan, oleh karenanya kita sebaiknya mulai belaja mencreatenya dari saat ini juga.

Foto Bersama


Selesai presentasi mengenai Blogger, diambil foto bersama. Berturut-turut dari sebelah kanan ke kiri: saya, Priyadi , Anton (moderator) dan Solomon (sales-marketinggroup@yahoogroups.com)