Anti Aging Medicine - spesialisasi baru yang terbuka untuk semua

Selama seminggu (22 - 27 September 2005), penulis diberi kesempatan mempelajari dan berdiskusi dengan para pakar mengenai Anti Aging Medicine. Menurut para pakarnya, AAM adalah suatu disiplin ilmu kedokteran (spesialisasi) yang mempelajari pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi tingkat lanjut guna mendeteksi dini, mencegah, mengobati serta mengembalikan disfungsi, kelainan dan penyakit yang berhubungan dengan penambahan usia.

Dalam foto tampak (kiri-kanan):
- Melyana dan Stephen Tjandra (Wellness Indonesia)
- Robert Goldman (American Academy of Anti-Aging Medicine)
- Erik Tapan (penulis/PASTI)


Sinonim
Beberapa istilah yang sinonim dengan Anti Aging seperti:
- longevity (usia panjang)
- successful aging
- healthy aging
- optimal aging
- age management
- awet sehat

Spesialisasi Anti Aging Medicine dicetuskan oleh Robert Goldman dkk. pada tahun 1997. Saat ini sudah sekitar 12.500 dokter dari 75 negara telah memperoleh sertifikat dari The American Board of Anti-Aging Medicine (ABAAM). Sertifikat ini diperuntukkan bagi MD (Doctor of Medicine), DO (Doctor of Osteophatic Medicine) dan MBBS (Bachelor of Medicine/Bachelor of Science).
Cara menempuh spesialisasi ini berbeda dengan pakem yang berlaku di Indonesia. Kandidat yang berminat, cukup mengikuti minimal 2 konferensi international (salah satunya diadakan di Bali, setiap tahun) dan melewati ujian tertulis dan oral.

Untuk pertama kalinya, di Bali, sejak tanggal 22 hingga 27 September 2005 diadakan Konferensi yang diberi tajuk "Asia Anti Aging Bali 2005". Acara ini merupakan kumpulan dari acara-acara:
- The 4th Asia Pacific Conference on Anti Aging Medicine
- The 2nd Asia Oceania Federation of Anti Aging Medicine
- The 1st International Conference on Wellness & Anti Aging Medicine.

Pelaksana acara ini adalah:
- American Academy of Anti-Aging Medicine (A4M)
- Wellness Indonesia

Dibantu oleh mitra kerja Indonesia yang lain seperti:
- PASTI (Perkumpulan Awet Sehat Indonesia)
- Indonesia Sehat 2010
- Cermin Dunia Kedokteran
- dll.

Ingin hidup seribu tahun lagi? Silakan kontak penulis.

Sama-sama Restaurant / e'S Style Cafe & Bar





Sewaktu mengikuti konferensi Anti Aging di Bali, saya memilih menginap di hotel yang berada di kawasan Nusa Dua. Alasannya, karena dekat dengan tempat pelaksanaan acara. Memang banyak yang memberi masukan mengenai "terpencil"nya Nusa Dua dengan daerah sekitarnya.

Hal pertama yang saya rasakan adalah sewaktu mencari makan diluar jam konferensi yang tidak menyediakan makan malam / dinner. Mau pesan makanan hotel, wah nggak berani. Harganya bisa mencapai ratusan ribu rupiah. Mau jalan keluar, belum tahu daerahnya dimana. Apalagi jika menggunakan transportasi yang disediakan hotel yang biasanya menetapkan harga internasional. Berangkat menggunakan taksi dari tempat saya menginap, tidak selalu ada.

Untunglah berkat SMS sana-sini, saya diberitahu bahwa ada satu restaurant dan cafe yang menyediakan jemputan pergi pulang. Langsung saja saya menelpon restaurant yang terletak di Jl. By Pass Ngurah Rai 128, Nusa Dua tersebut.

Makanan dan minumannya memang sangat cocok dengan saya. Apalagi dalam cafe / restaurant tersebut tersedia AKSES INTERNET WIRELESS.
Jadilah hampir setiap malam, saya makan malam sekalian mengirim berita dari Restaurant tersebut.
Ada live musicnya juga lho.

Banyak akal untuk mengakses teknologi kesehatan


Siapa bilang teknologi kesehatan itu mahal? Berapakah biaya saat Anda melakukan Endoskopi? Endoskopi adalah alat untuk melihat bagian dalam tubuh Anda menggunakan kamera. Jadi dalam tubuh kita dimasukkan kamera kemudian dilihat dan dipotret, apa saja yang menjadi gangguan didalamnya. Endoskopi bisa dimasukkan ke dalam saluran seperti saluran cerna maupun bisa masuk ke dalam rongga perut seperti pada pemeriksaan ginekologi (kelainan pada alat reproduksi wanita).

Alkisah seorang dokter Vietnam (tapi ini benar-benar terjadi) berhasil mengakali Endoskopi yang nilainya 30.000 dollar menjadi bernilai sekitar 1.000 dollar saja. Biaya yang paling mahal dari endoskop buatan tangan ini adalah karena skope/kamera yang berharga 800 dollar. Sedangkan adaptornya hanya sekitar 30 dollar. Menurut dr Nguyen Phouc Huy, alat yang dibuat menggunakan komputer Pentium IV dan sistem operasi Windows tersebut bisa dibuat dalam waktu hanya seminggu saja. Sedangkan penelitian untuk membuat alat ini sekitar 2 tahun.

Selamat untuk dokter IT dari Vietnam ini.

Selengkapnya bisa akses: http://news.bbc.co.uk/2/hi/technology/4145984.stm

Autisme Update, Jakarta 8 - 10 September 2005


Tidak mudah memiliki seorang anak yang menyandang autisme. Untuk itu peran serta orangtua, pendidik, therapist, psikolog, psikiater, dokter anak dlsb sangatlah penting. Dalam rangka sharing pengalaman itulah di Jakarta pada tanggal 8 hingga 10 September 2005 diadakan acara yang diberi nama Autism Update. Pesertanya berjumlah sekitar 150 orang yang datang dari pelbagai daerah di Indonesia.

Kita semua tumplek di Hotel Novotel Mangga Dua Square membagi-bagi ilmu dan pengalaman guna menemukan yang terbaik bagi anak kita masing-masing.

Seperti diketahui masing-masing penyandang autisme memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Akibatnya penangannyapun berbeda pula.

Dalam foto tampak (ki-ka): Erik Tapan, Iesye Widodo (pakar terapi musik), Anna Alisjahbana (Guru Besar Ilmu Penyakit Anak), dan Phaidon Toruan (pakar olahraga).

Dokter yang saling melayani


Saat di Indonesia, para pasien masih merindukan pelayanan yang lebih baik dari para dokter, ternyata di negara lain, sesama dokter saling melayani. Demikian kira-kira kesimpulan yang bisa diambil sewaktu penulis mengunjungi acara Pertemuan Ilmiah Tahunan ke-4 dari Raffles Hospital Singapore. Meskipun tidak bisa diambil kesimpulan secara keseluruhan, tetapi penulis melihat dan mendengar suasana yang saling menghormati dan melayani dari dokter spesialis kepada dokter umum/keluarga (family medicine), teman sejawatnya.

Pertanyaan "nakal' penulis lontarkan ke beberapa peserta (dokter Indonesia) yang mengikuti acara ini: "Kenapa Anda mengirim pasien keluar negeri? Apakah jika mengirim ke dokter spesialis dalam negeri, pasien tidak dikembalikan?"
Jawabnya sederhana tetapi sangat mendasar: "Kita merasa diperlakukan sebagai teman sejawat. Tidak ada omelan atau salah-salahan yang kita terima. Pengembaliannya pun disertai dengan catatan medik yang double. Satu untuk pasien satu untuk kita." (rangkuman dan sudah diedit....)

Lepas dari pro atau kontra, diakui atau tidak, rujukan dokter umum / dokter perusahaan kita ke dokter spesialis luar negeri semakin hari semakin bertambah. Saya sampai tidak berani menulis berapa dollar Sing ataupun ringgit Malaysia yang rata-rata lari ke LN. Ini fakta yang patut kita renungkan bersama.

Jika sistem pelayanan kesehatan masih seperti saat ini, menurut saya, pelan tetapi pasti kita akan semakin ketinggalan dalam hal pelayanan kesehatan dengan negara tetangga kita.

Saya tidak akan banyak berkomentar, karena merasa tidak mengetahui banyak faktor-faktor kesulitan yang dialami dalam pengaturan pelayanan kesehatan dalam negeri, tetapi hanya membantu mengingatkan saja via media blog yang kecil ini.


Ada tanggapan? Setuju atau tidak ?
Silakan kunjungi http://eriktapan.blogspot.com dan masukkan tanggapan Anda, apapun itu.

Yang ringan-ringan saja


Setelah berbincang-bincang dengan beberapa sahabat, saya bisa mulai menebak kira-kira apa yang membuat blog ini sepi dari komentar.

Sebenarnya, saya sangat mengharapkan komentar dari para pembaca yang saya tahu pasti banyak, tetapi mungkin karena materi yang disajikan terlalu berat, jadi engganlah kalian-kalian berkomentar. Tul nggak?

Untuk kali ini saya akan menulis materi yang ringan-ringan saja dengan harapan banyak komentar.

Pelbagai cara bisa digunakan untuk menambah semangat kita dalam bekerja. Salah satunya adalah menggunakan mouse pad yang unik ini. Tiga dimensi lho.

Bagaimana tanggapan rekan-rekan?

Obat untuk menghilangkan nyeri haid


Anda menderita nyeri haid yang hebat? Salah satu penyebab nyeri haid hebat adalah karena Endometriosis. Baru-baru ini saya menghadiri launch dari obat yang diposisi sebagai bisa meredakan (sekaligus menyembuhkan) Endometriosis.

Bisa dikatakan seorang wanita yang mengalami endometriosis sangat menderita jika haid datang. Nyeri haid, nyeri panggul, bahkan beberapa organ yang terkena bisa juga turut haid, misalnya mimisan, batuk darah, dll.

Obat yang dimaksud adalah Endrolin. Obat yang bahan bakunya berasal dari Argentina ini diproduksi dan dipasarkan oleh Kalbe Farma.

Bersama ini foto saya bersama pejabat dari perusahaan farmasi Argentina dan Indonesia.


-------------------------------------------------------------
Ingin CANTIK tapi tetap SEHAT? Klik ini: http://bit.ly/LMelia 
-------------------------------------------------------------