IdBlogNetwork

Live Strong with Lance Armstrong and Sheryl Crow



Meskipun kita tahu bahwa mencegah lebih baik dari mengobati, tetapi apa daya jika penyakit Kanker yang kita takuti telah bersarang di tubuh kita?
Apa tindakan Anda, saat Dokter memvonis bahwa hidup Anda tidak akan lama lagi. Bahwa kanker tersebut telah menyebar hingga ke tulang dan otak.
Banyak dari kita hanya bisa bersikap pasrah dan merenungi. Hari-hari dilewati dengan menghitung saja. Kapan nich saya dipanggil menghadapNya.
Sangat berbeda dengan Lance Armstrong seperti yang bisa kita lihat di Metro TV, Sabtu 22 Oktober pukul 10:00 WIB dalam acara The Oprah Winfrey Show.

Berjuang melawan "vonis" dokter
Atlet pembalap yang satu ini benar-benar memutarbalikkan teori para dokternya. Berkat semangat untuk tetap hidup, ia bersama ibunya menjalani pengobatan ke mana-mana.
Bukan hanya sembuh dan hidup sehat, saat ini ia telah menikah dengan penyanyi terkenal Sheryl Crow.
Lagu-lagu Sheryl Crow pasti sudah pernah kita dengar, seperti: Soak Up The Sun, dll.

Pesan moral dari cerita ini:
Penyakit (apapun penyakit Anda) bukanlah akhir dari segala-galanya. Dengan semangat juang yang tinggi, seseorang bisa mencapai apa yang diinginkannya.
Jangan cepat menyerah. Diagnosa ("vonis") dokter akan penyakit kita (misalnya, tinggal beberapa bulan, dll), bukan sesuatu hal yang harus diamini.
Lawan terus....
Tidak ada yang tidak mungkin jika kita percaya kepadaNya dan tetap berusaha.

Lance Armstrong adalah suatu legenda, bagaimana seseorang yang telah divonis akan segera berakhir hidupnya, tetapi dengan semangat yang kuat, bisa membalik semua itu. Bahkan sekarang menjadi seorang atlet terkenal dengan isteri seorang artis.

BACA BUKU KANKER (untuk pencegahan)

Share your story
Mereka menjual gelang karet berjudul Livestrong. Sebuah simbol perlawanan terhadap kanker. Tetap semangat bersama Kanker Anda, begitu kira-kira pesannya.

Saat ini jika Anda menderita Kanker tetapi tetap semangat bisa share kisah-kisah Anda di websitenya Live Strong tersebut.
Kisah-kisah ini bisa memberi inspirasi penderita lain untuk tetap semangat dan berjuang.



I am a cancer survivor. My story is about Unity. To me, live strong means that before cancer I just lived, now I live strong. I was diagnosed with testicular cancer in 1996 when I was 25 years old. Almost nine years and seven Tour de France victories later, I’m still telling my story. The day I went to hear my treatment options, I learned a hard lesson about medicine; it treats the disease, not the patient. My doctor explained that the treatment I would receive was so crippling that I would basically need to start from scratch. Not only would cycling be history, but I’d also have to learn to walk again. I had to decide on a course of treatment within hours. Talking about my cancer experience was therapeutic. It was, and still is, an important form of support for me. I now know that millions of others living with cancer feel the same. We can help people get the support they need by sharing our stories. When people share what they’ve lived and learned – about dealing with the aftereffects of treatment, telling your kids and managing pain and depression – they help give others the emotional and practical support. Over the past year, one powerful phrase – LIVESTRONG – embodied the spirit of people who have been affected by cancer. One simple gesture – wearing the yellow wristband - became a compelling symbol of strength and hope. Suddenly talking about cancer became okay. Sharing your cancer experience with strangers became commonplace. Now, with more than 50 million people wearing hope on their wrists, I realize that these shared stories are a truly powerful weapon in the battle against cancer. Our power in the fight against cancer lies in our ability to unite through common experiences and shared hope. When we share our stories, we learn that we are not alone in the fight. When we share our stories, our experiences take on a deeper meaning; we channel energy, knowledge, inspiration and strength to the millions of people living with cancer. That’s why I share my story. Lance Armstrong, Austin, TX

5 komentar:

Solomon S. Pribadi mengatakan...

It a nice blog. Really! We have to live stronger! Thanks dr Erik.

Solomon S. Pribadi
http://solomonsolomon.blogspot.com

Erik Tapan mengatakan...

Dear Solomon,
Trima kasih banyak atas komentarnya.
Maju terus milisnya.

Fajar Priyanto mengatakan...

Dr Erik,
Terima kasih atas blognya. Saya membaca kisah Lance Armstrong dan sungguh tersentuh. Sebab sebetulnya perjuangan saya di dunia open source kurang lebih sama yaitu saling share.

Saya menuliskan pengalaman2 saya di http://linux2.arinet.org

lanybd19@yahoo.com mengatakan...

Salut terhadap org2 yang berjuang untuk hidup. Sehingga berhasil melawan penyakitnya

Salam : Lany B

Erik Tapan mengatakan...

Dear Fajar,
Ya, kita sama-sama berjuang menghadapi tantangan di dunia ini.
BTW, ada yang tahu dimana saya bisa beli VCD yang bisa memperlihatkan perjuangan pasien-pasien kanker?

Untuk Lany, banyak terima kasih atas komentarnya.