IdBlogNetwork

Apa yang kita lihat belum tentu begitu


Pembaca yang terkasih.

Saat ini sering kita temui perselisihan, tuntut menuntut, dll. Masing-masing pihak mengemukakan argumennya yang menurutnya paling benar.

Hari ini saya menerima e-mail dari sahabat saya sejak SMA, Benyamin Sulindro.
Dalam e-mailnya dilampirkan gambar ini dengan menyertakan kata-kata (terjemahannya di bawah):

If your eyes follow the movement of the rotating pink dot, you will only see one color, pink.

If you stare at the black + in the center, the moving dot turns to green.

Now, concentrate on the black + in the center of the picture. After a short period of time, all the pink dots will slowly disappear, and you will only see a green dot rotating.


It's amazing how our brain works. There really is no green dot, and the pink ones really don't disappear. This should be proof enough, we don't always see what we think we see.


Bahasa:
Jika mata Anda hanya mengikuti pergerakan dari titik merah muda, Anda hanya akan melihat satu warna saja, merah muda.

Tetapi jika Anda menatap benar-benar tanda + di tengah, titik merah muda tersebut berubah menjadi hijau.

Sekarang, konsentrasi pada tanda + berwarna hitam di tengah gambar ini. Setelah beberapa waktu, semua titik merah muda secara perlahan akan menghilang, dan Anda hanya akan melihat titik hijau yang berputar.

Betapa menakjubkan cara kerja otak kita. Sebenarnya tidak ada titik warna hijau, dan titik merah mudah itu tidak menghilang. Ini membuktikan bahwa, kita tidak selalu bisa melihat apa yang sebenarnya kita lihat.

Pendapat saya:
Berhati-hatilah teman, sangat jarang kita bisa menemukan kebenarannya sejati. Contoh di atas hanyalah berdasarkan salah satu panca indera kita.

Bagaimana pendapat Anda?

8 komentar:

PennyLane mengatakan...

I love optical trick! Thanks for sharing.
Kata-kata, maksudnya lirik lagu? Pake sideblog.com
Kalo link ke lagu, pake aja kode di blog saya. Saya coba copy ke sini tapi gak dibolehin sama si blogger.com.
Mainin width sama heightnya untuk munculin panel yang lebih besar. Good luck!

Sudjoko KUSWADJI mengatakan...

Yth Dr Erik,

Ini efek komplementer dari warna. Sama dengan prinsip fotografi (film) berwarna. Jika kita memotret warna magenta (bukan pink) maka pada film negatif yang terjadi adalah green (hijau). Jika kedua warna komplemen diputar pada cakram agar terlihat warna putih (efek Newton). Pada awal penggunaan komputer monitor ketika itu berwarna hijau dengan tulisan putih. Sesudah pekerja lama bekerja didepan layar monitor, kemudian melihat dinding berwarna putih mereka akan melihat "hantu" berwarna magenta. Ini disebut dengan efek Mc Coullough.

Salam hangat,
Sudjoko KUSWADJI
HTTP://sudjokokuswadji.tripod.com/index.htm

Anonim mengatakan...

Filosopinya bagus! Kemampuan kita melihat dengan mata saja dapat dikelabuhi dengan efek Mc Coullough (S. Kuswadji) apalagi pandangan kita terhadap sesuatu yang abstrak (tidak jelas terlihat) pasti lebih gampang salah. Oleh karena itu saya setuju kita boleh berargumen tetapi harus selalu sadar bahwa kita semua mudah salah.

stasia79 mengatakan...

dapat juga diinterpretasikan, tanda plus di tengah sebagai tujuan, titik magenta sebagai halangan, kalau kita fokus ke tujuan, lama2 halangan2 akan hilang, hingga yang tersisa hanya sebuah titik hijau kecil yang berputar2 (halangan kecil).. hehe interpretasi bebas ya..

solomon mengatakan...

dr Erik, saya suka hal-hal kreatif seperti ini. Ada lagi yang lainnya?

Salam,
Solomon
http://SolomonSolomon.blogspot.com
(pls klik blog ini, mungkin Anda sedang beruntung?!)

Lakshmi Nawasasi mengatakan...

Kalau kita fokus pada satu titik, sering kenyataan yang sebelumnya kita "lihat" akan pudar berganti dengan kenyataan yang sesungguhnya walaupun pahit :). Kenyataan yang sebelumnya adalah yang berwarna magenta, sedangkan kenyataan yang sebenarnya adalah hijau. Seperti rekan Stasia79, namanya juga interpretasi, sah-sah aja kan
Salam,

Erik Tapan mengatakan...

Thanks Lakshmi atas infonya.

eptia mengatakan...

interpretasi bebas juga yah..

Seperti halnya otak kita yang merekam benda-benda yang dilihat dan dirasakan panca indera, maka kemudian kita mengenali segala sst di sekitar dengan menggunakan memory. Jadi sebenarnya kita mengenali sesuatu itu berdasarkan kesepakatan kita terhadap simbol-simbol yg dilekatkan pada sst tsbt. Nah pusink deh.. jadi sebenarnya apa yang kita lihat memang belum tentu apa yang "benar-benar kita lihat" :)

Bagus bgt, kl ada yg lain mau donk :)