IdBlogNetwork

Seminar Telemedicine 2006, Aula FKUI Salemba Jakarta


Acara Telemedicine yang diselenggarakan oleh Senat Mahasiswa FKUI hari ini, mengingatkan penulis akan tema/title blog ini, yaitu mengenai IT di bidang kedokteran. Saking larutnya penulis dengan aktifitas Anti Aging Medicine (habis enak sich :-)), sehingga akhir-akhir ini, pembaca terus menerus disuguhi cerita-cerita anti aging.

Nah, berikut disampaikan kisah penulis menjadi pembicara dalam acara yang diselenggarakan dengan sukses oleh Senat Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Telemedicine, sudah sering didengung-dengungkan sangat urgen untuk dijalankan di Indonesia. Sayangnya perkembangan aktifitas tersebut di Indonesia seakan-akan hanya jalan di tempat saja. Memang ada satu dua senter kesehatan/kedokteran terutama di Jakarta yang penulis ketahui aktif menjalankan telemedicine, namun belum ada pihak yang secara keseluruhan merangkum aktifitas-aktifitas tersebut, kemudian secara bersama-sama melakukan share demi percepatan perkembangannyal. Istilahnya saat ini aktifitas telemedicine masih bersifat sporadis.
Akibatnya, jika ditanya apa-apa saja aktifitas telemedicine yang ada di Indonesia, agak lama menginventarisasinya.

Sangat beruntung dunia pendidikan, khususnya fakultas kedokteran tidak ikut terlena. Sejak tahun 2003, tercatat sudah tiga kali (termasuk yang terakhir ini), seminar mengenai Telemedicine diadakan.
Yang pertama, dikoordinir oleh Panita Lulusan Dokter FK UI pada tanggal 9 Agustus 20003.
Yang kedua, Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menyelenggarakan acara sejenis pada tahun 2004. Setelah vakum pada tahun 2005, kembali aktifitas seminar telemedicine diadakan kembali di tahun 2006 ini.

Jalannya acara Seminar dan Workshop Telemedicine FKUI 2006


Acara dimulai dengan presentasi penulis mengenai "Pengenalan Telemedicine serta Perkembangannya di dunia dan Indonesia". Kemudian dilanjutkan berturut-turut oleh Pak Michael Sunggiardi dari Bonet, Pak Romy dari LIPI, Pak Roy Suryo dan dr Ali Sungkar dari FKUI. Sebagai moderator adalah dr Aria dari FKM UI (seperti pada foto pertama di atas).
Setelah selesai sesi pertama, sesi kedua merupakan presentasi dari pelbagai institusi yang telah menjalankan Telemedicine seperti:
- FKUI
- Pusat Jantung Terpadu RSCM
- PJN Harapan Kita
- RS PIK
- dll

Demo Telekardiologi & Teleradiologi
Pada sesi terakhir / workshop, di demonstrasikan secara live / real time, pemanfaatan telekardiologi dan teleradiologi.

PENGUMUMAN
Bagi para dokter (khusus dokter) yang berminat dengan Telemedicine bisa meng-email penulis (dr_erik_tapan@yahoo.com) dengan menyertakan: nama lengkap, spesialisasi, tempat tinggal, e-mail address aktif, no HP aktif.

7 komentar:

anis mengatakan...

Pak Erik, ada makalah yang bisa dishare nggak? Bisa diceritakan tentang telekardiologi atau teleradiologi yang sudah diterapkan? thanks

Erik Tapan mengatakan...

Coba akses ke http://www.sm-fkui.org. Semua makalah di upload di situs tersebut. Begitu kata panitianya.

isnaini mengatakan...

Dok, ini lho isnaini. link alamatku di blog situ ya.

Nur Martono mengatakan...

Salam hangat

Kami senang sekali dengan semangat dr Erik untuk memajukan dunia kesehatan Indonesia melalui internet.

Memang saya sependapat bahwa, sudah selayaknya bahkan suatu saat tercipta RS/pelayanan kesehatan di Indonesia melalui konsep Internet, karena RS yang saat ini ada terlalu mahal dan tidak memungkinkan semua penduduk Indonesia tercakup.

Dream kami adalah kesana dokter....
Saya adalah Sarjana Keperawatan alumni FIK-UI (Fakultas Ilmu Keperawatan UI) nama saya Nur Martono, SKp. Saya dan Siswanto(mungkin dr Erik sudah kenal) bahkan sedang mendreamkan (melalui FIK UI) kuliah jarak jauh (Distance Learning) S1 Keperawatan/BSN untuk 700 perawat lulusan D3 yang saat ini sedang bekerja di Kuwait

Mohon doanya dan sumbang sarannya

Terima kasih

http://www.nurmartono.blogspot.com

Ronald T.Gultom mengatakan...

Bagaimana kira-kira pemanfaatan telemedicine khususnya pada area bencana alam seperti gempa bumi di Yogya misalnya. Memang banyak dokter umum yang dikerahkan ke lokasi kejadian namun mungkin tidak semua dokter ahli bisa terjun ke lapangan.

Tidakkah akan lebih efektif lagi apabila ada semacam "mobile medicine care" atau apalah namanya yang menggunakan teknologi satelite sebagai media komunikasinya, dan dokter-dokter di Jakarta bisa bantu para korban yang mungkin perlu konsultasi online khusus ke dokter ahli di Jakarta karena tidak dapat ditangani oleh dokter umum biasa di lokasi bencana alam tersebut.

Linda H mengatakan...

Hidup Dr. Erik, berjuang menginternetkan dokter.
Hehe, akhirnya ada artikel yang baru selain anti aging. Semoga perkembangan telemedicine di Indonesia lebih pesat, sepertinya saat ini masih cukup tersendat.

Erik Tapan mengatakan...

Dear Bung Ronald,
Memang hal itu, sedang kami (bersama PIKIN) jajaki. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini, info lebih detail mengenai pemanfaatan Telemedicine bisa segera dilaunch.
Banyak terima kasih atas usulannya.

Untuk ts Linda,
Banyak terima kasih telah mengisi blog ini.
Maju terus bersama.

Salam,
Erik Tapan