IdBlogNetwork

Makan Sehat ala Ibu Janti

Bagi anggota MLDI, pastilah sudah pernah disapa dengan e-mailnya Ibu Janti W. Kenapa demikian? Karena sejak MLDI di-launch awal-awal pada sekitar tahun 1990-an, Ibu Janti sudah aktif mengirim e-mail-e-mail terutama mengenai hobinya: baca, tanam-menanam, spiritual hingga masak-memasak. Khususnya yang terakhir (masak-memasak) yang akan jadi topik tulisan kali ini.

Pada minggu 11 Juni 2006, sampailah saya di rumahnya Ibu Janti yang asri nan menawan di bilangan Jakarta Timur. Kedatangan saya (paling akhir), rupanya telah didahului oleh dr 'daku' Eddy JP dan Eptia. Kesemuanya warga MLDI juga. Ada beberapa undangan lainnya namun sayangnya mereka tidak berkesempatan hadir.

Penulis langsung disambut dengan juice pembuka (smoothies buah campur) diiringi dengan protes. Juice pembuka tersebut terdiri dari: yogurt buatan sendiri, pepaya, jeruk dan nenas.

Protes dilayangkan ke penulis karena datangnya terlambat. Dari jadwal jam 11, penulis baru bisa hadir sekitar pkl. 12:00. Akibatnya makan siang harus molor ke pukul 13:00, karena 'menurut aturan' antara juice (buah-buahan) dan makan siang harus ada sela waktu 1 jam.Bayangkan saja pembaca, untuk sehat kita mesti menaati aturan-aturan ini.
Apa bedanya, makan segera sesudah minum juice dengan satu jam sesudahnya ya?

Makan siang 'berat'

Nach setelah ngalor-ngidul hingga jam 1 (ha...ha..ha.. pasti rekan-rekan saya sudah pada kelaparan), muncullah makanan yang sebenarnya:
- nasih putih/nasi beras merah
- ayam kampung + tempe yang dibakar dengan bumbu manis pedas
- sayur asam komplit (selain sayur2an biasa, juga ada lompong / tangkai talas)
- lalapan pagar direbus sebentar (buset.... kita diajak jadi kambing!) daun bluntas, kedondong laut, kastuba
- lalapan segar tda: ketimun, terong, daun poh2an, selada, kemangi
- ikan asin, free formalin + pete segar digoreng sebentar
- sambel ada 4 jenis:
a. sambel matah dari Bali
b. sambel roa dari Manado
c. sambel tomat dari kebun
d. sambel kecap dari botol
- gorengan tambahan (pake minyak non kolesterol) Tahu Sutra dan Krupuk Gendar

Tanpa ragu lagi, kami berenam (bersama tuan rumah tentu) langsung menyikat habis makanan yang disajikan. Apalagi sudah pada lapar. Kalau saya sich, lapar terusssss.

Catatan: saking banyaknya makanan yang disediakan (maksudnya dari menu makanannya), hingga meja Ibu Janti tidak muat. Jadi yang pembaca saksikan pada foto di sini, belum semua yang ditulis di atas itu hadir.

Pencuci mulut

Setelah makanan utamanya selesai, satu jam kemudian (ini juga ada aturannya lho!!), kita disuguhi oleh hidangan pencuci mulut berupa crocodile's tounge cocktail (bahasa kerennya "koktil lidah buaya") yang dicampur dengan kelapa muda dan biji selasih. Nyem...nyem enak....(yang makan sampe merem-melek.....)

Hidangan penutup
Acara makan-makan ditutup dengan (ini yang istimewa): brownies ala Ibu Janti. Belum dijual di manapun.Brownies Anti Aging dan penambah tenaga (aprodisiak) : wortel, kurma, kismis, yogurt, prunes + kenari dan tidak ketinggalan nenas. Pembuatan brownies ini tanpa menggunakan gula dan telur.Sebagai pendamping adalah minuman hangat coklat cinnamon yang dicampur dengan satu sendok teh Bailey's Irish Cream.


Akhirnya, penulis harus pamit....
Banyak terima kasih kepada Ibu Janti dan keluarga, karena telah menjamu kami dengan hidangan sehat ala Ibu Janti. Hidup pola hidup sehat.....

5 komentar:

Janti SW mengatakan...

1) Boleh di-edit gak ya salah2 ketiknya?
2) Juice pembuka yang dimaksud adalah "smoothies buah campur" terdiri dari pepaya, nenas dan jeruk plus yogurt buatan sendiri.
3)Brownies anti-aging plus aphrodisiac?? Karena bahan2nya selain yang sudah disebutkan DokEr, masih ada lagi yang memiliki unsur aphrodisiac (penambah gairah)-nya yaitu nenas.
4)Minuman hangat coklat cinnamon saya tambahin Bailey's Irish Cream masing2 sesendok teh supaya lebih 'menggigit'-:)

Janti SW mengatakan...

Tambahin dong tentang acara serah terima informal buku MOM tulisan Mantak Chia dari saya ke DokEr dan langsung dari DokEr ke Dr. Eddy JP yang ingin mempelajarinya duluan-:)

BunSal mengatakan...

waduh, sudah post comment, malah hilang gara-gara koneksi lelet.

salam menunggu menu-menunya pindah ke Semarang aja deh. [sedih...:-(]

eptia mengatakan...

uhm.. nyam nyam... mau lagi :)

Erik Tapan mengatakan...

Dear All,
Banyak terima kasih atas koreksiannya.
Sudah dikoreksi.

Mohon maaf, agak telat membuka blog karena komputer yang lelet.

Terima kasih.