IdBlogNetwork

IKCC Peringati Hari Ginjal Sedunia


Dalam memperingati Hari Ginjal Sedunia yang jatuh pada tanggal 13 Maret, Indonesia Kidney Care Club (IKCC) didukung oleh PERNEFRI menyelenggarakan Talk Show Bagaimana Mencegah Komplikasi Gagal Ginjal, Minggu (16/3). Uniknya, acara ayang terbuka untuk umum ini mengundang public figure yang pernah menderita menderita gagal ginjal, MC kenamaan Kris Biantoro dan konsultan gaya hidup Samuel Mulia, untuk berbagi pengalaman terhadap peserta talk show yang sebagian besar adalah peserta IKCC dan juga umum.

Talk show ini lebih banyak membicarakan pilihan-pilihan pasien setelah divonis menderita gagal ginjal atau harus cuci darah. Bukan menitikberatkan pada tindakan pencegahan. Menurut Dr. Erik Tapan yang merupakan salah seorang pengurus IKCC, format acara semacam ini didasari akan kenyataan bahwa orang yang sudah divonis harus cuci darah kerapkali kehilangan arah untuk mencapai pengobatan yang tepat.

"Sementara orang yang sehat sedikit sekali menaruh perhatian pada masalah ini. Jadi yang lebih dibutuhkan adalah bahasan pada tahapan ini. Agar orang tidak salah kaprah dan nyasar sana sini sehingga akhirnya sudah parah duluan," kata dr. Erik seusai acara.

Hal ini terbukti dari tetsimoni MC kenamaan Krisbiantoro yang baru berpaling pada rumah sakit justru setelah penyakitnya sudah lama diderita. Sebelumnya ia mencoba berbagai cara, termasuk mengonsumsi minuman keras supaya bisa buang air kecil.

Dalam blognya, dr. Erik mengutarakan bahwa gagal ginjal atau cuci darah dimulai dari penyakit atau keadaan yang kelihatannya sepele, seperti kencing manis, hipertensi, dan kurang minum. Juga akibat sering menahan kencing dan kurang gerak. Namun umumnya mereka yang mengalami keadaan di atas (terutama penyakit kencing manis dan hipertensi) tidak terlalu peduli dengan kesehatan ginjalnya, tahu-tahu divonis harus melakukan cuci darah. Pada keadaan itu, barulah penderita maupun keluarganya sibuk mencari-cari informasi dan berusaha setengah mati untuk tidak melakukan cuci darah tersebut.

Padahal, menurut Ketua Umum Perhimpunan Dokter Ahli Penyakit Ginjal dan Hipertensi, Dr Suhardjono, yang jadi pembicara hari itu, pasien bisa tidak cuci darah jika pengobatannya sejak dini sekali. Itu pun bentuknya penundaan karena ginjal yang rusak akan tetap kesulitan terbebani kerja sistem tubuh sehingga makin lama akan makin menurun.

Penulis: Syifa Amori - Jurnal Nasional
(sumber: Jurnal Nasional. IKCC)

Tulisan lain:
1. Hidup Sehat, kunci atasi komplikasi gagal ginjal
2. Laporan di web IKCC
3. Agar tidak selalu cuci darah
4. Sosok Kris Biantoro
5. Samuel Mulia, hidup sehat setelah gagal ginjal
6. Glossary dan Facts

Tidak ada komentar: