IdBlogNetwork

IKCC invited by Mas Kepra at Trijaya FM (Mr Chairman)

Was not supposed, selebritis of the same class Mas Kepra evidently wanted also to promote the "heavy" topic in his agenda, Mr Chairman: failure of renal function. Frankly, it was very rare right. The salute for Mas Kepra!!

The invitation received because at this time the writer became the member (the medical consultant) the organization that was erected by the sling, the family and the observer of the disturbance of the kidney. In fact the writer only accompanied, because both Mrs Indah (Chairman of IKCC) and Mrs Tuti Korina (the writer of the Delicious Menu book for the Health of the Kidney) according to the writer of his capacity already above in general the layman's other knowledge. Even might be counted, if meeting the doctor (just), so knowledge the two of them especially in practical matters.


Tidak disangka, selebritis sekelas Mas Kepra ternyata mau juga mengangkat topik "berat" dalam acaranya, Mr Chairman: Gagal Ginjal. Terus terang sangat jarang lho. Salut buat Mas Kepra!!

Undangan penulis terima karena saat ini penulis menjadi anggota (konsultan medis) organisasi yang didirikan oleh penyandang, keluarga maupun pemerhati gangguan ginjal. Sebenarnya penulis hanya sekedar menemani saja, karena baik Ibu Indah (Ketua IKCC) maupun Ibu Tuti Korina (penulis buku Menu Lezat untuk Kesehatan Ginjal) menurut penulis kemampuannya sudah di atas rata-rata pengetahuan orang awam lainnya. Malah boleh dibilang, kalau ketemu dokter (baru), bisa jadi pengetahuan mereka berdua lebih terutama dalam hal-hal yang praktis.

Bayangkan saja, setiap bulan IKCC mengadakan seminar awam mengenai bagaimana menjaga kesehatan ginjal, hidup bersama dialisis, dll. Seminar ini gratis bagi anggota.

Seperti biasanya, acara di Hari Sabtu tersebut berjalan dengan sangat santai dan penuh canda. Cuman kalau nampak di foto, pada tegang semua, itu karena sampai sekarang, penulis masih kagok jika menggunakan kamera E90. Ditekan tidak langsung nyala, begitu didiamin, bisa nyala sendiri. Akibatnya, senyum baik (dari kanan - kiri) Mas Kepra, Ibu Indah maupun Ibu Tuti, sudah kering pas dijepret.Mungkin ada informasi dari yang mengetahui, bagaimana cara menggunakan kamera ini.


Berikut beberapa pertanyaan yang masuk via SMS:


1. Apa gejala awal dari penyakit ginjal?

Jika berhubungan dengan organ yang satu ini, tidak ada gejala awal. Adanya gejala akhir. Jika sudah nampak gejalanya (badan bengkak, sering sakit mag, pusing-pusing, lemas, dll.), maka itu berarti sudah tingkat lanjut. Sudah hampir dipastikan, proses hemodialisis (sering disebut dengan cuci darah), harus segera dilakukan.


2. Kalau begitu, bagaimana cara mengetahuinya?

Satu-satunya cara adalah melakukan medical check up yang teratur terutama untuk mereka yang berisiko seperti: menderita penyakit kencing manis, tekanan darah tinggi, berusia di atas 40 tahun, dll. Berdasarkan hasil medical check up yang dikombinasi dengan pemeriksaan lainnya dari dokter bisa terdiagnosa, apakah kita sudah menderita gangguan ginjal dan sudah berapa parahnya.


3. Bagaimana menjaga kesehatan jika ginjal kita sudah mulai bermasalah?

Banyak hal yang bisa dilakukan. Terlalu banyak untuk dijelaskan pada kesempatan kali ini. Pesan penulis, jangan percaya dengan pengobatan-pengobatan alternatif khususnya yang dimakan/minum. Dengan ginjal yang rusak, akan tambah parah jika mengkonsumsi bahan/cairan yang tidak jelas asal-usulnya. Silakan join dengan kami di milis ginjal dengan cara mengirim e-mail kosong ke ginjal-subscribe@yahoogroups.com . Untuk membantu anggota keluarga menyiapkan makanan yang tidak memberatkan ginjal, silakan membaca buku di atas.

4. Bagaimana tanggapan Dokter mengenai Terapi Air?

Bagi orang normal mengkonsumsi sekaligus air dalam jumlah yang banyak, mungkin saja tidak bermasalah. Tetapi alangkah baiknya konsumsi air dilakukan saat tubuh kita memang membutuhkan seperti pada saat bekerja, pada ruangan AC dan lain-lain. Jangan hanya minum (banyak) di pagi hari atau di malam hari.
Bagi mereka yang sudah ada gangguan ginjal, konsumsi air harus dibatasi sesuai petunjuk dokter.


5. Apakah di Indonesia sudah bisa dilakukan operasi transplantasi ginjal?

Operasi transplantasi ginjal sudah sering dilakukan di Indonesia terutama di rumah-rumah sakit besar di Jakarta. Ketrampilan dokter Indonesia untuk melakukan operasi (termasuk memelihara hasil transplantasi pasien) sudah teruji dan tidak kalah dengan dokter-dokter di luar negeri. Masalahnya hanya di Indonesia, donornya sangat sukar dicari karena harus dari keluarga sendiri.


6. Bagaimana jika ingin mendonorkan ginjal?

Jual beli organ dilarang tidak hanya di Indonesia, namun di seluruh dunia. Untuk itu agar kebutuhan organ ginjal bisa terpenuhi, Pemerintah perlu membentuk badan yang bersedia menampung organ ginjal kemudian diberikan kepada mereka yang membutuhkan. Sama seperti PMI, prinsip dari dari aktifitas ini, adalah sukarela dan tidak ada pertemuan antara yang memberi (donor) dan yang menerima. Bagi mereka yang terpanggil untuk mendonorkan ginjal, silakan mendaftar dan pada suatu saat jika sudah meninggal, bisa diambil ginjalnya. Begitu pula kalau ada yang ingin mendonorkan ginjal (satu saja), bisa melakukan kemurahan hatinya tersebut (amal) via badan bentukan pemerintah tersebut.

7. Bagaimana cara join dengan IKCC?

Bisa akses web IKCC di http://www.ikcc.or.id/ atau daftar di milis ginjal di http://groups.yahoo.com/group/ginjal

1 komentar:

Anonim mengatakan...

Saya pria usia 36th,sehat jasmani dan rohani,senang berolah raga.Bersedia mendonorkan ginjal dengan ikhlas,saya tidak menentukan biaya asal pantas dan sesuai.secepatnya...Resus Golongan darah 0 positive.
Website:
Name: sukandar
Telp: 087852255050
Email: sukandar_xt@yahoo.co.id