IdBlogNetwork

Kartu Kredit iuran tahun pertama yang tidak gratis

Be careful if accepting credit card bargaining with "the first year subscription free". When attending the launching of the site of the health/medical in one of the hospitals in Southern Jakarta, I was offered the Credit Card from one of the banks. Because felt did not need the addition of the credit card again, softly I refused this bargaining.


Hati-hati
jika menerima penawaran kartu kredit dengan embel-embel "iuran tahun pertama gratis". Saat menghadiri acara peluncuran situs kesehatan / kedokteran di salah satu rumah sakit di Jakarta Selatan, saya ditawari Kartu Kredit dari salah satu Bank. Karena merasa tidak memerlukan tambahan kartu kredit lagi, dengan halus saya menolak penawaran tersebut.

Namun tidak disangka saat mau pulang, saya dikenalkan dengan salah satu pejabat dari Bank tersebut. Karena ditawarin oleh sang pejabat tersebut, maka sebagai rasa hormat saya, saya iyakan saja. Toch gratis ini. Besok-besok kalau ada apa-apa khan mudah, cukup menghubungi sang pejabat tersebut.

Sekali lagi saya tanyakan, ke sales yang mencatat identitas saya, fasilitas apa saja yang saya peroleh dan bagaimana dengan tahun kedua, apakah masih bisa gratis juga?
Jawaban orang tersebut (salesman), wah brosurnya habis Pak, cuman kalau kita aktif menggunakan, tahun kedua, bisa gratis lagi.

Ya sudahlah, apa salahnya menggunakan kartu kredit dari bank tersebut. Siapa tahu menyenangkan.

Tak lama kemudian saya ditelpon dan diminta data yang lebih lengkap lagi. Saya kemudian memberikannya.

Tak disangka, beberapa hari kemudian saya ditelpon lagi oleh Bank tersebut, kata mereka, "Bapak meng-apply kartu kredit khan?"
"Ya", jawab saya.

"Tahun pertama gratis, tapi (na ini dia) ada syaratnya, yaitu harus menggunakan minimal 5 juta rupiah per bulan".

Alamaakkkk....... itu sih namanya bukan gratis.

Heran ya, bulan-bulan puasa begini bukannya membuat program yang masuk akal melainkan menjalankan program yang mengakali calon klien.

Selama ini saya ditawarin kartu kredit (banyak yang gratis tahun pertama), tidak pernah disyarat2in begini. Ada juga, kalau yang mensyaratkan jika digunakan dalam bulan pertama, akan dapat sepasang jam tangan eksklusif.

10 komentar:

HAPPY HANDAYANI mengatakan...

wah kalau seperti itu mendingan bayar iuran aja ya dok...kecuali kalo kita emmang mau beli perabotan rumah tangga :)

Anonim mengatakan...

Pak Erik saya Titin dari Okefone, mudah2n masih ingat. Kemarin saya ketemu dengan anak 9th menderita kelainan darah sejak lahir, usia 1 hari sudah cuci darah sampe skr belum bisa bicara dan jalan. Mohon dicarikan link pengobatan atau ada dokter yang berkenan beramal untuk adik kita ini.Saya coba menelepon Pak Erik tapi nomornya sdh non aktif yah?
Informasi selengkapan ttg anak ini bisa menelepon ke sekretariat IKA UNDIP JKT di nomor 0217975459

jejaklangkah24 mengatakan...

waduh pak erik, saya baru saja menerima penawaran kartu kredit dari 2 bank ternama dengan embel-embel gratis... mudah-mudahan tidak seperti itu...

Yudhi Gejali mengatakan...

Dok..saya pikir di Indonesia, rata-rata semua kaya gitu..padahal di luar negri (katanya), rata-rata credit card udah ga pake annual fee.

Ga hanya Credit Card lagi...Karu Telpon Seluler juga kayak gitu...pake embel-embel tulisan sangat kecil sekali: "Syarat dan Katentuan berlaku"..

Sebenarnya ini melanggar undang-undang ga sih..?
Iklan-iklan yang menipu publik..

Yudhi Gejali
www.indonesianmedical.blogspot.com

Erik Tapan mengatakan...

# Happy Handajani
Benar sekali Happy.
Trims banyak atas komentar Happy.
BTW,

Erik Tapan mengatakan...

# Titin Okezone
Tentu masih ingat Titin Okezone. Itu khan saat-saat bersejarah waktu saya mau presentasi di Luar Negeri. Jadi ingat terus.
BTW, bisa hubungi saya di
e r i k dot t a p a n @ y ah o o . co.id.
Semoga bisa dicari jalan keluarnya.
Salam,

Erik Tapan mengatakan...

# jejak langkah 24
Kita mesti waspada. Setahu saya sich, dulu kalau dibilang gratis, ya gratis beneran.
Waspadalah, kejahatan bukan karena bla...bla...bla kata Mr. Napi

Erik Tapan mengatakan...

# Yudhi Gejali
Mungkin itu dilakukan oleh penerbit kartu kredit yang frustasi. Tidak bisa bersaing secara sehat, jadi main akal-akalan.

Banyak juga kartu kredit yang gratis benar-benar gratis.
Dulu saya punya pengalaman, tahun pertama gratis, tapi kalau kita mengaktifasi (menggunakannya), maka bisa memperoleh jam tangan cantik 2 buah.

Yusuf Alam Romadhon mengatakan...

kalo saya udah dari dulu ga tertarik sama kartu kredit karena ndeso kalii

enoz mengatakan...

penipu licik. sialan!!! kita doain cepat mampus aja