Untuk pertama kalinya dikukuhkan Guru Besar dalam bidang Informatika Kedokteran

Sabtu, 24 Januari 2009 bisa disebut tanggal bersejarah bagi mereka yang bergerak di bidang Informatika Kedokteran. Pada tanggal tersebut bertempat di Auditorium Universitas Gunadarma di Depok Jawa Barat, telah dikukuhkan Guru Besar bidang Informatika Kedokteran. Siapa lagi kalau bukan Doktor Epidemiologi Klinik, dr Johan Harlan.
(catatan: bagi yang ingin jadi guru besar, sesuai dengan ketentuan Depdikbud, minimal harus sudah menjadi Doktor)

Penulis bersama dengan Pak Johan tergabung dalam suatu organisasi yang disebut dengan Perhimpunan Informatika Kedokteran Indonesia (PIKIN). Prestasi (baca: pengabdian) Pak Johan memang luar biasa. Selain menjadi Kepala Pusat Studi Informatika Kedokteran Universitas Gunadarma, Pak Johan juga pernah menerbitkan buku ajar mengenai Informatika Kesehatan. PS IK Gunadarma sendiri sangat getol mengadakan acara ilmiah mengenai Informatika Kedokteran. Sampai suatu waktu pernah mengundang mantan Presiden IMIA (International Medical Informatics Association), Prof KC Lun dari Singapura untuk berbicara di Universitas tersebut. Acara ini diteruskan via INHERENT (fasilitas teleconference di universitas) ke beberapa Universitas di Indonesia.

Selain itu, saya baru membaca riwayat hidup Pak Johan, ternyata beliau adalah lulusan terbaik dari SMA Kanisius Jakarta (1967 - 1969). Wah nggak nyangka ternyata Pak Johan anak Canisius College juga.
Foto: saat Prof Dr dr Johan Harlan (kanan) diwawancarai media cetak dan elektronik seusai acara. Beliau didampingi oleh Prof Dr Busono Soerowirdjo yang juga dikukuhkan sebagai Guru Besar Tetap Universitas Gunadarma bidang ilmu Teknik Elektro.

Selamat bagi kedua Prof yang baru saja dikukuhkan.

Lansia di Medan (Bandara Polonia)

Sering meliput aktifitas KOMNAS LANSIA membuat penulis mulai memahami dunia lansia. Apalagi bidang Anti Aging Medicine yang penulis geluti ada kaitannya dengan yang namanya Lansia tersebut.

Banyak hal yang dikerjakan oleh KOMNAS yang diikuti oleh pelbagai aparatur negara & swasta (Menteri Sosial RI (Ketua), Lembaga Lanjut Usia Indonesia, Dirjen Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Depsos RI, Wakil Dekan IV FK Universitas Trisakti, Lembaga Lanjut Usia Depsos RI, Direktur Pelayanan Sosial Lanjut Usia Depsos RI, Asistan Deputi Urusan Penca dan Lansia Kementrian Koordinator dan Kesra, Direktur Kesehatan Komunitas Depkes RI, Direktur Pengembangan Ketahanan Keluarga Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional, Direktur Penempatan Tenaga Kerja Depnakertrans RI, Staf Ahli Menteri Pendidikan Nasional Bidang Mutu Pendidikan Depdiknas, Staf Ahli Menteri Agama Bidang Hubungan Lembaga Keagamaan, Staf Ahli Menteri Departemen Pekerjaan Umum RI, Asisten Deputi Urusan Perempuan Lansia dan Perempuan Penyandang Cacat Kementrian Pemberdayaan Perempuan, Asisten Deputi Urusan Pengembangan Kegiatan Wisata Nusantara, Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Ri, Kepala Kepegawaian dan Organisasi Departemen Perhubungan RI, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Hak Kelompok Rentan Departeman Hukum dan HAM, Direktur Pemberdayaan Adat & Sos. Bud. Masyarakat Departemen Dalam Negeri RI, Persatuan Istri Purnawirawan, Perhimpunan Gerontologi Indonesia, Penanggung Jawab Studi Lansia Universitas Indonesia, Ketua Serikat Penerbit Surat Kabar, Founder PT Kalbe Farma Tbk, Presiden Direktur Martha Tilaar Group), salah satunya adalah sosialisasi pentingnya menciptakan kondisi yang ramah lansia.

Hari ini, penulis menerima e-mail (forwardan) dari sahabat (Bpk Yohannes S.) yang memberi informasi tentang foto yang diambil dari ruang check in Bandara Polonia Medan, pada tanggal 26 Agustus 2008, pukul 13:31 WIB.




Ada yang memperhatikan papan informasi yang terletak di atas bangku?


Lalu, bagaimana dengan ini?

Pelayanan Simpatik dari Yamaha Motor Indonesia

Banjir yang terjadi pada bulan Januari 2009 yang lalu menyisakan banyak kenangan, baik yang menyedihkan maupun yang menyenangkan. Salah satu yang terjadi adalah adanya pelayanan yang simpatik dari Yamaha Motor Indonesia di depan Carrefour Cempaka Putih.
Sungguh perbuatan yang mulia dan sangat membantu para pengendara motor yang mengalami gangguan.
Kalau saja masing-masing produsen motor dan mobil melakukan hal yang sama (tentu lokasinya sebaiknya berbeda), maka kita para pengendara akan sangat terbantu. Salut.

Apa pengalaman Anda saat menghadapi banjir kemarin?

Pengobatan Herbal untuk Kanker Serviks, apa ada yang salah?

Saat sedang berolahraga, saya sempat sekilas melihat acara Herbal di salah satu station televisi. Kalau nggak salah acara yang dimulai pada pukul 9 pagi ini dipandu oleh artis cantik, Arzeti Bilbina.

Topik yang dibahas adalah Kanker Leher Rahim. Acara dimulai dengan tayangan mengenai situasi berapa banyak wanita menderita kanker leher rahim. Ada gambar-gambar/film 3D yang cukup baik mengenai organ kewanitaan tersebut. Lalu masuklah narasi betapa sedihnya saat ini para wanita Indonesia yang selalu datang berobat jika kankernya sudah stadium lanjut.

Ditunjukkan pula bagaimana ramainya suatu pelayanan kesehatan melayani pelbagai macam orang (terakhir saya menduga itu adalah gambar yang diambil dari tempat praktek sang nara sumber yang adalah seorang herbalist).

Saya sendiri bukanlah orang yang anti memanfaatkan tanam-tanaman untuk menjaga kesehatan. Malah sebelum memanfaatkan bahan-bahan kimiawi, saya lebih senang memanfaatkan tanaman untuk keadaan seperti saat cape', diare bahkan untuk menjaga level lemak darah, dll.

Tapi apakah bijaksana melakukan terapi herbal pada penyakit seperti kanker?