Using a Blackberry in Singapore

One complaint of the BlackBerry's user when he/she is outside the country (in this case, outside of Indonesia) is the roaming charges are quite expensive. Therefore, he/she is advised only use WiFi access. But recently (Dec. 2009), one provider Starhub Singapore launched of attractive BIS (Blackberry Internet Service) packages for the expatriates/tourists: Starhub BlackBerry® Prepaid Service for 3 days, 1 week or 1 month.


Menggunakan Blackberry® di Singapura

Salah satu keluhan pemilik BlackBerry® saat berada di luar negeri (dalam hal ini, di luar Indonesia) adalah biaya roaming yang cukup mahal. Oleh karenanya disarankan untuk menggunakan akses WIFI saja. Namun baru-baru ini Starhub salah satu provider dari Singapura me-launching paket menarik untuk para pelancong, yaitu: Starhub BlackBerry® Prepaid Service, yang berlaku: 3 hari, 1 minggu dan 30 hari.

Saya banyak membaca keluhan dari pengguna BlackBerry®, saat menggunakan layanan BlackBerry® dari luar negeri. Salah satunya di bawah ini (di-edit seperlunya):

Dear provider ysh,

Saya baru mendapat informasi dari customer service bahwa tagihan penggunaan Blackberry saya sudah mencapai 4,2 juta rupiah. Pemakaian terbesar katanya tanggal 1-9 January 2010. Dimana pada tanggal tersebut saya sedang trip ke Singapura. Di sana saya sudah mematikan FB, YM, MSN, dan semua email tidak di forward ke handheld (dengan cara mengklik "
do not forward mail to device" di setting-an namaprovider.blackberry.com).
Jadi murni pemakaian hanya bbm saja..

Yang ingin saya tanyakan, kenapa tagihan saya bisa sampai membengkak sebesar itu dan saya tidak merasa menggunakan fasilitas-nya selama di LN.
Saya tidak keberatan untuk membayar tagihan tersebut jika saya memang menggunakan fasilitas tsb., tapi saya merasa dirugikan karena saya tidak menggunakan apa2 tapi ditagihkan sebesar itu.

Bisa tolong penjelasannya? Terima kasih sebelumnya.

Best Regards,



Indonesian General Practitioners Association (IGPA) branch Jakarta

Jakarta, Saturday, February 13rd, 2010, has been appointed the committee Indonesian General Practitioners Association branch Jakarta. In his speech, chairman IGPA Jakarta branch, dr Albert J. Santoso said with the establishment of the IGPA, general practitioners - the number about half of all physicians Indonesia - now has a forum in order to become more dignified, more professional and prosperous. Also attending the event held at the  10th floor, Prodia Laboratory Building, Dr dr Fachmi Idris, MKes the post Chairman and dr Zaenal Abidin, MH Kes, vice-chairman of Indonesian Medical Association (IMA).

PDUI, tempat ngumpulnya para Dokter Umum Indonesia

Selama ini rupanya para dokter umum Indonesia merasa menjadi anak bawang. Kalau ditanya, "Anda dokter apa?" dengan malu-malu dan agak lirih menjawab, saya dokter umum (kata "umum" lebih dipelankan). Inilah yang menjadi salah satu dasar berdirinya Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) yang telah diresmikan keberadannya saat Muktamar XXVII PB IDI di Palembang beberapa waktu yang lalu.

How to unlock Blackberry Network

One characteristic of Blackberry (BB) from Research In Motion (RIM) Canada is,  the sales made through telephone / mobile phone operators. In Indonesia, providers such as Indosat, XL, Axis, Telkomsel, etc.. have exclusive rights to sell these gadgets. Initially, each Blackberry sold by the provider is in network lock. Which means that Blackberry can operate only with the certain provider network. To unlock the Blackberry network, considered illegal and have no warranty from RIM.

However, now is different. The operator cellular has opened the network lock. So, if we buy a blackberry, we can use it with any provider in Indonesia or another country. This situation make competition getting better, because each provider will try to improve their service.

Cara unlock Blackbery yang dikunci network / provider-nya

Salah satu ciri khas dari Blackberry besutan Research In Motion (RIM) Kanada adalah penjualannya dilakukan via operator telepon. Di Indonesia, provider seperti Indosat, XL, Axis, Telkomsel, dll. punya hak eksklusif untuk menjual gadget canggih tersebut. Awalnya, setiap pesawat yang dijual oleh provider tersebut di-lock. Yang berarti pembeli Blackberry hanya bisa menggunakan provider di mana ia membeli. Meng-unlock pesawat tersebut, dianggap tidak legal alias tidak di-cover oleh garansi dari RIM.

Namun, saat ini perkembangannya sudah berbeda. Provider sudah membuka lock dari pesawat tersebut. Artinya dari mana pun kita membeli Blackberry, kita bisa menggunakan provider mana saja. Persaingan bertambah sehat, karena masing-masing provider akan berusaha meningkatkan servicenya