IdBlogNetwork

Lexus L66 hybrid mobilephone with dual camera

Shown with the QWERTY style, the first style that I know with the Palm Treo 650, Lexus L66 can satisfy users who want a hybrid mobilephone (GSM & CDMA/GSM). Especially, this gadget is added dual QVGA cameras: one in back and other in front, for video conferencing.

Starting from the desire to reduce the number of mobile phones should be brought at any time, Saturday, August 14th, we hunted gadgets that can meet those needs at ITC Cempaka Mas (Cemas). Each time, we asked the sellers, the various brands offered to us, such as: Nexian, HT, Ivio and Ti-Phone and Cross-X. All of the mobilephone manufactured by China.

Unfortunately there are no International branded mobile phone which was launched this type (Nokia, Sony Ericson, Samsung, etc). But there are also advantages, because we are forced to use the mobilephone from China manufactures. After considerable discussion exclaimed, finally remaining two candidates namely, Cross-X and Lexus. Frankly, both still foreign brands.

When considered from various angles, we finally chose the Lexus L66. The first reason, although the price of Cross-x is more economical than the Lexus, but from the hand and body features, more convincing Lexus. A mobilephone made by Victoria Holding Ltd. looks more solid and steady. Some observers say, it is big and heavy. Another consideration, compared with other hybrid phones too, the Lexus is more economical. Because this is our first experience with mobile phones made in China (actually the second, firstly, my china's mobile phone, 2 times damaged in three months), then with an apology, we tried to review for further discussion from netters.


Tampil dengan gaya QWERTY, gaya yang pertama saya kenal via Palm Treo 650, Lexus L66 bisa memuaskan penggunanya yang menginginkan handphone hybrid (GSM & CDMA/GSM). Apalagi ditambah dengan 2 buah kamera QVGA yang selain untuk memotret bisa juga melakukan video conference.

Bermula dari keinginan untuk meringkas jumlah handphone yang harus dibawa setiap saat, Sabtu, 14 Agustus kemarin, kami berburu gadget yang bisa memenuhi kebutuhan tersebut di ITC Cempaka Mas (Cemas). Setiap kali menanyakan ke penjual, pelbagai merk ditawarkan seperti Nexian, HT, Ivio maupun Ti-Phone dan Cross-X. Seluruhnya merk china. Sayang belum ada handphone branded yang me-launch handphone tipe ini. Namun ada untungnya juga, karena kami dipaksa untuk menggunakan hp merk china tersebut. Setelah melakukan diskusi yang cukup seru, akhirnya tersisa dua kandidat yaitu, Cross-x dan Lexus. Terus terang, dua-duanya merk yang masih asing di telinga kami.

Setelah dipertimbangkan dari pelbagai sudut, akhirnya kami memilih Lexus L66. Alasan pertama, meskipun harga Cross-x lebih ekonomis dibandingkan Lexus, namun dari sisi feature dan body, lebih meyakinkan Lexus. Handphone buatan Victoria Holding Ltd. terlihat lebih kokoh dan mantap. Beberapa pengamat mengatakan bongsor (gede dan berat). Pertimbangan lain, dibandingkan dengan telpon hybrid lainnya pun, Lexus lebih ekonomis. Karena ini pengalaman pertama kami dengan handphone buatan China (sebenarnya yang kedua, yang pertama, hp china tersebut dalam 3 bulan sudah rusak 2 kali), maka dengan permintaan maaf yang sebesar-besarnya, kami mencoba mengulas pendapat pribadi kami dengan harapan akan bisa terjadi diskusi bagi peminat dan pengguna handphone-handphone buatan china yang terlihat lebih ekonomis. Juga sangat diharapkan masukan dari teman-teman yang sudah berpengalaman lainnya (pengguna HP Hybrid) agar bisa membagi kisahnya di sini.



Berbeda dengan handphone merk-merk terkenal lainnya, saat kami menerima Lexus L66, cukup kesulitan membaca manual book. Memang dalam bahasa Indonesia, namun terkesan dibuat seadanya tanpa gambar. Akibatnya saat keypad terkunci secara otomatis kami cukup bingung untuk meng-unlock-nya. Ada instruksi yang keluar "Press 'LSK' then '*' key to unlock keypad". Setelah menekan-nekan huruf 'L', 'S' dan 'K' serta tanda asteriks berkali-kali, ternyata tidak berhasil juga. Panik pun mulai menyergap. Tapi, masa' sih nggak bisa di unlock keypadnya? Lalu mulailah kami mencoba menekan tombol-tombol di keypad yang umumnya digunakan untuk meng-unlock pelbagai merk handphone. Eureka, ternyata yang dimaksud tombol 'LSK' itu adalah tombol 'Home". Oh....la....la... :-) Ada yang tahu apa arti 'LSK'?

Bunyi speakerphone yang nyaring
Tidak tahu kenapa, handphone yang satu ini, berisik banget. Saat mulai beroperasi / on (dengan menekan tombol gambar "gagang telpon warna merah") maupun mematikannya akan keluar nada/bunyi nyaring yang menurut kami cukup mengganggu. Akhirnya suara suara tersebut (termasuk error warning-nya, yang sangat mengganggu) berhasil kami jinakkan. Tentu dengan hasil coba-coba tanpa manual book, biasalah.... :-)

Tantangan lainnya adalah membuka kemudian menutup tentunya, casing hp untuk melihat baterei/SIM Card handphone tersebut. Karena ini masalah yang cukup riskan utk dicoba-coba, akhirnya kami menyerah dan bergegas kembali ke penjualnya untuk menanyakan hal ini. Ternyata cukup mudah. Cukup membuka (mencungkil dengan kuku) tutup micro USB (colokan tempat charger maupun headset/antenna radio FM) kemudian mendorong ke bawah tutup HP tersebut. Persis seperti Treo 650 maupun handphone maupun Nokia low end yang saya tahu.

Tombol keypad yang empuk
Dari pengalaman menekan-nekan tombol-tombol keypad, cukup nyaman dan kelihatannya telah dibubuhi per di bawahnya, sehingga ada perasaan seperti menekan pada tombol yang lunak.

Goyang untuk ganti theme
Ini yang surprise. Hasil searching di internet, ternyata jika kita ingin mengganti-ganti theme dari gadget dengan layar 2.4 inci, TFT colour ini, cukup mudah! Cukup digoyang dikit dan berkat sensor motion, theme-nya akan segera berganti. Berbicara mengenai sensor motion, bagi mereka yang mungkin sudah memiliki pengalaman, mohon kami dibagi untuk apalagi karena kami melihat ada 2 fungsi lagi namun belum menemukan untuk apa. Sekiranya bisa di-share di sini.

Radio FM yang kresek
Sayang saat mencoba radio FM, mungkin karena signal kurang baik, timbul suara-suara kresek yang cukup berisik. Soal volume speakerphone, Lexus L66 jangan diragukan. Seperti yang sudah saya ceritakan di atas, suara via speakerphone cukup membuat seisi rumah mendengar suaranya bagaikan suara dari tape combo. Radio-radio/player yang kecil-kecil (yang tanggung) pasti lewat :-) Istimewanya lagi, siaran radio ini, bisa direkam dalam 2 format.

Menu Blackberry-like
Soal komposisi menu di layar,  tidak sukar mempelajari karena icon-icon dan menunya sama persis dengan mobilephone keluaran RIM, Blackberry. Hanya (mungkin belum ketemu atau memang tidak bisa), kami belum tahu cara memindahkan/move icon-icon tersebut.

Address Book yang double-double
Mungkin karena belum ketemu, ada sedikit kendala dalam pengelolaan Address Book L66 ini. Saat content address book masih ada dalam SIM Card, tidak masalah. Permasalahan muncul saat content address book di-copy ke phonebook yang berkapasitas 500 entries. Akan muncul nama yang double-double yang hingga saat ditulis blog ini, belum menemukan solusi, bagaimana agar L66 hanya membaca content phone book saja. Begitu pula saat merapikan contect phone book, tidak ada fasilitas (belum menemukan cara?) untuk meng-copy nomor yang dikehendaki agar bisa di-paste ke tempat lain.

Online-online
Segudang fasilitas online yang ditawarkan dan bisa menjadi keunggulan handphone bongsor ini, seperti: Facebook, Twitter, eBuddy, Yahoo Messenger, MSN, Facebook Messenger, upload foto/picture to Facebook, Livescore.com (news, topscore, schedule, resume match of football), Kamus Inggris - Indonesia, Google Maps, pushmail, dll. Sayangnya karena saat ini, kami sedang mencari kartu data yang ekonomis, feature-feature tersebut belum bisa kami explore. Lagi pula, handphone yang hanya bisa GPRS ini, tidak mempunyai mempunyai koneksi WIFI.

Bisakah digunakan sebagai modem?
Saat bertanya kepada penjualnya, menurut mereka, Lexus L66, belum bisa digunakan sebagai modem. Agak aneh juga, padahal tersedia kabel data dan bluetooth. Ada review di internet yang menulis bahwa Lexus L66 ini bisa berfungsi sebagai modem untuk notebook. Mungkin ada masukan dari pembaca yang sudah bisa menggunakannya?

Kesimpulan
Meskipun baru menggunakan 2 hari (dan sudah berani mengulas), bisa disimpulkan bahwa kami tidak salah memilih gadget untuk kebutuhan penggunaan GSM & CDMA. Dari sisi konsep & feature yang ditawarkan, cukup pantas dengan nilai yang ditawarkan. Hanya saja seiring dengan perjalanan waktu, kita bisa melihat apakah produsen Lexus mau untuk terus meng-upgrade software L66 (jika ditemukan bug) serta komit pada jaminan after sales service, meskipun nanti masa garansi (1 tahun) telah usai. Tak lupa kami mohon pendapat para pengguna Lexus L66 yang baik yang baru mulai menggunakan maupun yang telah memiliki jam terbang yang lebih lama dari kami. Harapan kami tentunya, tidak akan mengalami kekecewaan seperti saat menggunakan HP merk Cina yang hanya berjalan 3 bulan saja.


Berikut spesifikasi Lexus L66 yang kami peroleh dari internet.

  • Triband GSM (900/1800/1900 MHz)
  • Dual On GSM-GSM/CDMA, real hybrid
  • Dimensi: 11,73 x 6,1 x 1,45 cm;
  • Layar: 2.4 inci, TFT colour
  • Kamera: dual camera QVGA, video record, video chat
  • Memori external: micro SD
  • Messaging: SMS, MMS
  • Konektivitas: Bluetooth (A2DP support), kabel data
  • Browser: WAP, Opera Mini
  • Polifonik (MP3) ringtones
  • MP3/MP4 player
  • Trackpad
  • Radio FM
  • Facebook, Twitter, eBuddy
  • Yahoo Messenger, MSN, Facebook Messenger
  • Upload foto/picture to Facebook
  • Livescore.com (news, topscore, schedule, resume match of football)
  • Kamus Inggris - Indonesia
  • Google Maps
  • Blacklist (20 number), photo editor, melody composer
  • Document viewer (word, pdf)
  • Modem PC, Alarm, Calendar, Calculator, World time
  • Hour reminder
  • Speakerphone, Game
  • Battery:Lithium ion 3.7V/1400Mah
  • Harga resmi: Rp. 899.000

17 komentar:

Gina Maya LR mengatakan...

Trims Ko.....

Joelianto mengatakan...

dah pakai lexus nih? maunya sih yang bisa nggelinding aja

Erik Tapan mengatakan...

@Maya, sama-sama. Apakabarnya? Sehat selalu khan?
@Joel, wah yang itu juga saya mau Pak Joel, apalagi kalau hybrid. :-)

Tj Dharmawan mengatakan...

mirip semuanya nich?

Joe Protona mengatakan...

hahaha Erik. Aku baru belajar BB. Dikasih Hadiah. Nanti aku kirim pin ku ya. Lexus L66 apa bisa communicate dng BB?? Harga pasti lebih murah nihya? How much dok?

Erik Tapan mengatakan...

@TJDharmawan, iya mirip. Menu/iconnya mirip.
@MrJoe, wah selamat BB baru ya. Silakan dikirim PIN BBnya tapi japri saja lo. Lexus L66 bisa komunikasi dengan pengguna BB menggunakan YM ataupun Gtalk :-)
Harga normalnya Rp. 899.000. Tertarik?

Joe Protona mengatakan...

Wah aku pesan satu ah--Erik jadi agen nya? hehehe tapi nanti ajarin aku ya---aku balik bulan Oktober insyaa Allah dok. PIN BB dah kukirim ke inboxmu

ajeng mengatakan...

..tertarik juga buat beli.. kamera berapa MP yah?? trus apa ringtonenya bisa pake MP3?? mohon tanggapannya a.s.a.p thanx Lotz

Erik Tapan mengatakan...

@Joe, beres.... ditunggu kedatangannya.

Erik Tapan mengatakan...

@Ajeng, kamera belakangnya 2MP katanya QVGA. Belakang, belum ketemu keterangannya. :-(
Untuk Ringtone, meskipun belum di explorer, kaya'nya bisa dech. Coba dikonsul dengan vendornya saja.

lita mengatakan...

mau tanya kalo untuk memperbesar volume suara saat kita nelpon itu gimana ya koq saya gak ketemu2....soalnya suara lawan bicara yg terdengar kecil..trimakasih

kakangmas Wijoyo mengatakan...

pak erik bertanya ".....Ada yang tahu apa arti 'LSK'?"
LSK = Left Side Key

ajeng mengatakan...

..gimana bapak erik tentang lexus 66 nya??
saya blom membelinya karena sodara & temen2 pada nakut2in bakal hang/error setelah 1-2 bulan..
daripada ragu mending nanya ama yg udah mencoba produk ini..
apakah ada keluhan sampe saat ini??
mohon tanggapannya pak erik
terimakasih banyak ;)

fery mengatakan...

same with lita : klo gak di loudspeaker emang suara lawan bicara agak kecil. ada yg tau solusinya?
@ ajeng : ringtone bisa diganti MP3 kok. dah gitu SMS tone juga...luv that...:)

Erik Tapan mengatakan...

@Lita, he...he...he... belum ketemu juga tuch cara memperbesar suara saat bertelpon. Adanya menggunakan speaker external yang super duper keras. :-)

@kakangmas, thanks infonya. Salut atas kepintaran kakangmas. :-)

@Ajeng, sampai sekarang tidak ada masalah. Malah ada beberapa bug, mengalami perbaikan sendiri, seperti kursor yang sering pindah2 saat nulis SMS, hilang dengan sendirinya. Aneh...

@Fery, thanks infonya.

Anonim mengatakan...

kapan hari, sy mw beli pak. tapi duitnya belum ada hehehe...
trus gimana pak sampe skrng? still fine kah?
ada info terbaru ga?
thx b4

Erik Tapan mengatakan...

Masih OK, cuman kesulitannya kalau ngirim SMS tidak ada arsip / archive-nya.
Pesawatnya si awet, cuman nggak tahu, upgrade software (kalau ada) di mana.