Why should we need RKSA (Ristek-Kalbe Science Awards)?

This article describes what is behind the  Research and Technology-Kalbe Science Awards (RKSA) event, an biennial event organized by the Indonesian Ministries of Research and Technology with one of the leading pharmaceutical company in Southeast Asia, Kalbe Farma.

RKSA awards program is given to the researcher and research results related to the field of life sciences and technology for the sake of public health. Researchers and related research in the field of medicine include Materials / Preparations Drugs (biotechnology, chemical, medicinal, natural or chemical materials pharmaceutical technology), Diagnostic / Treatment Methods and Functional Food (food-related health).


Mengapa perlu ada RKSA (RISTEK-Kalbe Science Awards) ?

Jumat malam, 24 September, dentuman musik menghentak ballroom hotel bintang 5 di bilangan Kuningan Jakarta. Penari Batavia Dancer meliuk-liuk berputar mengajak para hadirin yang sedang kongkow-kongkow untuk segera memasuki  ruangan yang telah didekor bak acara penganugerahan award bagi bintang film / selebritis. Setelah peserta (yang sebagian besar berasal dari: akademisi, instansi pemerintah/swasta dan para peneliti) memasuki ball room, pintu pun ditutup. Becky Tumewu, MC malam itu, berdandan anggun dengan sanggul ke atas. Yup, itulah sekilas laporan pandangan mata dari suatu pagelaran yang disebut Ristek-Kalbe Science Awards (RKSA).Videonya bisa klik ini: https://youtu.be/ff3YuHNW0WU

Setiap dua tahun sekali, Kalbe bekerjasama dengan Ristek mengadakan acara berupa perlombaan bagi para periset warga negara Indonesia. Tujuannya, tidak lain dan tidak bukan adalah memberikan apresiasi bagi para pahlawan bangsa yang sampai saat ini relatif belum mendapat perhatian besar pelbagai pihak. Untuk saat ini, adakah orang Indonesia yang memiliki cita-cita menjadi periset??

Acara yang bisa membuat para penonton (termasuk kuli tinta/keyboard) kecele ini, memang di-design sedemikian rupa mirip dengan acara-acara penghargaan para selebritis. "Kira'in acaranya serius", celetuk salah satu journalis. Suasana yang menghadirkan penyanyi seperti Andien dan Abimanyu beserta iringan  musik Dian HP itu, tambah menarik malam ini, karena narasumber Prof Michael Raghunath dari Singapore membawakan presentasi dengan mic yang menempel di pipi layaknya Steve Jobs saat meluncurkan Ipad baru-baru ini.

Apa sebenarnya yang mendasari Kalbe (bersama RISTEK) bela-belain mengadakan acara ini?