IdBlogNetwork

Galaxy Tab vs Ipad in Indonesia

Yang antri pengen beli Ipad mengular hg lap. parkir Plasa Senayan
The successful Samsung Galaxy Tab sales promotion in Senayan Plaza Jakarta (Saturday, October 30, 2010) demonstrated the potential of this Samsung's gadget can popular in the future. For the second time (other Iphone vs Blackberry), Mac's too late to anticipated the demand of Indonesian people. From the rumors around 20,000 Ipad owner already exist in Indonesia, although the Apple has not been officially launch.


Fenomena suksesnya acara penjualan perdana Galaxy Tab di Plasa Senayan (Sabtu 30 Oktober 2010) menunjukkan potensi gadget besutan Samsung ini bisa menjadi tablet-netbook yang populer di masa depan. Untuk kedua kalinya (yang pertama kali saat Blackberry mencuri start dari Iphone), Apple terlambat mengantisipasi permintaan masyarakat Indonesia.

Dari rumor yang beredar, sebenarnya sudah ada sekitar 20.000 pemilik Ipad di Indonesia meskipun pihak Mac belum menjualnya resmi. Sekali lagi sungguh sayang, menyia-nyiakan animo tersebut.

Sekitar pukul 5 sore, saat para pengantri sudah mengular melewati pintu masuk hingga ke tempat parkir P2A plasa yang berdekatan dengan Gelora Senayan tersebut, akhirnya penyelenggara mengatakan stok (1.000-an galaxy tab) telah habis. Artinya pemberian nomor antri pembelian sudah tidak diberikan lagi. Bagi yang sudah terlanjur memiliki nomor dipersilakan menunggu hingga terlayani.





Berikut beberapa alasan kenapa penjualan perdana Galaxy Tab begitu fenomenal:


  1. Thanks to Ipad, masyarakat sudah mulai mengenal tablet-netbook yang baru. Sebelum Ipad keluar sudah ada UMPC, tapi kurang berhasil rasanya.
  2. Dengan cermat, Samsung meluncurkan produk - yang dianggap konsumen kebanyakan di Indonesia- secara fungsional lebih bervariasi dibandingkan Ipad (al.: multi tasking, flash (+), kamera depan & belakang, external memori).
  3. Harga yang ditawarkan (Rp. 5,9 juta) sangat masuk akal dibandingkan gadget sejenis. Sebagai catatan Galaxy Tab sudah memiliki akses 3G. Bisa kita lihat bersama betapa repotnya pemilik Ipad Wifi-only (di Indonesia) harus mencari-cari hotspot atau menambah perangkat modem router. Sedangkan Galaxy Tab tidak hanya memiliki akses 3G, bahkan bisa menjadi modem router. Dengan catatan, harga Ipad 3G di Indonesia (importir tidak resmi tentunya), berkisar 8 juta rupiah.
  4. Sistem operasi yang digunakan Galaxy Tab adalah Android 2.2 Froyo yang merupakan software open source yang saat ini sedang naik daun. Dengan software ini, terbuka kesempatan luas bagi siapapun menambah / mengkostumisasi aplikasi apa saja secara (sebagian besar) free. Indonesia banget ya. Jadi tidak perlu jail-jail lagi. :-)
  5. Sebagai e-reader, Samsung Galaxy Tab dengan cerdik telah bekerjasama dengan pihak Mugi Restu Abadi (MRA) dan pihak Gramedia untuk menyediakan pelbagai harian dan majalah terbitan kedua raksasa media tersebut seperti: Majalah Cosmopolitan, Autocar, Esquire, FHM, dan Harper Bazar dan kelompok Gramedia: Harian Kompas, tabloid Nova dan Otomotif. Salah satu gerakan yang simpatik guna mengurangi global warming.
 Spesifikasi
  • Jaringan  : GSM/GPRS/EDGE : 850/900/1800/1900 MHz 3.5G (HSUPA 5.7Mbps, HSDPA 7.2Mbps) : 900/1900/2100 MHz
  • OS            :  Android 2.2 (Froyo)
  • Tampilan :    7.0 inci TFT-LCD, WSVGA (1024 x 600)
  • Prosesor :     1.0GHz Application Processor with PowerVR SGX540
  • Kamera   :  3 MP Camera with auto focus dan LED Flash, 1.3 MP front camera for video telepon
  • Fitur tambahan :     Android Market and Samsung Apps more application and content
  • Konektifitas : WiFi 802.11n/Bluetooth 3.0
  • Memori :       16G internal memory with up to 32 G external memory slot RAM : 512 MB
  • Ukuran :       190.09 x 120.45 x 11.98mm : 380 gram
  • Baterai :       4,000mAh (7 jam)


    Beberapa usulan pengembangan Galaxy Tab masa depan
    Nyoba Galaxy Tab
    Pada kesempatan demo beberapa waktu yang lalu di Hotel Four Season, ada yang menanyakan/meminta pendapat/usulan bagi Galaxy Tab. Berikut beberapa yang keingat saja:

    A. Harga 5,9 juta adalah harga yang pas. Ini sesuai dengan harapan sebagian masyarakat Indonesia yang ingin memperoleh gadget yang lebih lengkap namun lebih murah buatan bangsa Asia. Nggak mau rugi dot com.

    B. Samsung harus bisa meyakinkan penggemarnya bahwa software yang digunakan Android 2.2 Froyo sudah kompatible dengan layar 7 inch. Tentang display Amoled, jika memang akan meningkatkan harganya, menurut saya, bisa kita lupakan saja.

    C. Perlu dipikirkan penambahan alat/converter agar bisa menayangkan presentasi (sejenis *.ppt). Karena meskipun aplikasi pembuatan presentasi sudah include di Galaxy Tab, namun untuk menayangkannya masih memerlukan LCD Proyektor yang memiliki bluetooth yang rasanya masih jarang dimiliki orang Indonesia.

    D. Masih perlu ditingkatkan daya tahan batereinya
    Sekitar pkl 5 sore (artinya sekitar 7 jam non stop jika acara dimulai pkl 9 pagi) ada beberapa unit demo sudah mulai kehabisan baterei-nya. Meskipun ketahanan baterei ini masih lumayan dibandingkan dengan Blackberry ataupun Kamera Panasonic Lumix (curcol), namun alangkah baiknya ketahanan baterei Galaxy Tab bisa sama atau bahkan lebih dari Ipad.

    E. Kompatibel juga dengan pesawat tv non Samsung. Dengan Galaxy Tab, kita bisa memutar film (atau apa saja: presentasi, foto, dll.) di perangkat tersebut untuk ditayangkan di TV. Sayangnya hal ini hanya bisa kalau menggunakan TV merk Samsung.



    Demikian sedikit ulasan asal dari saya, yang beruntung mencicipi Samsung Galaxy Tab. Sekiranya ada teman-teman yang ingin menambahkan atau bahkan mengoreksi, tentu dengan senang hati saya akan menerimanya. Bagi yang tertarik untuk berdiskusi dan sharing mengenai gadget ini, bisa kumpul di Mailinglist GalaxyTab@yahoogroups, kirim email pendaftaran ke galaxytab-subscribe@yahoogroups.com

    Ukurannya sangat cocok juga untuk wanita

    16 komentar:

    Titi S mengatakan...

    Wow, rame banget! Untung gw udah pake duluan, cihuy... TS

    Hari Arifianto mengatakan...

    Huwah...ngeri yak?
    Udah coba asik ya Pak!

    H. Pramono mengatakan...

    Wah sepertinya saya mesti liat nih,. P' Erik udah beli?

    Noegroho S. mengatakan...

    Thank's a lot dr Erik. Jika diijinkan akan saya masukan ke E4Secretary Magazine untuk rubrikasi Product bulan November nanti.

    Faried S. mengatakan...

    Tunggu Playbook Pak. Nggak kalah keren.

    Happy H. mengatakan...

    Jadi, kemarin dari acara KOWAS langsung ke sana?

    Bonnie mengatakan...

    Mantap...nunggu yang buatan china saja dok, setahu saya ZTE jg ngeluarin...siapa tahu nexian juga ngeluarin.

    Putra T. mengatakan...

    Ada saran agar bisa memperoleh yang terbaik?

    Maya S. mengatakan...

    Aku pengen yang Ipad plus BB, apa ya?
    Jadi nggak usah bawa 2.

    Anonim mengatakan...

    Tulisannya bagus, tapi mestinya dimasukkan juga tabel perbandingannya, kalau ada.

    Erik Tapan mengatakan...

    @Titi, selamat ya. Antri dari jam berapa tuch?
    @Hari, asyik juga, pengalaman baru.
    @Pramono, nggak sempat Pak, datangnya terlambat. Jadi nanya2 saja. Mau nyoba perangkatnya, juga pada low bat.
    @Noegroho, silakan Pak, sekiranya bermanfaat bagi pembaca majalah tersebut.

    Erik Tapan mengatakan...

    @Faried, terima kasih sarannya. Mudah-mudahan belum ter-ratjoen-i hingga playbook keluar. :-(
    @Iya Happy, dari KOWAS langsung ke Senayan. Banyak Jak-mania.
    @Bonnie, bukannya Nexian ada Nexian Journey?

    Bobby S. mengatakan...

    He..he..Kemaren antrian di PS mulai dari jam 6 pagi ya pak....Temen saya nginfo... jadi beli?

    Bonnie mengatakan...

    Nexian Journey sudah keluar...harga sekitar 2 jutaan...mungkin saja nanti keluar yang layar 7 inch. :-)

    Erik Tapan mengatakan...

    @Putra kalau mau yang terbaik dan tidak terburu-buru, bisa nunggu Playbook.
    @Maya, iya namanya Playbook.
    @Anonymous, tabel perbandingan Ipad, HP Slate, Galaxy Tab dan Playbook bisa diakses di FB saya, http://www.facebook.com/photo.php?fbid=1674749394354&set=a.1674679792614.95799.1406016449

    @All, cuman kalau harganya tidak naik (tetap Rp. 5,9 juta), menurut pendapat pribadi saya, Samsung Galaxy Tab, patut dipertimbangkan. Untungnya khan banyak software nantinya dari Android Market.

    Erik Tapan mengatakan...

    @Bobby belum sempat Pak.