Aktifitas Erik Tapan di tahun 2011


  1. 2011, 5 Mei: mengikuti Seminar Social Media Success Metric di Jakarta
  2. 2011, 14 Juni: Presentasi dengan topik "Social Media sebagai Strategi Peningkatan Komunikasi dengan Public" pada acara 1st Public Communications Summit 2011, diselenggarakan oleh Marcomminstitute di Jakarta
  3. 2011, 29 Oktober: mengikuti Seminar Social Media Marketing Certified Training Program di Jakarta

KH Said Aqil Siraj yang humoris


Acara Pers Conference Qurban 1 Milyar Extra Joss mempertemukan saya dengan Prof Dr KH Said Aqil Siraj MA. Sungguh tidak disangka, ternyata orangnya kocak. Banyak joke-joke (yang kalau dipikir dalam maknanya), terlontar dari pria yang saat ini menjadi  Ketua Umum Pengurus Besar Nadhdlatul Ulama periode 2010 - 2015.

Tak pelak, acara yang diselenggarakan di kantor PB NU Matraman Jakarta serta dihadiri oleh puluhan wartawan serta tamu undangan lainnya  menjadi cair dan penuh gelak tawa. Berkali-kali pria kelahiran Cirebon, 3 Juli 1953  menjelaskan kepada audience beberapa istilah dari Bahasa Arab. Berikut penjelasaran ringkas mengenai acara tersebut dilengkapi dengan tips merayakan Idul Adha dari sisi kesehatan.

Eddy Yansen, Pakar Marketing Media Sosial

Erik Tapan & Eddy Yansen,
Social Media Marketing Expert
Perkembangan dunia internet saat ini makin menarik. Bak gayung bersambut dengan anjuran Presiden SBY mengenai ekonomi kreatif, banyak pelaku/praktisi di dunia maya yang bermunculan saat ini. Salah satunya adalah Eddy Yansen, S.E, S.Kom. Kesempatan pertemuan dengan Eddy, Sabtu 29 Oktober 2011, tentu tidak disia-siakan untuk menimba ilmu lebih banyak mengenai Marketing Media Sosial.






Cek status / Unreg / Stop RBT & SMS Premium HP Anda


Pengalaman saya dengan RBT yang maksa , ternyata dialami banyak orang. Setelah makin merajalela hal ini, maka pihak provider (yang baik dan bertanggungjawab) merasa perlu untuk menanggapinya.
Berikut beberapa tips (sesuai provider Anda), bagi yang ingin mengecek status RBT / SMS Premium di gadget kita, sekaligus ingin menon-aktifkan (STOP/UNREG).
Memang baru ketemu 3 provider utama di Indonesia (Telkomsel, XL dan Indosat). Sekiranya pembaca ingin menambahkan (hitung-hitung membantu sesama pelanggan yang bernasib sama), sangat ditunggu.
Sebagai catatan, jika cara-cara di bawah ini belum berhasil juga (karena berbagai sebab), silakan mengontak CS masing-masing provider.

Toko online Kalbe


Tampilan Toko Online Kalbe

Akhirnya bisa beli produk Kalbe via online. Setelah ditunggu lebih kurang satu dekade (sejak awal web Kalbe mulai dirintis, sekitar tahun 2001), akhirnya bulan Oktober 2011 ini, masih dalam rangka perayaan HUT ke-45, perusahaan farmasi tebuka terbesar di Asia Tenggara ini meluncurkan toko online-nya. Pengakses internet bisa memperoleh sebagian produk-produk Kalbe, khususnya Kalbe Nutritionals via http://www.kalbestore.com.

Hal itu diungkap Direktur Kalbe, Ongkie Tedjasurja saat pemaparan perusahaan terbuka berkode KLBF pada acara Investor Summit 2011 di Hotel Ritz Carlton, Pacific Place Jakarta. 5 Oktober yang lalu.

Beberapa pertanyaan bisa muncul dibenak para onliners, seperti:

  • memangnya obat bisa dibeli langsung secara online?
  • apakah harganya lebih murah daripada kita beli di toko konvensional?


Gathering XIV KOWAS: Berkarya Sampai Usia Lanjut Teddy P Rachmat


Sering kita mendengar nasehat anak/pasangan hidup kepada orang yang meskipun sudah tua/senior tapi masih aktif bekerja/berkarya. "Sudahlah, Bpk/Ibu sudah tua, buat apa cape'2 bekerja. Nikmatilah hidup!!".

Namun, dengan tidak mengurangi rasa hormat dan terima kasih kepada pihak pemberi nasehat yang tentunya sangat mencintai kita, Teddy Rachmat dalam acara pertemuan ke-14 Komunitas Warga Senior (KOWAS), menyatakan bahwa hal itu sebaiknya tidak perlu dikuti. Mantan pucuk pimpinan Astra Group ini menjelaskan kalau ia tidak setuju dengan pendapat bahwa (karya, red)  setiap orang sudah ada jatahnya. "Kita tidak tahu, seberapa banyak orang yang bisa kita karyakan, bisa membayar pajak ke negara dengan usaha kita pada saat usia kita senja", lanjut pria 68 tahun, yang baru memulai usahanya sendiri pada usia pensiun 55 tahun dengan -yang dikenal saat ini- Triputra Group. Sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang tambang, agribisnis, manufakturing dan perdagangan dengan sekitar 40.000 karyawan.

Bagaimana mengakses blogspot www.eriktapan.com dari mobilephone

Salah satu kekurangan yang dirasakan selama ini untuk bisa turut mendokterkan internet dan menginternetkan dokter via website / blog adalah format blog saya di blogspot http://www.eriktapan.com/ masih dalam bentuk full page / website. Akibatnya banyak pembaca yang ingin mengakses blogspot ini dari mobilephone menjadi tidak nyaman. Guna menjawab permintaan yang masuk, sejak tanggal 1 September 2011, pembaca sudah bisa mengakses blog http://www.eriktapan.com/ versi mobilephone jika menginginkannya. Dengan demikian informasi yang diberikan bisa dibaca lebih nyaman. Banyak terima kasih atas dukungan (lebih tepat desakan) yang saya terima. Silakan klik banner "Convert to mobile site" atau "Klik Gambar di atas jika Anda mengakses dari Handphone". Semoga bermanfaat.

Memanfaatkan mudik untuk mencari dukungan

Foto bersama guru pembimbing
Pemenang Kalbe Junior Scientist Award yang satu ini patut diberi dua jempol (two thumbs). Saat mudik kembali ke Gorontalo kampung halamannya, dua peneliti cilik Fauzia Noorchaliza Tantu dan Fadhilah Noor Nabililah Tantu tidak ketinggalan mengajak masyarakat “binte biluhuta” untuk hadir dan melakukan vote di Jakarta Convention Center, 10 - 11 September 2011, dalam event Kalbe Junior Science Fair.

Managing the Nation, Acara Inspiratif bagi Mereka yang Masih Peduli dengan Nasib Bangsa Indonesia

Taping Managing the Nation @ GrandStudio Metro TV
Di tengah hingar bingar informasi negatif yang sering di-ekspose berbagai media dalam negeri ternyata ada satu program yang melawan arus. Program yang dipandu “Manajer Satu Milyar” Tanri Abeng ini bisa kita saksikan di Metro TV setiap Hari Kamis pukul 8 malam.

Saya berkesempatan menyaksikan secara langsung rekaman acara yang akan disiarkan tgl 4 Agustus 2011. Acara yang bertema Sinergi Manajemen Sumber Daya Bangsa ini dimulai dengan perkenalan para narasumber oleh pemandu acara yang cantik.

Sebagai tamu kehormatan pada episode yang berdurasi 1 jam ini, adalah Bpk Suharna Surapranata (Menegristek RI) yang didampingi oleh Kepala BPPT, Bpk Marzan Iskandar, dr Boenjamin Setiawan (Senior Advisor Kalbe) serta Bpk Roby Muhamad (periset social media). Foto-foto terkait acara ini bisa diakses melalui http://on.fb.me/nqAOjf.

Masing-masing pihak mewakili institusi masing-masing secara bergiliran menjelaskan ide/usulan dan program guna memajukan bangsa dan negara kita ini. Ide-ide menarik pun luber dari mereka. Pada akhir acara, Tanri Abeng, mencoba merangkum dan memberi solusi dari cara pandang ilmu manajemen. Menarik untuk ditonton, terutama mereka yang masih peduli dengan nasib bangsa kita. Mudah-mudahan ada follow up dari solusi yang ditawarkan di acara ini.

Bisakah Riset dan Teknologi memajukan bangsa

Adalah cita-cita kita bersama untuk menjadi bangsa besar dan disegani. Bangsa yang memiliki rakyat yang makmur, aman dan sejahtera. Fasilitas pendidikan, kesehatan, transportasi dan kepentingan umum lainnya bisa dengan mudah dijangkau. Sewaktu-waktu pemerintah membagi-bagi uang kepada rakyatnya yang memang sudah makmur itu.

Jikalau buku-buku mengenai bagaimana memakmurkan orang atau perusahaan sudah sering diterbitkan dan diulas, namun rasanya info bagaimana menjadi negara yang besar dan disegani masih kurang di negara kita tercinta ini. Bagaikan mendapat mutiara yang sangat berharga, cara memajukan suatu negara datang dari Bruce Alberts. Seperti yang bisa kita baca di Koran Tempo, Utusan Khusus Sains Amerika Serikat tersebut dalam kunjungannya di Indonesia mengatakan bahwa "Ekonomi (saat ini di Indonesia, red) semakin baik sehingga menjadi saat yang tepat bagi Indonesia memajukan pendidikan sains dan penelitian. Pembangunan ilmu dasar dan penelitian memberi kontribusi signifikan dalam menyelesaikan masalah pembangunan. Negara yang bergerak ke arah kemajuan akan menghadapi masalah kompleks sehingga membutuhkan sumber daya manusia yang pintar menemukan solusi. Siswa dengan pengetahuan sains baik bisa menyelesaikan masalah dengan cara-cara baru."

KorSel menjadi negara pertama komersialisasi Terapi Stem Cell

Akhirnya ada juga negara yang akan meloloskan terapi stem cell untuk digunakan secara komersial. Melanjutkan berita-berita sebelumnya yang pernah ditulis di blog ini

1. Stem Cell untuk penyakit degeneratif
   "Masih uji klinik?
    Yup benar, kesemua terapi sel punca yang dilakukan masih dalam taraf uji klinik.
    Just info saja, sampai saat ini di seluruh dunia, terapi dengan sel punca masih berstatus uji klinik."

2. Indonesia Perlu Tingkatkan Riset Sel Punca
   "Sejumlah negara menyediakan anggaran cukup besar bagi pengembangan riset dan teknologi (termasuk riset sel punca), seperti Jepang 140 miliar dolar AS (3,4 % PDB), Jerman 70 miliar dolar AS (2,5%), Perancis 40 miliar dolar AS (2%), Korea Selatan 40 miliar dolar (3,1%) serta  Singapura 6 miliar dolar (2,5%), ujar Boenjamin."

Indonesia Perlu Tingkatkan Riset Sel Punca

Teman-teman ysh,
Berikut ada info menarik dari Antara News. Semoga bermanfaat bagi kita semua.


Jakarta (ANTARA News) - Pemerintah Indonesia perlu meningkatkan riset pemanfaatan sel punca atau dikenal dalam dunia kedokteran sebagai stem cell bagi penyembuhan penyakit.

"Saat ini anggaran riset di Indonesia baru 0,2 persen dari PDB, padahal di luar negeri rata-rata sudah 2 persen," jelas Wakil Ketua Dewan Penasehat Asosiasi Sel Punca Indonesia (ASPI), dr. Boenjamin Setiawan, Ph. D di Jakarta, Minggu, saat dihubungi terkait penyelenggaraan simposium riset dan aplikasi sel punca di Indonesia.

Menurut Boenjamin yang juga penasehat senior PT Kalbe Farma Tbk., tubuh manusiia terdiri 100 triliun sel yang membentuk jaringan bagi organ tubuh.

Boenjamin mengatakan, saat ini tengah dikembangkan sel punca bagi penderita sakit jantung, tujuannya mengembalikan kondisi jantung agar sehat seperti sediakala.

"Prinsip pengobatan sel punca ini untuk menggantikan sel-sel organ tubuh yang sakit. Biasanya organ yang sakit beberapa selnya mati maka ditempatkan sel baru untuk mengobatinya," ujar dia.

Presentasi pengobatan sakit jantung menggunakan jaringan pengganti yang dibuat dari sel punca akan disampaikan dalam kongres diantaranya oleh Prof. Dr. dr. Teguh Santoso SpPD-KKV, Sp.JP, jelas dia.

Sementara itu dalam jumpa pers terkait simposium tersebut, Ketua Dewan Ilmiah ASPI, Prof. Dr. dr. Soebandrio, SP.MK (K) mengatakan, pengembangan sel punca di Indonesia sendiri masih terbentur masalah peraturan (regulasi) terutama mengenai kode etik agar jangan sampai terjadi pelanggaran.

Dia mengatakan, persoalan yang masih menjadi perdebatan mengenai pengambilan sel punca ada yang menyebutnya dari embrio, janin 2 - 3 bulan, tali pusat atau sumsum tulang belakang . Namun kalau melihat kode etik Indonesia, kalangan kedokteran memilih tali pusat dan sumsum tulang belakang.

Sejumlah negara yang lebih liberal memilih semua sumber untuk mendapatkan sel punca alasannya sel yang didapat lebih aktif dalam mengobati organ tubuh yang sakit, jelas dia.

Soebandrio mengatakan, aplikasi pengobatan sel punca di Indonesia diperkirakan membutuhkan waktu tidak sebentar sebagai gambaran untuk riset antibiotik baru membutuhkan waktu 10 sampai 15 tahun.

"Penyelenggaraan kongres sendiri untuk mengetahui perkembangan terkini aplikasi sel punca di Indonesia namun bagi masyarakat yang ingin mendapatkan pengobatan ini memang belum ada rumah sakit yang khusus menyediakan fasilitas ini," ujar dia.

Pertemuan secara berkala dokter-dokter yang mendalami sel punca diharapkan akan dapat menemukan inovasi baru sehingga pada akhirnya dapat dilakukan komersialisasi sehingga masyarakat dapat merasakan teknologi ini.

Sementara dr. Yefta Moenandjat, SP.BP (K) mengatakan, pengobatan sel punca sudah ada pada teknologi operasi plastik yang telah diterapkan pada pasien penderita luka bakar.

"Seperti pada luka bakar, dengan terapi sel punca (berupa obat tetes), luka akan lebih cepat sembuh dengan lebih baik." ujar dia.

Sejumlah negara menyediakan anggaran cukup besar bagi pengembangan riset dan teknologi (termasuk riset sel punca), seperti Jepang 140 miliar dolar AS (3,4 % PDB), Jerman 70 miliar dolar AS (2,5%), Perancis 40 miliar dolar AS (2%), Korea Selatan 40 miliar dolar (3,1%) serta  Singapura 6 miliar dolar (2,5%), ujar dia.

Sejauh ini sel punca telah dipergunakan selain bedah plastik juga penyakit tulang, saraf, kencing manis, kanker, jantung, anti penuaan, serta masih dikembangkan untuk organ lainnya.

Stem Cell untuk penyakit degeneratif

Saat masih mengikuti kepaniteraan klinik (co-schaap), salah satu teman saya (co-ass) mengalami gangguan jantung. Setiap kali mendaki jalan ke rumah sakit (yang letaknya di atas bukit), dia harus berhenti beberapa kali. Istilah awam, napasnya sudah tidak cukup untuk mendaki bukit tersebut. Inilah salah satu ciri dari penyakit payah/gagal jantung. Sebagian otot jantung teman saya itu sudah rusak, sehingga kemampuan jantung tidak optimal lagi. Berjalan sedikit saja (kalau keadannya sdh parah), harus berhenti sejenak. Sampai sekarang saya masih ingat bagaimana teman saya itu bergulat dengan kondisinya yang tidak bisa disembuhkan itu.

Cerita lain lagi. Saya mundur waktunya hingga saat masih SD. Di depan rumah ada seorang Ibu (berusia sekitar 50 tahunan), yang saya bisa menyaksikan sendiri jalan  / perkembangan penyakitnya. Pelan-pelan saya bisa menyaksikan sendiri perkembangan penyakitnya. Mulai dari keluhan (saat berkunjung ke rumah) nyeri pada lutut, hingga suatu waktu, tidak bisa menggunakan lututnya itu. Berbeda dengan cerita pertama (penyebabnya jantung), penyebab tidak bebas beraktifitas sang Ibu yang ceria ini adalah penyakit yang disebut osteoartritis. Apakah bisa sembuh? Sayang pada waktu itu belum bisa.

Sekarang, balik ke masa saat ini. Sahabat saya mengeluh mengenai luka di kaki mamanya yang tidak bisa sembuh. Sudah berbagai cara dilakukan untuk mengobati lukanya itu, sayang bukannya sembuh, malah boroknya (maaf) tambah melebar dan dalam. Dokter pun sudah angkat tangan untuk menyembuhkan penyakit yang namanya  Gangren Diabetes ini. Satu-satunya cara, harus diamputasi.

Kasus-kasus di atas adalah contoh penyakit degeneratif yang umumnya masih sukar untuk disembuhkan. Sampai saat ini, penanganan yang dilakukan hanya bersifat memperlambat progresifitas penyakit tersebut. Artinya dengan upaya yang dilakukan diharapkan laju keparahan penyakit bisa diperlambat.

Pengguna BB makin asyik dengan Indosat

suasana launching Indosat Mobile
Jasa pelayanan telekomunikasi saat ini berkembang pesat. Dari feature yang paling tradisional seperti voice, text (SMS) hingga saat ini sudah sampai ke paket data. Selain itu, hadir juga paket-paket pemanja pengguna BlackBerry seperti produk Indosat Mobile yang baru-baru ini diluncurkan di Hotel Ritz Carlton Jakarta.

Sebagai provider dengan jumlah pelanggan no. 2 terbesar di Indonesia, Indosat hadir dengan produk / tarif kompetitif. Tentu hal ini tidak bisa dielakkan lagi di tengah persaingan yang kian ketat antar provider.


Pengguna BlackBerry makin asyik dengan Indosat Mobile

Simposium Akbar Stem Cell di Indonesia, 9 - 10 Juli 2011 (10 SKP IDI)

Sel punca atau stem cell menjadi isu yang sexy untuk dibicarakan saat ini. Begitu seksi dan hot-nya sel ini sehingga banyak "klinik" berani-berani terang-terangan menjual "stem cell".

Mengingat kondisi seperti itu di Indonesia, maka simposium yang diadakan oleh Asosiasi Sel Punca Indonesia (ASPI), bisa menjadi salah satu tempat untuk meng-update ilmu kita semua yang ingin tahu lebih detil mengenai hal tersebut.



Simposium ini akan diadakan dalam 2 kelas paralel bagi Anda yang berkecimpung dalam bidang stem cell, baik peneliti maupun praktisi. Mereka yang pemula maupun sudah ahli.

Junior Scientist Award (JSA), pupuk tunas bangsa

Semua pasti setuju jika dikatakan bahwa anak-anak Indonesia merupakan harapan bagi bangsa dan negara kita. Sebagai warga negara Indonesia, kita semua pasti punya cita-cita untuk hidup di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang makmur dan disegani. Jalan ke arah sana tentu terbuka lebar. Siapa lagi yang bisa mewujudkan hal tersebut kalau bukan generasi yang saat ini masih berada di bangku sekolah.

Berbicara khusus mengenai anak-anak Indonesia, tidak jarang kita dengar prestasi mereka di tingkat dunia. Merebut medali emas (juara) pada Olimpiade Fisika Dunia, Olimpiade Matematika tingkat Dunia dan Robot International. Nyata bahwa Indonesia banyak memiliki anak-anak berbakat level dunia. Lalu kemana mereka setelahnya? Apakah hal ini cukup membuat Indonesia menjadi negara / bangsa yang besar dan disegani?

Review buku: Kris Biantoro: Belum Selesai

Kris Biantoro & Maria Nguyen Kim Dung (isteri tercinta)
Siapa yang tidak kenal Kris Biantoro, MC kondang jaman dulu? Tahun 70-an, saat  TVRI masih menjadi satu-satunya televisi yang bisa ditonton masyarakat seluruh Indonesia, sosok yang dikenal sebagai orang yang sering menggunakan pakaian perjuangan ini (dan pekikan “MERDEKA”) selalu muncul membawakan acara. Banyak yang tidak tahu, ternyata sejak tahun 1974, Pak Kris, sudah menderita penyakit ginjal yang dimulai dari batu ginjal. Sungguh sayang karena lebih mengutamakan kariernya yang menanjak, penyakitnya tidak terlalu dipedulikan dan hanya diberi pengobatan seadanya dan tidak tuntas.

Akibatnya, meskipun kelihatan perkasa dan bisa menjalankan pekerjaannya sebagai: pembawa acara (dimulai dari acara dwimingguan di TVRI dengan gaji Rp. 15.000 /bulan) kemudian menjadi MC dan meningkat Entertainment Manager di Night Club Tropicana, selanjutnya menjadi  pembawa acara /entertainer di banyak tempat, penggemar jero-jeroan ini ternyata menyimpan kondisi kesehatan yang tidak main-main. Batu ginjal  yang berlanjut ke Payah Ginjal Kronik.

RBT "Just The Way You Are" yang maksa

Perkembangan akses informasi via mobile disinyalir banyak pakar, sangatlah cepat. Jumlah pemilik gadget yang terus meningkat ini tentu tidak dilepaskan dari para aktifis marketer. Berlomba-lombalah mereka meneruskan informasi marketing via SMS. Hampir setiap hari, saya menerima 3 - 5 penawaran via SMS. Meskipun mengganggu, tetapi mau diapakan lagi?

Yang paling menyebalkan, teror SMS yang tidak diinginkan ini tidak hanya memberi informasi, namun sudah sampai pada taraf "merampok". Ini contoh SMS yang nyedot pulsa "GRATIS RBT Just The Way You Are[chorus]-0231714 akan diperpanjang secara otomatis. Untuk menonaktifkan Ketik STOP 0231714 ke 505".

Kapan terakhir Anda (sang jurnalis) menulis?

Pertanyaan di atas dianggap wajar bagi sebagian orang, namun akan terdengar aneh jika ditanyakan kepada teman-teman journalis. Lha kerjaannya memang nulis, koq ditanya kapan terakhir menulis?

Di hari Kartini ini, saya mencoba meng-list teman-teman journalis yang memiliki blog tempat menyalurkan hobi menulisnya. Tentu yang namanya hobi, hal tersebut dikerjakan tidak dalam rangka pekerjaan alias tidak ada hubungannya dengan gaji bulanan kita secara langsung.

Tantangan migrasi Rekam Medis dari ke kertas ke elektronik

Judul di atas saya kutip dari topik seminar yang diselenggarakan oleh FKUI-RSCM, lebih tepatnya oleh The Center for Clinical Epidemiology and Evidence-Based Medicine (CEEBM) FKUI-RSCM. Dalam seminar yang berlangsung di gedung A lantai 8 RSCM tersebut, para pemangku kepentingan di RSCM diberi informasi mengenai persiapan apa yang perlu dilakukan guna mencapai tujuan memperoleh sertifikat international  Joint Committee International (JCI) pada tahun 2012 nanti. Hasil seminar, klik di sini.

Yup benar, Anda tidak salah baca. RSCM saat ini sedang giat-giatnya berusaha memperoleh sertifikat rumah sakit bergengsi tersebut yang sampai saat ini baru dimiliki 3 rumah sakit di seluruh Indonesia.

Bagi Anda yang jarang ke RSCM (seperti saya), mungkin akan terkejut melihat Gedung A RSCM. Suasana gedung baru tersebut bersih dan apik. Tidak ada bedanya dengan rumah-rumah sakit swasta modern lainnya di Indonesia.

Shabu Slim, resto all you can eat yang tidak bikin gemuk

Ada ahli yang berpendapat bahwa berkembangnya resto-resto all you can eat & drink, membuat masyarakat terpacu untuk makan sebanyak-banyaknya (mungkin ini hanya di tempat tertentu saja). Dari asumsi itu, bisa dipandang bahwa resto-resto all you can eat bertentangan dengan pola diet para penganut anti aging.

Namun siang ini, saya berkesempatan  mencicipi resto all you can eat yang kelihatannya bisa membuat orang tetap slim. Namanya saja Shabu Slim. Resto punya aktor kawakan, Ferry Salim tersebut ternyata baru membuka cabangnya di Mal Kelapa Gading (MKG).

Kenapa disebut all you can eat tapi bisa membuat slim?
Setidaknya menurut saya ada 4 alasan yang mendasari hal tersebut:

Fwd: Sepuluh Jawaban tentang Obat

Pembaca blog ysh,
Berikut ada info yang menarik yang dimuat di Harian Republika Minggu, 20 Maret 2011.
Ditulis oleh Reiny Dwinanda
Mudah-mudahan bermanfaat.


Meski ada panduan pada label, masih banyak pertanyaan yang mengganggu seputar minum obat.


Ketika sakit, bagaimana cara Anda mendapatkan obat penghilang atau pereda gejalanya? Wenty Gibran punya trik tersendiri. "Saya tidak buru-buru ke dokter," cetus ibu dua anak ini.

Wenty mengatakan, kebiasaannya itu hanya berlaku untuk penyakit umum saja. Selama gejalanya tidak berat, ia akan mengobati sendiri diri dan anggota keluarganya. "Saya manfaatkan obat bebas saja sambil meningkatkan stamina tubuh," kata warga Depok, Jawa Barat ini.

Bijaksanakah pendekatan yang Wenty terapkan? Dr Galih Linggar Astu mengatakan, langkah tersebut ada benarnya untuk orang dewasa. "Namun tetap harus waspada, penyakit umum sekalipun sebaiknya dikonsultasikan ke dokter segera saat mulai memburuk," ungkapnya.

Jika itu terjadi pada anak, sebaiknya konsultasikan ke dokter. Orang tua nantinya akan mendapatkan rekomendasi obat bebas apa yang tepat diberikan. "Pada anak kecil, kita harus berhati-hati dalam memberikan obat karena mereka belum bisa mengomunikasikan keluhan yang dirasakan," cetus Galih.

Selain cara seperti Wenty, masih banyak lagi kebiasaan pengobatan yang marak dipraktikkan masyarakat awam. Penjelasan Galih terhadap sejumlah pertanyaan berikut akan mengungkapkan fakta pengobatan yang tepat. Adakah salah satunya menjadi tradisi keluarga Anda?


Manfaat pemeriksaan Genetik pada Kanker Payudara

Payudara adalah salah satu kebanggan wanita. Sayangnya dalam kehidupan sehari-hari perhatian wanita terhadap payudaranya tidaklah sebesar perhatian para pria terhadapnya. Itulah yang menyebabkan banyak ditemui kasus-kasus kanker payudara yang sudah lanjut. Namun ada berita gembira bagi para wanita empunya payudara. Apakah itu?


Artikel yang dikliping dari Harian Kompas Minggu, 27 Februari hal. 24 menceritakan sang artis Christina Applegate yang selalu bersedih kala ditanya, apakah ia mau menyusui bayinya. Kesedihan ini tak lain dan tak bukan disebabkan karena ybs telah mengangkat 2 payudaranya (mastektomi bilateral). Hal itu (pengangkatan payudara yang belum kena kanker) tidak dilakukan  karena keinginan pasien semata (subjektif) melainkan telah didukung oleh pemeriksaan yang cukup high-tech yaitu pemeriksaan genetik. Terima kasih kepada teknologi kedokteran, saat ini para wanita (calon) penderita kanker menjadi sangat terbantu. Dengan pemeriksaan genetik akan diketahui apakah seseorang berisiko (ada mutasi gen BRCA1) untuk mengalami kanker payudara atau tidak. Jika risikonya besar, tentu saja dokter bedah akan mempertimbangkan untuk mengangkat saja payudara meskipun pada saat itu belum terkena kanker. Ini bertujuan agar sang empunya payudara tidak harus mengalami penderitaan (dioperasi & kemo) berkali-kali.

Bagaimana di Indonesia?

Video launching Ipad 2

Meskipun dikabar sedang menjalani perawatan  karena penyakit kanker pankreas , namun Steve Jobs tidak ingin ketinggalan dari peristiwa akbar di kancah pertabletan. CEO Apple Corp. tersebut pada Rabu 2 Maret 2011 tampil memukau pada Apple Media Event di San Fransisco AS. Maklum saja, meskipun masih memegang market share pertabletan di dunia hingga lebih 90%, namun saat ini Ipad dikelilingi oleh berbagai macam tablet. Oleh karenanya segala daya upaya harus dikeluarkan bisa mencapai yang terbaik (strive to be the best). Ipad2 mulai tersedia di pasar Amerika, sejak 11 Maret dan di beberapa negara pada 25 Maret 2011. Kabarnya di Indonesia baru tersedia setelah lebaran nanti atau sekitar awal September 2011. Wah jangan-jangan, launching Ipad2 di Indonesia berbarengan dengan launching Ipad3 (akhir tahun ini).

"Kami telah mempersiapkan produk ini dengan matang, dan saya tidak akan melewatkannya," kata Steve Jobs saat berada di depan para wartawan. Kemudian keluar berbagai pencapaian Ipad seperti:  15 juta ipad terjual dalam 9 bulan terakhir tahun 2011 dengan pemasukan 9,5 milyar dollar.


Silakan disaksikan video acara yang tidak hanya bisa ditinjau dari sisi teknologi namun dari sisi Public Relation dan betapa semangat orang-orang Apple mempersiapkan tidak hanya gadget melainkan acara peluncurannya.

Mudah-mudahan Mr Steve Jobs (yang tidak terlihat sakit saat itu), tetap bisa menjaga kesehatan. Saya bisa membayangkan, bagaimana serunya diskusi antara ybs dengan tim dokter yang merawatnya untuk bisa tampil pada acara ini.



UPDATE INFO: Enterobacter sakazakii

Jikalau bisa membayangkan isi kepala saya itu berisi kumpulan kata tag, maka kata-kata seperti: Enterobacter sakazakii, susu formula (sufor), IPB, Depkes, BPOM menjadi kata-kata yang cukup dominan saat ini. Size-nya mulai dari yang imut hingga ada yang sangat-sangat besar.
Bayangkan, sampai pkl 22.22 WIB, masih ada yang nge-BBM, "Dok, anak saya dua2nya skrg suka muntah, apa krn susu formulanya ya. Anak yg besar mnm **** (nama sufor, diedit), yg kcl **** (nama sufor yang lain, edited tentunya)".

Tidak hanya itu saja, di setiap kesempatan muncul pertanyaan-pertanyaan seputar hal tersebut, hingga ada permintaan ditulis donk mengenai hal ini di blog Dokter, agar kita bisa mengetahuinya tidak sepotong-potong.

Itulah yang mendorong saya untuk mencoba menulis isu ini, mudah-mudahan setelah membaca tulisan ini, kita semua bisa memandang persoalan dengan lebih proporsional. Tidak menjadi takut berlebihan. Sekiranya ada hal yang ingin ditambahkan atau dikoreksi, tentunya dengan senang hati saya akan menerimanya.

Hal yang paling indah dan menyejukkan saat ini, ternyata sudah ada jaminan dari pemerintah, baik itu Depkes maupun BPOM bahwa sejak tahun 2008, 2009, 2010 dan awal Februari 2011, berdasarkan pengambilan sampling yang dilakukan (dengan jumlah yang lebih banyak dari yang di-sampling oleh peneliti IPB) sudah tidak ditemukan lagi susu formula yang mengadung bakteri Enterobacter sakazakii tersebut. Jadi para orang tua bayi yang terpaksa menggunakan susu formula tidak perlu was-was lagi.

Masih kurang yakin dan penasaran?
Berikut disampaikan informasi yang dikompilasi dari berbagai pertanyaan dan jawaban yang sering saya terima (frequently asked questions) mengenai Enterobacter sakazakii.


The secret of why there are long-aged smokers

Winne Langley merayakan HUT ke-100
dg menyalakan rokoknya yang ke-170.000 batang
I eager to know, when I saw several grandparents who love to smoke but still in good health in old age. On the other hand, someone we know often exercise, suddenly had to be hospitalized due to heart disease even death. What causes smokers can have a long age?


Rahasia perokok bisa panjang usia akhirnya terkuak

Pertanyaan apa sebabnya ada perokok yang bisa berusia panjang sering menggelitik saya, saat menyaksikan ada kakek/nenek yang senang merokok tapi masih segar bugar di usia tuanya. Padahal kita tahu, tidak jarang, seseorang yang kita kenal rajin berolahraga, tiba-tiba terdengar sudah harus dirawat di rumah sakit karena penyakit jantung hingga kematian. Apa yang menyebabkan hal ini ( http://www.dailymail.co.uk/news/article-478075/100-year-old-celebrates-birthday-smoking-170-000th-cigarette.html ) bisa terjadi?

Sewaktu hal ini, saya posting di wall Facebook sederhana saya, beberapa respons yang muncul seperti:

  • Hanya ada di film kartun (Solikhah M.)
  • Takdir ^^ (Fransisca N.)
  • Hanya Tuhan yang tahun :D (Henny H.)
  • Menikmati hidup Dok :)
  • No urutnya belum dipanggil dok!! (Berlianty M.)

Will playbook lose its momentum?

Starting with Blackpad (now Playbook), until now tablets made by Research in Motion (RIM) hasn't launched to the Indonesia market. At first many are already excited by the presence of tablets from the Blackberry's manufacturer, while the tablet made by Samsung (Galaxy Tab) was launched in Indonesia. 


Tips bagi mereka yang ingin membeli tablet di Tahun Kelinci

Samsung Galaxy Tab (T-Mobile)Berawal dari nama Blackpad, hingga tulisan ini dibuat, ternyata Playbook, tablet besutan Research in Motion (RIM) belum juga  sampai ke pasaran. Awalnya banyak yang sudah antusias dengan kehadiran tablet dari produsen Blackberry tersebut, mengingat tablet buatan Samsung (Galaxy Tab) sudah launching dan mendapat sambutan hangat di tanah air. Antusiasme tersebut terlihat dari menguatkan saham RIM awal September 2010 yang lalu. Namun hingga kini, akhir Januari 2011, meskipun wujud Playbook telah hadir di Bali, ternyata penggemar tablet masih harus sabar menunggu. Tak pelak, ada pula yang sudah memboyong salah satu tablet yang sudah hadir seperti yang terlihat di bawah ini.


Want to live longer and healthy?

Anggota KOWAS sering berkumpul untuk sharing
Apparently not always live longer and healthy tips are torture and many restrictions. The film from BBC Horizon titled "How to Live to 101" and the book "The Status Syndrome: How Social Standing Affects Our Health and Longevity" by Dr. Michael Marmot, give information how the tips are more fun. Especially in Jakarta, organizations such as KOWAS could be one example.


Pengen hidup panjang, ber-gaul-lah!!


Kelihatannya ajakan seperti judul tulisan di atas hanya berlaku bagi orang-orang muda dalam mencari pasangan. Ternyata tidak demikian. Ini juga bisa diterapkan kepada mereka yang telah berusia 60 tahun ke atas yang masuk golongan lanjut usia  / lansia. Tulisan ini ditujukan bagi para lansia maupun Anda yang peduli terhadap orang tua / kakek / nenek Anda dan mengharapkan mereka bisa berusia panjang dan sehat. Ternyata tidak selalu usia panjang tersebut hanya bisa dicapai dengan gaya hidup yang terasa menyiksa, penuh peraturan, dll.