IdBlogNetwork

The secret of why there are long-aged smokers

Winne Langley merayakan HUT ke-100
dg menyalakan rokoknya yang ke-170.000 batang
I eager to know, when I saw several grandparents who love to smoke but still in good health in old age. On the other hand, someone we know often exercise, suddenly had to be hospitalized due to heart disease even death. What causes smokers can have a long age?


Rahasia perokok bisa panjang usia akhirnya terkuak

Pertanyaan apa sebabnya ada perokok yang bisa berusia panjang sering menggelitik saya, saat menyaksikan ada kakek/nenek yang senang merokok tapi masih segar bugar di usia tuanya. Padahal kita tahu, tidak jarang, seseorang yang kita kenal rajin berolahraga, tiba-tiba terdengar sudah harus dirawat di rumah sakit karena penyakit jantung hingga kematian. Apa yang menyebabkan hal ini ( http://www.dailymail.co.uk/news/article-478075/100-year-old-celebrates-birthday-smoking-170-000th-cigarette.html ) bisa terjadi?

Sewaktu hal ini, saya posting di wall Facebook sederhana saya, beberapa respons yang muncul seperti:

  • Hanya ada di film kartun (Solikhah M.)
  • Takdir ^^ (Fransisca N.)
  • Hanya Tuhan yang tahun :D (Henny H.)
  • Menikmati hidup Dok :)
  • No urutnya belum dipanggil dok!! (Berlianty M.)




Banyak terima kasih kepada sahabat-sahabat FB-ku yang telah merespons pertanyaan yang menggelitik tersebut. Mudah-mudahan informasi di bawah ini bisa menjadi salah satu jawabannya.

Teknologi kedokteran yang menguak hal ini
Seperti kita ketahui saat ini, teknologi kedokteran sudah sedemikian majunya. Riset membuktikan pada sebagian besar orang, rokok adalah racun, namun pada orang-orang tertentu (yang kita sebut kebal terhadap racun rokok), ternyata rokok tersebut tidak menimbulkan efek yang serius. Hal ini disebabkan mereka secara genetik berbeda dengan sebagian besar orang. Perbedaan genetik tersebutlah yang membuat mereka tahan terhadap racun-racun rokok.

Thanks to Ilmu Kedokteran, pelan-pelan yang tadinya dianggap misterius sekarang sudah mulai bisa diterangkan.

Banyak digunakan pada pengobatan kanker
Teknologi yang canggih tersebut (pemeriksaan gen), saat ini lebih banyak digunakan dalam bidang pengobatan kanker. Hal ini disebabkan begitu banyak problema kanker dan penanganannya yang berkaitan dengan genetik. Kita ketahui begitu kompleksnya proses terjadinya kanker (sampai saat  ini penyebab tepatnya belum terkuak sepenuhnya), sehingga jika dilakukan pengobatan tanpa didahului pemeriksaan gen terlebih dahulu (masih ada yang melakukannya karena belum memahami), angka kegagalan terapi bisa mencapai 60%.

Dengan pemeriksaan genetik pada beberapa jenis kanker (silakan berkonsultasi dengan dokter kanker Anda), angka kegagalan terapi bisa ditekan (beberapa sumber menyebut) hingga di bawah 5% saja. Tentu saja untuk memperoleh hasil yang maksimal, kita jangan lupa dukungan dari Yang Di Atas dan keluarga yang mencintai. Dengan pemeriksaan gen kanker terlebih dahulu, pasien (dan dokter) bisa terhindar dari kerugian bukan hanya uang, namun penderitaan pasien akibat terapi yang kurang cocok.

Demikian sedikit informasi mengenai pemeriksaan genetik untuk terapi kanker yang sering disebut orang dengan Personalized Therapy atau Personalized Medicine.

Mudah-mudahan informasi yang ringan ini bisa memberi manfaat yang besar bagi Anda dan orang yang Anda cintai.

Tidak ada komentar: