Benarkah makan cabai bisa menurunkan berat badan?

Mungkinkah mereka makan cabai jadi kurus?

Akhir-akhir ini sering didengung-dengungkan mengenai manfaat cabai sebagai salah satu makanan penurun berat badan. Terakhir seperti artikel yang bisa kita baca di detik.com.

Saya kutip keterangannya:
4. Cabai
Makanan pedas dapat membantu penurunan berat badan. Tubuh akan membakar lemak ketika Anda makan makanan pedas, karena tubuh menjadi panas dan makanan pedas seperti cabai merah mengendalikan nafsu makan, meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan juga menurunkan berat badan.

Secara logika memang masuk akal. Bukankah dengan meningkat metabolisme (yang dihasilkan dari panasnya cabai) berarti tubuh membutuhkan lebih banyak kalori dengan hasilnya akan membuat tubuh lebih kurus?

Talkshow Kesehatan Ginjal di Radio DFM103,4 Jakarta


Mencegah lebih baik dari mengobati. Apalagi kalau ini berhubungan dengan gangguan ginjal yang mana saat menderita membutuhkan biaya / waktu yang tidak sedikit. Seperti diketahui ginjal adalah organ yang sangat low profile. Gangguan sedikit dari ginjal belum akan menunjukkan gejala. Saat gangguan sudah parah barulah gejala itu muncul. Sayangnya pengetahuan akan hal di atas belum tersosialisasi dengan baik.

Untuk itulah Indonesian Kidney Care Club (IKCC)  sebagai organisasi nir laba merasa terpanggil untuk terus menerus mengsosialisasikan hal tersebut. Setiap bulan minimal 1 - 2 acara talkshow / temu pakar dilaksanakan IKCC di rumah-rumah sakit ataupun institusi lainnya.

Beberapa waktu yang lalu, IKCC diwawancarai oleh Radio DFM 103,4 Jakarta. Bagi yang kebetulan tidak sempat mendengarkan, talkshow kesehatan ginjal bersama IKCC di Radio DFM 103,4 Jakarta bisa mendownload file talkshow tersebut di: http://bit.ly/talkshowginjal .

Dalam talkshow ini dibahas mengenai: jenis-jenis penyakit ginjal dan bagaimana cara mendeteksi dini penyakit dari organ yang low profile tersebut.

Semoga bermanfaat dan mari kita jaga kesehatan ginjal kita.

World Kidney Day 2013: Sosialisasi Awam mengenai Kesehatan Ginjal IKCC

Suasana saat acara Sosialiasi dari IKCC

Menjaga kesehatan -termasuk kesehatan ginjal- adalah salah satu modal agar bisa hidup tua berkualitas. Untuk itulah Indonesian Kidney Care Club (IKCC), suatu organisasi nir laba yang berdiri sejak tahun 2004 merasa terpanggil untuk melakukan sosialisasi mengenai kesehatan ginjal kepada awam. Hal ini dilaksanakan juga dalam rangka ikut berpartisipasi pada perayaan Hari Ginjal Sedunia ( World Kidney Day ) 2013 yang selalu jatuh pada hari Kamis kedua bulan ketiga tepatnya 14 Maret 2013 (March 14th, 2013, WKD).

Berbekal undangan, berangkatlah kami para relawan IKCC (Maya, Lastri & saya) ke gedung LKMD Kecamatan Tebet. Kami disambut dengan ramah oleh Ibu Tri selaku penggerak Lansia & PKK daerah tersebut. Acara dimulai tepat pukul 10:00 pagi berupa kata-kata sambutan dari aparat pemerintah & tuan rumah. Tak ketinggalan para peserta diajak untuk menyanyikan Mars Lansia.

Tak lama kemudian kami pun diberi kesempatan untuk menjelaskan tips hidup sehat menjaga kesehatan ginjal. Namun sebelumnya, Lastri diberi kesempatan menjelaskan organisasi Indonesian Kidney Care Club sebagai perkenalan. Tak kurang dari 100 peserta (sebagian besar perempuan) dengan serius memperhatikan presentasi mengenai Kesehatan Ginjal yang diliput TVRI tersebut. Acara yang berlangsung hingga tengah hari tersebut diakhiri dengan pembagian door prices.

Komnas Lansia: Memaksimalkan Potensi Penduduk Lansia di Indonesia

Ketua II KOMNAS LANSIA, Bpk. H. Toni Hartono

"Mayoritas penduduk lansia (berusia sekurang-kuranganya 60 tahun) tinggal di pedesaan dengan kondisi sosial ekonomi yang masih memprihatinkan. Komitmen pemerintah dalam penanganan lansia cukup menggembirakan namun implementasinya masih memerlukan kesadaran dan kepedulian berbagai pihak yang terkait dengan penanganan lansia", demikian sambutan Ketua II Komnas Lansia  H. Toni Hartono pada Seminar Tentang Partisipasi Masyarakat dalam Meningkatkan Kesejahteraan Lansia yang diadakan di Hotel Acacia Jakarta, 20 November 2012.

2 topik penelitian yang dipresentasikan
Acara yang berlangsung setengah hari tersebut memaparkan 2 hasil penelitian yang dilakukan Pokja Komnas Lansia yaitu:

  1. Survei Partisipasi Masyarakat dalam Meningkatkan Kesejahteraan Lanjut Usia dan "Up-80"
  2. Peran Perguruan Tinggi dalam Meningkatkan Kesejahteraan Lanjut Usia melalui Silver College di 5 Propinsi: NTT, Malaku, SULUT, Bali & Kalteng

Disela-sela seminar, Ketua II Komnas Lansia, Toni Hartono manambahkan bahwa kita harus dapat berupaya menghadapi tantangan dan memaksimalkan kesempatan bagi penduduk lansia yang semakin meningkat jumlahnya yang akan menentukan apakah masyarakat akan memperoleh hasil positif dari umur panjangnya itu (longevity dividend).

Sinergi Ilmu Kedokteran Barat & Pengobatan Timur

Prof Amin Soebandrio saat membuka acara
Dunia Kedokteran sekarang sudah mulai mengakui bahwa manusia tidak hanya terdiri dari komponen sel semata (seperti asal muasal Ilmu Kedokteran dari Barat yang getol meneliti sel, jaringan dan organ), namun ada hal lain di luar sel (yang terus menerus diamati dan dicari penjelasannya yang “masuk akal” Ilmu Kedokteran) yang bisa mempengaruhi kesehatan seseorang.

Hal ini makin terungkap setelah para peneliti mulai mengembangkan terapi baru yang revolusioner seperti stem cell dan imunoterapi. Berbeda dengan pakem yang selama ini berkembang di dunia kedokteran, kedua terapi tersebut memang benar-benar mengandalkan kemampuan manusia sendiri untuk melawan berbagai jenis penyakit. Jadi pengobatan menggunakan sumber daya dari dalam manusia itu sendiri.

Vscan USG genggam berguna untuk menurunkan angka kematian Ibu Indonesia

Vscan USG genggam GE Healthcare
Layaknya menggenggam handphone, saat ini para dokter Indonesia sudah  bisa menggunakan Vscan untuk meneropong kesehatan kehamilan seorang calon ibu. Dengan gadget keluaran GE Healthcare tersebut, dokter bisa mengintip alam rahim seperti:

  • apakah terjadi salah letak ari-ari / placenta pada kandungan
  • apakah janin berada di dalam atau di luar kandungan
  • apakah air ketuban dalam kandungan masih mencukupi
  • dlsbnya.


(dalam demo saat launching, Vscan bisa juga digunakan untuk melihat organ dalam pasien seperti: liver/hati, jantung, dll.)

Sayangnya, seperti dijelaskan dokter Kebidanan & Kandungan RSPAD Gatot Soebroto Jakarta, Judi Endjun, perangkat hightech ini belum bisa mengeluarkan parameter seperti ukuran/lingkar janin (untuk mengetahui usia kehamilan) dan juga belum bisa menghitung denyut nadi janin. Di luar itu (termasuk gambar yang dihasilkan) tidak kalah dengan USG yang berukuran normal.

Seminar Stem Cell di bulan Oktober 2012


Akhir-akhir ini cukup sering kita mendengar iklan/informasi penggunaan Stem Cell. Baik itu pada penyakit-penyakit yang sukar diobati (jantung, osteoartritis, diabetes, dll.), maupun di bidang yang lebih menarik minat masyarakat seperti kedokteran anti aging / rejuvenation / regeneration (peremajaan kulit, pembentukan payudara, dll.)Sayangnya banjir informasi dari tempat yang menyediakan treatment stem cell tersebut, tidak diiringi dengan pengetahuan masyarakat yang baik dan benar mengenai apa itu stem cell (atau sel punca, dalam bahasa Indonesia), serta manfaatnya. Informasi yang baik dan benar sangatlah penting, agar kita semua bisa terhindar dari pemanfaatan metoda penyembuhan yang belum tentu benar, hasil rekayasa/"pencitraan" penjualnya. Seperti tagline blog ini "Pasien Cerdas, Dokter Senang".

Mencermati dan peduli hal tersebut, Perhimpunan Dokter seminat Rekayasa Jaringan dan Terapi Sel (REJASELINDO) sebagai salah satu organisasi Dokter Seminat di bawah PB IDI bersama-sama dengan Asosiasi Sel Punca Indonesia (ASPI), organisasi peneliti Sel Punca yang bernaung di bawah Kemenristek RI akan menyelenggarakan Seminar Stem Cell untuk peneliti, pelaku/praktisi/dokter dan masyarakat profesional lainnya yang berminat untuk mengetahui lebih lanjut mengenai hal ini.

Keuntungan yang bisa diperoleh
Bagi peserta, bisa memperoleh informasi terkini mengenai Stem Cell dari dalam dan luar negeri. Dari luar negeri, Prof. DR. Dr. Ola Winqvist dari Swedia akan menjelaskan mengenai Stem Cell dan Immunotherapy, sedangkan dari dalam negeri praktisi Sel Punca Prof DR. Dr. Teguh Santoso, Sp.PD-KKV, FACC akan menjelaskan mengenai Pemanfaatan Sel Punca untuk Penyakit Jantung yang diikuti oleh teman sejawatnya dari Surabaya, DR. Dr. Ferdiansyah Sp.OT(K) yang akan menjelaskan mengenai pengalamannya dalam bidang Kedokteran Regeneratif terutama dalam bidang tulang (Ortopedi & Traumatologi).

Untuk peserta Dokter (anggota IDI) ada keuntungan lain
Tak kalah dengan pembicara ahli lainnya, DR Dr Tri Wahyu Murni, Sp.BTKV, MH Kes selaku Ketua Umum REJASELINDO akan menjelaskan mengenai Tantangan Dokter Indonesia dalam Peng-aplikasian Sel Punca di tempat praktek masing-masing. Suatu tema yang sangat menarik bagi para dokter Indonesia yang sudah tidak sabar menjalankan praktek Stem Cell.

Selain memperoleh bisa memperoleh discount (dengan mendaftar menjadi anggota REJASELINDO), setiap peserta akan memperoleh jumlah SKP yang lumayan, yaitu 6 SKP.

Rahasia Awet Muda

Di sela2 acara, mereka motret :)

Belum lama ini saya didatangi tim jurnalis dari Okezone. Diskusi cukup hangat mengenai Anti Aging atau Awet Muda berlangsung dengan cair di Klinik kami. Berikut salah satu laporannya yang mudah-mudahan bermanfaat bagi pembaca. Ditulis dari pandangan seorang jurnalis.

TAHUKAH Anda bahwa ternyata kita memiliki dua umur yang berbeda? Ya, kita punya umur yang disebut umur kronologis dan umur biologis. Salah satunya dapat kita buat lebih muda dan sehat.

Mungkin sebagian dari Anda belum tahu betul apa itu umur kronologis dan umur biologis. Umur kronologis adalah umur yang biasa ada di KTP kita, umur yang tidak bisa diubah ketentuannya. Sementara umur biologis adalah umur dari organ-organ yang ada di dalam tubuh kita, dan dapat berusia lebih muda atau lebih tua dari umur kronologis kita.

Current Clinical Practice Guidelines 2012



Komunitas Medik Katolik Wilayah Keuskupan Agung Jakarta (KMKI-KAJ) akan menyelenggarakan Seminar Ilmiah untuk para dokter dengan tema “CURRENT CLINICAL PRACTICE GUIDELINES 2012”. Acara akan diadakan di  Gedung Pertemuan Lt 6 RSPAD Gatot Subroto - Jakarta, pada Sabtu & Minggu, 22 - 23 September 2012.

Acara ini berakreditasi IDI untuk: Peserta 7, Pembicara 6, Moderator 2 & Panitia 1 (jumlah SKP masih akan bertambah sehubungan dengan adanya penambahan topik).


Biaya Investasi
  • Rp 200.000 sampai tanggal 31 Agustus.
  • Rp.300.000 untuk tanggal 1 hingga 23 September 2012 dan  On Site Registration
  • Khusus  mahasiswa 50 % dan membawa Kartu Mahasiswa saat Re Registrasi
  • Pendaftaran 1 grup terdiri dari  10 peserta, mendapat bonus 1 pendaftaran gratis

Rekening KMKI-KAJ di BCA KCP Kelapa Gading
No : 0651633566
a/n : drg Veronica Tinnya Zen (Bendahara KMKI-KAJ)

Informasi & formulir pendaftaran bisa menghubungi:
- Humas Panitia Seminar CCPG 2012 dr Halim Wibisono,MPH 08159166745,
- Sekretaris CCPG 2012                       : dr Liwina Tasman           0816704013



Daftar Program

7 cara alami sehatkan Ginjal


Gangguan pada ginjal seringkali terabaikan karena gejala awalnya sangat samar. Dengan menerapkan gaya hidup yang sehat, kita bisa menjaga kondisi dan fungsi ginjal agar tetap optimal. Berikut disampaikan 7 cara alami sehatkan ginjal seperti yang dikutip dari Majalah Prevention Indonesia, edisi Agustus 2012 hal. 28 - 32.

Pada akhir tulisan, ada gambar yang bisa dicocokkan dengan warna urine kita, apakah kita sudah cukup cukup minum air atau belum.

Tips 1:
Minum Banyak Air Putih

Tips 2:
Batasi Konsumsi Sodium / Natrium

Tips 3:
Perbanyak makan sayur dan buah-buahan

Tips 4:
Hindari jajan sembarangan

Tips 5:
Stop atau batasi minuman beralkohol

Tips 6:
Hati-hati dengan konsumsi jamu, obat herba dan vitamin

Tips 7:
Perhatikan penggunaan Kosmetik

Artikel lainnya dalam Majalah Prevention Indonesia, bisa diakses di: http://bit.ly/PfAJNa

Majalah Prevention Indonesia
Majalah Prevention Indonesia tersedia di toko-toko buku maupun lapak-lapak di kota Anda.
Jika ada kesulitan memperoleh majalah ini, bisa

1.  Isi formulir berlangganan di http://bit.ly/subscribeprevention
     Berlangganan Majalah Prevention Indonesia sekarang dan
     dapatkan diskon serta berbagai hadiah menarik.

2. Kontak bagian  Subscription Majalah Prevention Indonesia:
    Phone: 021-5306263 (hunting)
    Facs.: 021-53699096
    email: subscribe@cc.kompasgramedia.com

Semoga bermanfaat.

Yuk rayakan kemerdekaan RI di Google.co.id


Peringatan Hari Kemerdekaan ke-67 Republik Indonesia tahun ini tidaklah seramai tahun-tahun sebelumnya. Penulis tidak melihat ada orang yang menjual batang pohon pinang. Begitu pula dekorasi di jalanan /gang-gang, hanyalah sebatas bendera merah putih dan umbul-umbul saja. Wajar saja, karena selain sebagian besar penduduk Indonesia sedang menjalankan Ibadah Puasa, tanggal 17 Agustus 2012 bertempatan dengan liburan menjelang masa lebaran. Saat di mana sebagian besar dari kita sudah mulai melakukan perjalanan mudik.

Namun bagi mereka yang ingin merayakan peringatan HUT Kemerdekaan RI jangan berputus asa. Google.co.id mengundang kita semua untuk ikut lomba makan kerupuk, lari karung, dll.

Ditemukan Test Bakat Korupsi


Sebagian besar dari kita pasti sudah pernah melakukan test psikologi. Entah itu saat masuk sekolah, pemilihan jurusan hingga mengetahui minat dan bakat kita.

Namun test yang dibuat oleh seorang Doktor Neuroscience, Health and Spiritual dan Ahli Anatomi ini berbeda dengan test-test yang umumnya kita kenal. Bisa dikatakan test ini merupakan yang pertama di dunia.

Test untuk mengetahui apakah seseorang memiliki bakat koruptor atau tidak. 

Ya, Anda tidak salah membacanya. Test ini lahir dari Dr Taufiq Pasiak, dr., M.Pd., M.Kes, dokter lulusan FK Unsrat Manado yang melanjutkan studi-nya di UIN Kalijaga, Yogyakarta. Sebuah test yang bahkan tidak banyak orang yang pernah memikirkannya. Apalagi di negara lain yang belum tentu jumlah koruptornya sebanyak di Indonesia. Agak susah tentu untuk memvalidasinya. :)

Dalam launching buku terbitan Mizan yang berjudul "Tuhan Dalam Otak Manusia", Taufik mengatakan bahwa saat ini masyarakat di Indonesia, banyak orang yang melakukan aktifitas spiritual hanya sebatas simbolik belaka. Lebih mengejutkan lagi pernyataan dari Wakil Ketua KPK Dr. M. Busyro Muqoddas, S.H., M.Hum, yang turut membahas buku ini saat launching. Dari pengalaman Busyro Muqqoddas, bahkan sang koruptur -yang sudah disumpah saat menjabat- melakukan korupsi dengan menggunakan ayat-ayat dari kitab suci yang diyakininya. Artinya meskipun mereka terlihat sangat beragama, namun belum ada Tuhan dalam otak mereka.

Indonesia Spiritual Health Assesment
Lewat penelitiannya yang mendalam selama 10 tahun, Taufik akhirnya mengeluarkan sebuah test yang diberi nama Indonesia Spritual Health Assesment (ISHA). Penelitian ini tidak hanya terpaku pada aspek psikologis semata, melainkan juga aspek sosial & anatomis yang memang menjadi makanan sehari-hari Taufik.

Tips agar Lansia tidak Pelupa


"Duh, otak saya (maksudnya kemampuan mengingat, red) sudah lemah saat ini. Lihat aja, saya sudah tidak mampu mengingat nama Direktur Perusahaan A", begitu sering penulis dengar dari pria berusia 80-an tahun. Memang bagi mereka yang masuk usia lansia (60 tahun ke atas) dianggap sudah lazim daya ingat akan mulai menurun. Namun menurut Mr Brain Indonesia dalam salah satu acara di TV, pernyataan berkali-kali bahwa daya memori kita sudah menurun, akan lebih mempercepat turunnya daya ingat tersebut. Masuk akal juga. Sesuatu hal yang diucapkan berkali-kali adalah semacam konfirmasi yang makin hari kita akan semakin yakin dengan ucapan kita tersebut.

Solusinya?

Sukses melakukan e-government tapi tersangkut kasus korupsi dan ditahan


I Gede Winasa
Tertarik dengan promosi sahabat penulis, akhirnya saat yang dinantikan pun tiba. Kebetulan ada waktu untuk nongkrong di depan TV, Senin 24 Juli sekitar pkl 3 sore, penulis mencoba menyaksikan acara Radar TV. Saat itu sedang ditayangkan film dokumenter buatan tahun 2010 dari KBN Antara mengenai kesuksesan Kabupaten Jembrana di Bali melakukan e-government. 

Nama Jembrana sebenarnya sudah sering penulis dengar karena (1) kesuksesan menerapkan Asuransi Kesehatan / Pengobatan Gratis dan (2) melakukan komputerisasi pemerintahan (e-government). Saking suksesnya, Kabupaten yang dipimpin oleh seorang dokter gigi ini, bisa memperoleh berbagai penghargaan termasuk rekor MURI, padahal dari sisi pendapatan, kabupaten ini menempati ranking kedua termiskin di Propinsi Bali.

Google Ogah Dijuluki Maling


Pastilah kita semua sudah mengetahui bagaimana kecanggihan Om Google dalam hal pemetaan. Hampir seluruh daerah di dunia, sudah masuk dalam map google. Dengan mudah kita bisa mencari alamat via Google. Contohnya, silakan ketik (tanpa tanda kutip) ” Klinik L’Melia ” pada http://maps.google.co.id/.
Otomatis Paman Google akan menunjukkan kita kepada salah satu Klinik Kecantikan yang berlokasi di Jakarta Pusat. Kalau masih kesulitan juga menemukan jalan ke klinik khusus wanita tersebut, kita bisa klik “Petunjuk Arah” pada Google Map tersebut.

Meskipun bisa disebut menguasai jalan-jalan (tidak hanya di Indonesia) bahkan di seluruh dunia, namun rupanya paman kita yang satu ini tidak senang kalau diberi julukan “Maling”.
Tidak percaya? Coba kita cek.

Caranya begini:
Agan2, bisa langsung menuju TKP http://translate.google.com

Pilih From: English to: Indonesia

Masukan (tanpa tanda kutip tentunya) kata-kata:
Situ Maling

Apakah bahasa Indonesianya?
Tidak lama kemudian Om Google akan menjawab (tanpa tanda kutip juga) “situ yang maling



Terbukti sudah Om Google tidak senang disebut maling, malah balik menuduh kita yang maling.

Omong-omong kita maling apa-an ya Om?

Catatan: kejadian ini hanya bisa disaksikan menggunakan PC / Laptop / Notebook. Kalau menggunakan tablet, tidak bisa.

Seminar Sehari Anti Aging Medicine Indonesia


Perhimpunan Dokter Wellness, Anti Aging, Aesthetics dan Regeneratif Indonesia (PERDAWERI), untuk pertama kalinya mengadakan acara ilmiah One Day Seminar dengan nama i-AWARM (Indonesia Anti Aging, Wellness, Aesthetics and Regenerative Medicine). Tema yang diangkat pada acara yang akan diadakan tanggal 8 Juli 2012 ini adalah Current Practical Medicine in Anti Aging, Wellness & Aesthetics. Beberapa topik yang dibawakan oleh pakar anti aging dan estetik Indonesia seperti: Pencegahan Metabolik Sindrom, Kesehatan Lingkungan dan Toksin, Kedokteran Estetik, dll.

Klik Gambar untuk detil acara/pembicara


Konfirmasi partisipasi dapat disampaikan melalui:
Sekretariat Panitia i-AWARM
Departemen Ilmu Gizi FKUI lt. 3
Jl. Salemba Raya no. 6
Jakarta Pusat

Telp./facs: 021-3142889
Tuti: 021-46236900
Iyek: 08561938327




Seminar Farmasi mengenai e-Health, Sabtu 30 Juni 2012


Sudah kangen ingin diskusi / sharing mengenai e-health / Informatika Kesehatan / Kedokteran?

Jangan lewatkan acara Seminar Farmasi yang mengambil topik "Perkembangan e-Health dalam Dunia Kefarmasian untuk Mendukung Keselamatan Pasien". Acara yang digelar Seker XXI ISTN ini, menghadirkan Keynote Speaker Dra Maura Linda Sitanggang Ph.D, Dirjen Bina Kefarmasia dan Alat Kesehatan Kemenkes RI dengan pembicara lain seperti:

a. Dr Erik Tapan, MHA
   International Medical Informatics Association (IMIA) &
   Perhimpunan Informatika Kesehatan Indonesia (PIKIN)

b. Ir Saiful Hidayat, MT
   Director of e-Health Project Indonesia

c. Drs. M. Dani Pratomo, MM., Apt
    Ketua IAI (Ikatan Apoteker Indonesia)

d. Reri Indriani, Apt., M.Si
    BPOM RI

e. Dra. Yulia Trisna, M.Pharm, Apt.
    Kepala Instalasi Farmasi RSCM

Fwd: Menjadi Pasien Cerdas, Bisa kan?


Menjadi pasien cerdas sudah menjadi keharusan. Perkembangan pesat teknologi informasi, khususnya internet membantu masyarakat untuk mencari informasi mengenai berbagai jenis penyakit dan mendiskusikannya dengan dokter.

Jika suatu ketika Anda sakit, penting untuk mencari tahu tentang penyakit tesebut di internet, mengetahu gejala hingga opsi pengobatan yang bisa dilakukan.

Mungkin Anda pernah mengalami penyakit yang sama, berobat ke dokter berbeda, dan menerima resep yang berbeda pula, baik dalam jumlah maupun jenis. Untuk kasus ini, sebaiknya Anda bertanya mengapa bisa seperti itu.

“Jangan segan bertanya kepada dokter, karena dokter yang baik semestinya dengan senang hati mendiskusikan penyakit dan pengobatannya dengan pasien. Hubungan dokter-pasien harus dilandasi kepercayaan,” kata  Ketua Sub Komite Marketing Practices IPMG (International Pharmaceutical Manufacturer Group) Gilbert Julien pada media edukasi yang digagas Sanofi-Aventis Indonesia di Jakarta, Selasa (23/11).

Fwd: Pasien Cerdas, Dokter pun Rajin


Effendi Rasyid, 42 tahun, sibuk membuka beberapa situs kesehatan luar dan dalam negeri, sebelum memeriksakan diri atau keluarganya ke dokter. “Untuk bekal dan mengurangi rasa curiga terhadap dokter,” katanya. Karena itu, ketika berada di ruang praktek dokter, Effendi bisa leluasa menanyakan pengobatan terbaik. “Selama ini, yang saya temui, dokter yang saling mengerti.”

Internet memang telah mengubah pola hubungan dokter dan pasien. Dalam survei kesehatan yang diadakan Unit Riset dan Pengabdian Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia dengan Konsultan Informasi IndoPacific Edelman, terungkap bahwa pasien sekarang lebih kritis dan memakan waktu lebih lama manakala bertemu dengan dokter. “Ini positif, sekaligus mengingatkan dokter agar lebih update terhadap penemuan pengobatan teranyar,” kata Ketua Ikatan Dokter Indonesia, Prijo Sidipratomo, kepada Tempo, Rabu pekan lalu.

Fwd: Menjadi Pasien Cerdas


www.femina.co.id
Sering kali, ketika berhadapan dengan dokter, kita jadi pasien pasrah. Begitu juga, ketika anak kita yang sakit. Mau dikasih obat apa, iya saja, deh. Berapa pun harganya, demi sehat, rela membayar. Pemikirannya, dokter pasti tahu yang terbaik buat kita ataupun anak kita.

Tapi, masa, sih, pasrah saja diberi obat yang tidak perlu? Kita sebenarnya punya bargaining power ketika berhadapan dengan dokter.
Ikuti beberapa tip berikut ini:

Fwd: Jadi Pasien Cerdas dengan Membaca Label Obat


Jadi Pasien Cerdas dengan Membaca Label Obat - Minum obat tentu tujuannya untuk mendapat kesembuhan penyakit. Tetapi kebanyakan pasien malas membaca label dengan teliti. Padahal, salah membaca label bisa berdampak pada keracunan obat dan berbuah komplikasi penyakit. Label yang terdapat dalam kemasan obat memang dicetak dalam huruf kecil-kecil, tetapi sesungguhnya di dalam kertas tersebut selain berisi keterangan tentang tanggal kadaluarsa dan dosis yang dianjurkan, ditulis pula kandungan obat dan hal-hal yang sebaiknya diketahui pasien saat mengonsumsi obat, misalnya tidak boleh mengonsumsi alkohol atau kontradiksi dengan obat lain

Sebelum mengonsumsi obat, ada beberapa hal yang perlu diketahui oleh setiap pasien. Carilah informasi seputar obat yang akan dikonsumsi pada dokter atau apoteker, tanyakan apa saja fungsi obat dan efek sampingnya. Sampaikan pula jika Anda memiliki alergi obat atau penyakit tertentu. Jangan segan untuk bertanya jika Anda kurang mengerti tentang aturan pakai obat, tanyakan pula adakah makanan atau obat lain yang harus dihindari selama mengonsumsi obat. Yang tak kalah penting adalah mencocokkan obat dengan resep dokter. Jika Anda merasa harga obat yang diberikan terlalu mahal, jangan ragu untuk meminta dokter meresepkan obat generik.

Ada beberapa obat yang tidak bisa dikombinasikan dengan makanan tertentu. Berikut adalah makanan yang harus dihindari saat mengonsumsi obat :

Seminar & Workshop Ketrampilan Pengendalian TB Paru di Tempat Kerja, 11 SKP IDI

TB is a workplace issue too! It should be well managed!

It might be usefull for you or your friends

Banyak laporan bahwa TB juga sering ditularkan antar teman sekerja.

Bagi perusahaan, TB paru menurunkan produktivitas penderita dan teman sekerjanya, juga menambah biaya pengobatan pekerja dan anggota keluarganya. Namun dengan penatalaksanaan  yang efektif, pekerja dapat kembali bekerja setelah dua atau empat minggu tanpa berisiko menularkan kepada rekan kerjanya.

Program pengendalian TB di tempat kerja sangat strategis, karena pekerja dapat hadir berobat dan diedukasi secara rutin. Kompetensi dokter yang bekerja di perusahaan atau sebagai provider di ranah publik (Dokter Kesehatan Kerja) dalam pengendalian TB sangat dituntut. Di samping itu ketrampilan penatalaksanaan TB oleh dokter yang berkompeten dapat mencegah timbulnya kasus TB yang resisten terhadap berbagai obat (mixed drug resistensi/MDR).


Update pembagian Penyakit Gangguan Ginjal


Berbeda dengan pembagian / klasifikasi beberapa waktu yang lalu, saat ini penyebab gangguan ginjal (kronik) hanya dibagi atas 3 bagian saja: (1) yang disebabkan oleh penyakit kencing manis, (2) non DM dan (3) pasca transplantasi.

Hal ini disampaikan Rully MA Roesli saat memberi presentasi di Aula RS Meilia Cibubur, Sabtu 9 Juni 2012 yang lalu. Bertajuk "Pengelolaan Gagal Ginjal", Guru Besar Penyakit Dalam FK Unpad Bandung tersebut menjelaskan kepada para dokter umum, perawat dan undangan lainnya seputar Gangguan Ginjal Akut dan Kronis.

Ternyata sama dengan perjalanan Gangguan Ginjal Kronis, pembagian Gangguan Ginjal Akut pun ada progressnya, sebelum sampai pada Gagal Ginjal Akut. Hendaknya para dokter / nakes mengawasi / waspada terhadap pasien yang mengalami gangguan ginjal akut sejak dari awal, pesan Rully. Sangat penting memantau output urine yang keluar selain TNRS (tensi, nadi, pernapasan dan suhu tubuh) pasien-pasien yang dirawat karena dehidrasi, sepsi dan pasca operasi.

Layanan memuaskan PT Telkom Indonesia


Sangat tidak adil rasanya jika setiap kali menerima layanan yang mengecewakan kita mengeluh di berbagai media, namun saat menerima pelayanan yang lebih dan puas, kita berdiam diri. Apalagi diera multi & social media seperti saat ini. Sangatlah mudah kita menulis (dan dibaca) apapun pemikiran kita.

Sehubungan dengan hal di atas, saya ingin membagi kisah mengenai Layanan Memuaskan dari PT Telkom Indonesia, khususnya cabang Jakarta Pusat. Kisah dimulai saat saya ingin berlangganan telpon rumah (021-xxxxxx). Berbeda dengan pemahaman saya, ternyata prosesnya berlangganannya sangatlah mudah dan cepat.

Jam 10 pagi, saya sudah berada di kantor telpon di Kebon Sirih Jakpus. Pelayanan yang ramah saya terima mulai dari customer service-nya. Tidak lama kemudian, pada jam 12 siang, petugas Telkom sudah datang untuk memasang jaringannya. Bedanya (dengan pemahaman saya yang masih jadul), ternyata hanya jaringan yang dipasang, pesawatnya dibeli secara terpisah.

Apa itu MiniWorkshopSeries (MWS)


Anthony Dio Martin - MiniWorkshopSeries (MWS)
Training adalah suatu metode yang tidak bisa dipandang sebelah mata, terutama oleh perusahaan/organisasi di Indonesia. Adalah lumrah saat kita masih mejadi newcomer (karyawan baru), akan ada banyak training untuk kita. Begitu banyak materi yang perlu kita dalami saat itu. Sayangnya, setelah masa "karyawan baru" terlewat, seperti yang disampaikan oleh Bpk Anthony Dio Martin, hanya sekitar 25% karyawan yang bisa mencicipi training. Tujuh puluh lima persen sisanya, ketemu saat acara Ulang Tahun perusahaan atau piknik bersama.

Namun menjadi perusahaan/organisasi yang training minded juga bisa menjadi masalah tersendiri.  Berapa banyak modul training yang harus disiapkan dan seberapa cepat modul tersebut disiapkan. Sebagai contoh -lanjut pria yang sering disapa ADM- sewaktu masih bekerja di perusahaan, ia pernah membuat modul training yang membutuhkan waktu penyelesaian modul tersebut hingga setahun. Itulah sebabnya tidak banyak perusahaan yang berhasil melakukannya.

Quo Vadis Iklan Klinik Alternatif


Berbincang dg Bpk Surya Paloh di kantor Nasdem

Maraknya iklan-iklan kesehatan/pengobatan di media massa menjadi kepedulian sebagian anggota masyarakat. Mereka berkumpul dalam satu forum diskusi yang dilaksanakan di Gedung (ormas) Nasional Demokrat beberapa waktu yang lalu.

Selesai acara, beberapa peserta berkesempatan bertemu dengan Bpk Surya Paloh. "Belum ada peraturan yang mengikat hal ini, adanya baru sebatas etika di bidang periklanan", jelas dr Kartono Mohamad saat bertemu dengan pria yang  memiliki ciri khas brewok tersebut.

"Contohnya disebutkan bahwa dalam beriklan, tidak boleh bohong. Hal ini diakali dengan mengetengahkan testimoni dari para pasien klinik tersebut. Mana bisa kanker, gagal ginjal ataupun diabetes bisa sembuh total?" ujar dokter mantan Ketua PB IDI tersebut.

Gathering XVII KOWAS: Bincang dengan Dahlan Iskan


Dahlan Iskan di depan Anggota KOWAS

Sebenarnya rencana pertemuan dengan Pak Dahlan Iskan sudah sejak lama. Saat beliau masih menjabat sebagai Direktur PLN. Namun baru Sabtu, 28 April yang baru lalu kesampaian. Lokasinya di Gedung Kemeneg BUMN di Jl Merdeka Selatan Silang Monas Jakarta.

Tak kurang 150 undangan memenuhi lantai 21 eks  gedung Garuda tersebut. Acara dimulai dengan Senam bersama yang dipimpin oleh Ibu Yanti yang kemudian dilanjutkan (sambil praktek) informasi mengenai Mudra Finger Exercise For Health. Tidak disangka ternyata gerakan jari jemari kita bisa meredakan beberapa penyakit. Sangat penting bagi mereka yang telah senior untuk mengurangi ketergantungan terhadap obat-obat farmasi.

Puncak acara yang ditunggu-tunggu bersama adalah kehadiran Bpk Dahlan Iskan.

PIT I IDI Cabang Kota Depok


PIT I IDI DEPOK, 2 - 4 Maret 2012
Bertempat di Balairung Universitas Indonesia Depok - Jawa Barat, mulai tanggal 2 hingga 4 Maret yang baru lalu telah diadakan Pertemuan Ilmiah Tahunan yang pertama yang diselenggarakan oleh IDI Cabang Kota Depok.

"Ke depan Dokter Umum adalah ujung tombak pelayanan kesehatan di Indonesia, saat di mana SJSN (Sistem Jaminan Sosial Nasional) diterapkan." demikian dijelaskan Sekjen PB IDI Dr Slamet Budiarto, SH, MHKes di sela-sela acara PIT yang mengangkat tema "Meningkatkan Pelayanan Kesehatan Primer yang Berkualitas"

"Sudah merupakan kewajiban dari IDI Cabang Depok untuk terus meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan profesi para anggotanya, antara lain dengan menyelenggarakan PIT yang bernilai SKP besar ini. Diharapkan selain bisa memperoleh pemahaman menyeluruh dari topik-topik yang dibahas dalam PIT kali ini, para dokter bisa mengurangi usaha pencarian SKP dari acara seminar lain yang dilaksanakan oleh perhimpunan spesialis." nasehat Ketua IDI Cabang Kota Depok, Dr H. Fakhrurrozi.

Dari panitia pelaksana Bpk Luthfan, diperoleh informasi bahwa acara kali ini terbilang cukup sukses dengan dihadiri lebih dari 600 dokter anggota IDI kota Depok. Pelaksanaan acaranyapun berdasarkan pengamatan saya berjalan cukup baik, antara lain terwakili dari tertibnya para peserta pada acara lunch dan kehadiran lebih dari separuh peserta pada akhir acara. Selamat untuk panitia pelaksana dan para dokter IDI Cabang Kota Depok.

Berikut salah dua laporan langsung menggunakan Twitter. Laporan lainnya menyusul.

Terapi alternatif / suplemen untuk Penyakit Ginjal


Setiap kali kontrol ke dokter, Pak Gayus (bukan nama sebenarnya karena ini cerita rekayasa) bersyukur sekaligus sedih. Memang benar, kondisi penyakitnya (Gagal Ginjal Kronik), tidak cepat bertambah buruk, namun pelan tapi pasti memburuk terus. Angka Kreatinin dan Uream seakan-akan tak berhenti untuk meningkat. Putus asa dan berserah pada nasib (pendapat medis mengatakan bahwa penyakit ginjal adalah penyakit yang tidak bisa sembuh, hanya bisa diperlambat perjalanan penyakitnya) bukanlah sifat Pak Gayus. Ini masalah hidup atau mati Bung. Masa' tidak ada jalan lain untuk kembali sehat, gumam Pak Gayus.

Tertarik dengan tawaran obat tradisional Cina (TCM), Pak Gayus kemudian diam-diam mengkonsumsi obat TCM tersebut. Namun untuk lebih meyakinkan dirinya (siapa tahu ada rekan senasib yang mengalami hal yang sama), Pak Gayus memberanikan diri mengirim email seperti di bawah ini ke milis Ginjal yang dimoderatori oleh Erik Tapan, Health Consultant. Pada akhir tulisan ini ada link ke informasi dari MSN Health mengenai Suplemen yang harus dihindari para pria serta Manfaat Vitamin.

Rapat Paripurna terakhir Pengurus KOMNAS LANSIA 2008 - 2011


Gbr 1. KOMNAS LANSIA periode 2008 - 2011

Salah satu badan yang mengurus lansia adalah Komisi Nasional Lanjut Usia. KOMNAS LANSIA dibentuk berdasarkan Keputusan Presiden no 52 tahun 2004. Fungsi Komnas Lansia adalah wadah koordinasi antara pemerintah dan masyarakat yang bersifat non struktural dan independen. Adapun tugasnya antara lain, membantu Presiden dalam mengkoordinasi upaya peningkatan kesejahteraan sosial Lansia serta memberikan saran dan pertimbangan kepada Presiden dalam penyusunan kebijakan upaya peningkatan kesejahteraan sosial Lansia.

Gbr 2. Diskusi serius dg Ketua Komnas Lansia yg baru :)
Setiap bulan selama dua periode (2004 - '07 & 2008 - '11), di bawah pimpinan Dra Inten Suweno (Gbr 1. duduk, kedua dari sebelah kiri), para anggota selalu mengadakan pertemuan dalam bentuk Rapat Paripurna. Setelah dua periode, sesuai dengan AD/ART yang dimiliki, demi regenerasi organisasi, para pengurus lama perlu menyerahkan tongkat kepemimpinan kepada pihak lain. Artinya tidak boleh menjabat untuk periode yang ketiga kalinya. Kemarin (13/02/12) untuk terakhir kalinya para anggota Komnas Lansia periode 2008 - 2011 berkumpul seperti yang dilihat pada potret di artikel ini. Banyak selamat kami ucapkan kepada pengurus Komnas Lansia periode 2012 - 2015 di bawah pimpinan Bpk H. Toni Hartono (Gbr 1. duduk, kedua dari sebelah kanan).


Pentingnya memperhatikan kualitas hidup lansia


Lansia Produktif

Apa yang terbayang di pikiran kita saat mendengar kata "lansia" atau "usila". Riset berdasarkan kuisioner yang dilakukan oleh Prof Tribudi dari Centre of Aging Study Universitas Indonesia (CAS-UI) sangat menarik. Sebagian besar pengisi kuisioner yang berasal dari mahasiswa/i Indonesia menyatakan bahwa kata "lansia" itu dihubungkan dengan lambat/lelet, pelupa, bau minyak angin, sakit-sakitan, mata kabur, pendengaran berkurang. Satu hal yang positif dari jawaban yang masuk adalah "orang yang bisa dimintai tolong untuk menjaga anak saat orang tuanya sedang sibuk".

Bandingkan dengan jawaban (berdasarkan kuisioner yang sama) yang diperoleh saat beliau menjadi pengajar tamu pada salah satu universitas di Beijing China. Sebagian besar mahasiswa/i di sana menghubungkan kata "lansia" dengan hal yang lebih positif, seperti: berwibawa, memiliki pengetahuan lebih (tempat berkonsultasi), dlsbnya.

Pengalaman Notebook dengan Kursor yang loncat-loncat


Kejadian seperti yang bisa kita baca di Yahoo! Answer ini,  pernah saya alami. Sungguh sangat menyebalkan. Setiap kali menulis, kursornya bisa pindah ke tempat lain. Akibatnya, saya mesti rajin menghapus dan menulis kembali kalimat yang biasanya sudah terlanjur panjang ditulisnya. Paling parah kalau hal tersebut terjadi saat penulisan password. Yang pasti harus sering menulis kembali, karena saya tidak bisa melihat kesalahan penulisan (umumnya yang muncul saat menulis password, hanyalah bintang dan bintang (**)). Bisa kita tebak apa yang akan terjadi. Pada beberapa kasus, account saya terblokir karena dianggap tidak bisa menulis password dengan baik. Baca terus untuk temukan solusinya. Selain di komputer COMPAQ, ternyata hal ini terjadi juga di MAC, seperti yang bisa kita baca di Forum MAC Indonesia. Mudah-mudahan bermanfaat bagi yang mengalaminya.


LK Manajemen Pencegahan Penurunan Pendengaran akibat Bising di Tempat Kerja


LOKAKARYA KETERAMPILAN MANAJEMEN PENCEGAHAN
PENURUNAN PENDENGARAN AKIBAT BISING DI TEMPAT KERJA

Penurunan pendengaran akibat bising (noise induced hearing loss/NIHL) merupakan salah satu penyakit akibat kerja yang paling sering terjadi dan dapat terjadi di mana saja. Pengalaman beberapa perusahaan yang berhasil mengajukan kompensasi menunjukkan walaupun pekerja berhasil mendapatkan santunan, namun telah menimbulkan dampak sosial yang tidak nyaman baik bagi pekerja maupun pemberi kerja.
NIHL dapat dicegah.

Pemberi kerja diwajibkan oleh peraturan perundangan untuk melakukan pencegahan. Materi workshop ini mencakup (1) Hearing Loss Prevention Program (HLPP) yang sangat dibutuhkan oleh penanggung jawab Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3/HSE); (2) Audiometri dan (3) Noise Mapping untuk dokter atau operator.

(Lokakarya yang bisa diikuti oleh Manajer Keselamatan dan Kesehatan Kerja, P2K3, Dokter dan Operator di perusaan atau klinik provider ini diselenggarakan 22 - 24 Februari 2012 di Hotel Bidakara Jakarta Selatan. Untuk dokter bisa memperoleh 15 SKP IDI.)


Sembelit pada lansia


Konstipasi atau sembelit atau lebih dikenal dengan susah buang air besar (bab) adalah suatu keadaan yang tidak bisa dianggap remeh, apalagi jika hal itu terjadi pada warga senior (berusia lebih dari 60 tahun). Karena frekuensi bab pada setiap orang bervariasi dan individual, maka yang bisa dikategori sebagai sembelit berbeda-beda setiap orang. Pada mereka yang terbiasa bab sekali sehari, tentu jika sudah lebih dari dua hari tidak bab akan merasa tidak nyaman dengan gejala yang akan dijelaskan di bawah. Masalah bertambah runyam jika yang mengalami hal tersebut adalah mereka yang sudah berusia lebih dari 60 tahun. Saat di mana, kondisi fisik tidak sebugar dahulu dan (pada umumnya) telah akrab bersahabat dengan berbagai penyakit degeneratif.

Produk untuk sembelit, klik ini: suplemen sembelit