Layanan memuaskan PT Telkom Indonesia


Sangat tidak adil rasanya jika setiap kali menerima layanan yang mengecewakan kita mengeluh di berbagai media, namun saat menerima pelayanan yang lebih dan puas, kita berdiam diri. Apalagi diera multi & social media seperti saat ini. Sangatlah mudah kita menulis (dan dibaca) apapun pemikiran kita.

Sehubungan dengan hal di atas, saya ingin membagi kisah mengenai Layanan Memuaskan dari PT Telkom Indonesia, khususnya cabang Jakarta Pusat. Kisah dimulai saat saya ingin berlangganan telpon rumah (021-xxxxxx). Berbeda dengan pemahaman saya, ternyata prosesnya berlangganannya sangatlah mudah dan cepat.

Jam 10 pagi, saya sudah berada di kantor telpon di Kebon Sirih Jakpus. Pelayanan yang ramah saya terima mulai dari customer service-nya. Tidak lama kemudian, pada jam 12 siang, petugas Telkom sudah datang untuk memasang jaringannya. Bedanya (dengan pemahaman saya yang masih jadul), ternyata hanya jaringan yang dipasang, pesawatnya dibeli secara terpisah.

Apa itu MiniWorkshopSeries (MWS)


Anthony Dio Martin - MiniWorkshopSeries (MWS)
Training adalah suatu metode yang tidak bisa dipandang sebelah mata, terutama oleh perusahaan/organisasi di Indonesia. Adalah lumrah saat kita masih mejadi newcomer (karyawan baru), akan ada banyak training untuk kita. Begitu banyak materi yang perlu kita dalami saat itu. Sayangnya, setelah masa "karyawan baru" terlewat, seperti yang disampaikan oleh Bpk Anthony Dio Martin, hanya sekitar 25% karyawan yang bisa mencicipi training. Tujuh puluh lima persen sisanya, ketemu saat acara Ulang Tahun perusahaan atau piknik bersama.

Namun menjadi perusahaan/organisasi yang training minded juga bisa menjadi masalah tersendiri.  Berapa banyak modul training yang harus disiapkan dan seberapa cepat modul tersebut disiapkan. Sebagai contoh -lanjut pria yang sering disapa ADM- sewaktu masih bekerja di perusahaan, ia pernah membuat modul training yang membutuhkan waktu penyelesaian modul tersebut hingga setahun. Itulah sebabnya tidak banyak perusahaan yang berhasil melakukannya.

Quo Vadis Iklan Klinik Alternatif


Berbincang dg Bpk Surya Paloh di kantor Nasdem

Maraknya iklan-iklan kesehatan/pengobatan di media massa menjadi kepedulian sebagian anggota masyarakat. Mereka berkumpul dalam satu forum diskusi yang dilaksanakan di Gedung (ormas) Nasional Demokrat beberapa waktu yang lalu.

Selesai acara, beberapa peserta berkesempatan bertemu dengan Bpk Surya Paloh. "Belum ada peraturan yang mengikat hal ini, adanya baru sebatas etika di bidang periklanan", jelas dr Kartono Mohamad saat bertemu dengan pria yang  memiliki ciri khas brewok tersebut.

"Contohnya disebutkan bahwa dalam beriklan, tidak boleh bohong. Hal ini diakali dengan mengetengahkan testimoni dari para pasien klinik tersebut. Mana bisa kanker, gagal ginjal ataupun diabetes bisa sembuh total?" ujar dokter mantan Ketua PB IDI tersebut.