Telemedicine Indonesia Terhambat Biaya Mahal

Jakarta, PKMK. Penerapan telemedicine di Indonesia terhambat oleh sejumlah faktor. Satu di antaranya adalah biaya penyelenggaran infrastruktur teknologi informasi yang masih mahal. dr. Erik Tapan, MHA, pengamat informatika kedokteran, mengatakan hal tersebut di Jakarta hari ini. Erik menyampaikan dengan infrastruktur teknologi informasi yang masih mahal, telemedicine Indonesia menjadi tidak feasible untuk dipasarkan. "Bandwidth di Indonesia itu kan terbilang mahal," kata dia. Kecepatan perkembangan telemedicine di Indonesia, ia mengatakan, akan sejajar dengan harga infrastruktur teknologi informasi. Semakin menurun harga tersebut, semakin cepat pula perkembangan telemedicine.

Erik menambahkan untuk saat ini yang lebih berkembang di Indonesia adalah telemedicine yang tidak memerlukan bandwidth besar. Salah satunya yaitu layanan yang bersifat konsultatif antara dokter dengan pasien. "Pokoknya, yang berkembang lebih cepat adalah telemedicine yang tidak bersifat real time," kata Erik. Seperti apa bentuk telemedicine yang ideal di Indonesia saat ini? Erik menjawab, sekarang ada rumah sakit yang menerapkan teleconference dengan institusi pelayanan kesehatan di luar negeri. Hal yang harus diingat bahwa telemedicine yang baik adalah yang bersifat D to D, bukan D to P. Pada prinsipnya, telemedicine adalah pengobatan jarak jauh menggunakan teknologi. Itu sedari layanan konsultasi, diagnosis, sampai pengobatan. "Termasuk di situ adalah operasi," jelas Erik.

Sumber: http://kebijakankesehatanindonesia.net/component/content/article/73-berita/1490-telemedicine-indonesia-terhambat-biaya-mahal.html

Longevitology atau Chang Sen Xue


Pernah dengar / baca  "Longevitology" atau "Chang Sen Xue"? Istilah tersebut berarti "study of long life" yang merupakan salah satu moda penyembuhan dengan didasarkan pada penyelarasan dan penyeimbangan enersi tubuh. Ya teman-teman, pasti Anda sudah bisa menebak, ilmu ini berasal dari timur. Sewaktu saya mengikuti acara ini pada pertemuan ke-22 Komunitas Warga Senior (KOWAS), sudah bisa terbayang kesamaannya dengan ilmu-ilmu awet muda lainnya seperti Chikung, Prana maupun Reiki.

Bagaimana cara mempelajarinya?
Mudah, hanya dengan mengikuti pembukaan cakra yang dilakukan oleh Master Lin Tzu-Chen atau Master Wei Yu-Feng. Tentu hal ini dilakukan dalam suatu "workshop inisiasi" yang diadakan secara berkala.

Manfaatnya?

Keramahtamahan RS Awal Bros Hospital Group

Penulis bersama Setio Dewo di RS Awal Bros Tangerang

Sama dengan dokter (baca tulisan Dokter & X-Factor ), institusi pelayanan kesehatan Rumah Sakit pun mutlak menyajikan pelayanan yang ramah namun tetap profesional. Hal ini sangat terasa sewaktu saya mengunjungi sahabat lama, Pak Setio Dewo di RS Awal Bros Tangerang. Dari mulai tukang parkir suasana keramahtamahan itu pun sudah terasa. Begitu pula dengan petugas keamanan dan para perawatnya. Tak heran jika MarkPlus Insight bersama Marketeers menganugerahi Jaringan Rumah Sakit ini (RS Awal Bros Hospital Group) sebagai Indonesia Service to Care Champion 2013.

Dari berbagai informasi di internet disebutkan bahwa penghargaan ‘Indonesia Service to Care Champion’ merupakan acara tahunan yang diselenggarakan MarkPlus Insight untuk meningkatkan kualitas pelayanan di Indonesia hingga ke level sincere care.

CEO MarkPlus Inc, Hermawan Kartajaya menilai, kualitas pelayanan merupakan faktor yang sangat penting dalam menjaga loyalitas konsumen. Penghargaan ini hanya diberikan kepada perusahaan-perusahaan yang memiliki budaya pelayanan yang solid, yang didukung oleh sumber daya manusia yang kuat, yang memperlihatkan trustworthiness, fairness, responsibility, respect, corporate citizenship dan care.

Para pemenang penghargaan ini diperoleh melalui survei kepada 4.000-an responden yang tersebar di enam kota besar di Indonesia, seperti: Jabodetabek, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan dan Makassar, yang dinilai berdasarkan aspek-aspek service excellence seperti credibility, dependability, courtesy, comfort, connectivity dan care.

Jaringan RS Awal Bros
Dari website RS Awal Bros Hospital Group, jaringan RS Awal Bros sudah hadir di: Batam, Bekasi, Makassar, Pekanbaru, Tangerang, Ujung Batu dan RS Evasari Jakarta.

Tertarikkah Anda menerima keramahtamahan ini?

Dokter dan "X-Factor"-nya


Akhir-akhir ini, tayangan X-Factor di RCTI memperoleh respons yang cukup tinggi dari masyarakat. Bahkan ada yang sampai rela menonton re-run Kick Andy hanya karena tidak ingin ketinggalan menyaksikan secara langsung para artis idolanya berebut ("merampok", kata salah satu juri-nya) simpatik penonton.

Berbeda dengan tayangan kompetisi nyanyi lainnya, dalam X-Factor selain faktor ketrampilan menyanyi (yang sudah harus menjadi kemampuan minimal), para artis berusaha menampilkan hal lain (yang disebut X-Factor) yang bisa menarik para penonton untuk mengirim SMS. Tujuan tentu hanya satu, jangan sampai tersingkir.

Sebagai seorang tenaga kesehatan, penulis beranggapan bahwa konsep ini sudah dipraktekkan di kalangan tenaga profesional lainnya, termasuk tenaga medis.

Bagaimana cerita?