IdBlogNetwork

Kopdar II Youth Marketers di Begawan Solo Coffe

Ki-ka: Toto, Dietra, Erik & Rahmat
Mau belajar Marketing tanpa ribet? Saran saya baca Majalah Youth Markerters (YM) yang edisi barunya bisa di-download setiap dua minggu sekali di websitenya.

Awal bulan Maret, Sabtu 1 Maret 2014, untuk kedua kalinya YM mengadakan kopi darat (kopdar). Acaranya berlangsung di Bengawan Solo Coffe, F(x) Entertainment Center, daerah Sudirman Jakarta. Topik yang dibahas kali ini adalah mengenai manfaat Komunitas bagi pemilik merk yang dibungkus dalam tema "Komunitas sebagai Brand Advocate". Tidak tanggung-tanggung, panitia yang dikomandani “Mas Ncus”, Chief of Operation YM, menghadirkan pembicara sepert:
  1. Toto Sugito, Founder Bike to Work (B2W)
  2. Dietra Anandani, Marketing Promotion Manager Bengawan Solo Coffe (BSC)
  3. Rahmat Susanta, Chief in Editor Majalah Marketing (MM)


Di awal pemaparannya, Rahmat menjelaskan manfaat menggandeng komunitas bagi pemilik merk antara lain bisa menjadi media komunikasi, meningkatkan loyalitas dan sarana untuk riset. Rahmat membagi komunitas berdasarkan proses pembentukkannya seperti (1) Komunitas Organik jika komunitas itu muncul lebih dulu dari kerjasama dengan pemegang merk, sedangkan disebut (2) Komunitas non Organik jika komunitas itu dibentuk oleh pemegang merk.

Dalam pelaksanaannya, Dietra sebagai manager BSC menjelaskan bahwa pemengang merk welcome-welcome saja terhadap komunitas apa saja yang ada hubungannya dengan merk yang dipegangnya, namun dalam bekerjasama tentu harus melihat komunitas yang mampu memberi value lebih baik untuk pemegang merk maupun anggota komunitas. Sehingga bisa tercapai win-win solution.

Hal ini diamini oleh Toto yang meskipun telah memiliki kerjasama erat dengan salah satu produsen sepeda namun pada prinsipnya tetap terbuka untuk merk-merk lainnya dalam bekerjasama. Membagi contoh nyatanya, menurut Toto, sudah ada beberapa model sepeda yang diproduksi berdasarkan usulan komunitasnya. Penjualannya pun lebih mudah karena antara lain menyasar komunitas B2W.


Acara Diskusi
Semula MC yang tampil cantik dan rupawan (maksudnya rupawati), memberi kesempatan bertanya langsung, namun karena peserta (yang menurut panitia diluar perkiraan jumlahnya) begitu hanyut dalam pemaparan para narasumber akhirnya bertanya setelah ketiga pembicara selesai menyelesaikan pemaparannya. Pertanyaannya pun cukup banyak hingga tidak terasa penutupan acara molor 1 jam. Sampai jumpa di Kopdar YM berikutnya.






Tidak ada komentar: