Pertemuan ke-28 KOWAS di Museum Rekor Indonesia Mall of Indonesia Kelapa Gading Jakarta Utara

Jaya Suprana - pendiri MURI
Kali ini para senioren anggota Komunitas Warga Senior (KOWAS) berkesempatan mengikuti pertemuan ke-28 yang berlangsung di Museum Rekor Indonesia a.k.a MURI lantai dasar Mall of Indonesia (MOI) Jakarta Utara.

Acara dimulai dengan menonton film mengenai usaha Pak Jaya Suprana yang tidak kenal lelah mulai mendirikan dan mengelola hingga saat ini Museum Rekor Indonesia. Selesai pemutaran film yang berlangsung sekitar 15 menit, Kowaser langsung memasuki ruangan / aula di mana Pak Jaya sering melakukan pertunjukkannya. Peserta disambut dengan hangat oleh Pak Jaya sendiri yang didampingi oleh Direktur MURI, Ibu Aylawati Sarwono.

Setelah ucapan selamat datang dari Pak Jaya dan sekaligus perkenalan dari Ketua KOWAS, Bpk Indra Gunawan, pertunjukan demi pertunjukan pun mengalir dengan lancarnya.

Sepeda Sungkup: Kemana-mana tapi tidak kemana-mana

Sepeda Sungkup inovasi Halmstad University Sweden
Bosan di rumah, belum ada yang bisa dikerjakan? Yuk kita keliling dunia dengan sepeda. Ha... mana mungkin, pasti sebagian besar dari kita akan menganggap ajakan ini hanya sekedar main-main belaka. Atau kalau pun serius, terbayang betapa banyak beban yang harus kita sertakan dalam bersepeda, misalnya: lampu, kasur, selimut, makanan dan minuman, kompor + bahan bakarnya, kompas, passport, dst.

Tapi...... lupakan kerepotan itu semua. :)

Suatu inovasi yang dibuat oleh Halmstad University Sweden memungkinkan kita ke mana-mana tanpa kemana-mana. Bentuknya seperti sepeda statis, namun dilengkapi dengan semacam peta satelit view (mirip google map / google street view). Jadi sambil mengayuh sepeda statis tersebut, kita bisa dengan santai (atau cepat juga bisa, tapi jika ingin merasakan hembusan angin, perlu ditambahkan kipas angin, sebuah usulan untuk pembuatnya ) menikmati pemandangan yang tersaji via sungkup di depan kita. Menarik bukan?

Pengurusan SIM di Gerai SIM Mall Artha Gading

Mengurus SIM tanpa calo
Setiap 5 tahun, para pengendara harus memperpanjang Surat Ijin Mengemudi a.k.a. SIM. Terima kasih kepada Instansi Pengelolanya (POLDA Metro Jaya), saat ini urusan perpanjangan SIM jadi lebih mudah dan bebas dari penawaran/rayuan para calo. Setidaknya hal itu yang dialami saya saat mengurus perpanjangan SIM di Gerai SIM Mall Artha Gading, Jakarta Utara, beberapa hari yang lalu.

Datang sekitar pkl. 9:30, saya langsung dilayani dengan ramah oleh petugas. Berkas yang perlu diberikan hanya foto kopi KTP  dan SIM Asli. Bagi yang belum sempat meng-fotokopi berkas tersebut, bisa dibantu oleh petugasnya.

Tak lama kemudian (pengalaman saya, sekitar pkl 11:45), saya dipanggil untuk wawancara/ pemeriksaan/ pemotretan. Dan dalam waktu sekitar 2,5 jam saja,  SIM perpanjangan sudah selesai. Total biaya yang dikeluarkan Rp. 150.000 (termasuk asuransi, dll. detilnya bisa dilihat pada tabel di bawah). Lumayan, mengurus SIM di mall, tidak perlu panas-panasan, jauh dari calo dan TIDAK NAMPAK ANTRIAN (bravo untuk POLDA Metro Jaya).

Proses Pendaftaran tanpa antrian