IdBlogNetwork

Dokter Umum ditingkatkan ketrampilannya dalam penanganan nyeri

dr Dessy Emril Sp.S(K) dari Banda Aceh
Sistem Kesehatan Nasional (SKN) yang dikenal (dalam bahasa awam) BPJS, memberi dampak besar tidak hanya kepada masyarakat/pasien namun juga terhadap style / gaya pelayanan institusi dan tenaga kesehatan di Indonesia. Mau tidak mau, keduanya harus berbenah diri untuk melayani pasien lebih efisien dan efektif lagi.

Semangat itulah yang membuat Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia (PERDOSSI) menyelenggarakan acara yang bertajuk "Workshop Pain Education: Pain Management in Primary Care". Acara yang diselenggarakan di FK Unika Atma Jaya 20 Juni 2014 itu menghadirkan pembicara dokter spesialis penyakit saraf seperti:
- dr. Freddy Sitorus, Sp. S(K) dari FKUI Jakarta
- dr. Yudiyanta, Sp. S(K) dari FK UGM Yogyakarta
- dr. Dessy Emril, Sp.S(K) dari FK UNSYIAH Banda Aceh
- dr. Jimmy Barus, Sp.S dari FK Unika Atma Jaya Jakarta
- dr. Putu Eka Widyadharma Sp.S dari FK UNUD Denpasar



"Penataan nyeri idealnya bisa diselesaikan di tingkat primer (layanan pertama pasien-pasien BPJS), sehingga ketrampilan (dan percaya diri) dokter-dokter layanan primer perlu ditingkatkan menangani hal ini", jelas salah satu pembicaranya dr Dessy Emril dari Banda Aceh.

Foto-foto acara ini bisa diakses di: https://www.facebook.com/media/set/?set=a.10204291565035037.1073741846.1406016449&type=1&l=9c7a66f21e

Tidak ada komentar: