IdBlogNetwork

Payudara jangan cuman dipandang, pegang dan raba!!

ki-ka: moderator, Samantha Barbara, dr Aru Sudoyo, Ani Rahardjo
Menurut dr Aru W. Sudoyo, dari Perhimpunan Onkologi Indonesia (POI), banyak pasien kanker payudara yang datang ke dokter saat kondisinya sudah berat. Salah satu metode deteksi dini kanker payudara SADARI, ditengarai belum banyak yang melakukannya. Sebabnya, bukan tidak tahu, tapi lebih kepada perasaan risih memegang, meraba payudara meskipun itu payudara sendiri.

Hal ini terungkap pada acara yang diselenggarakan GE Healthcare, yang memaparkan hasil penelitian global terbaru mengenai kesadaran terhadap kanker payudara di Hotel JW Marriot Kuningan Jakarta, Rabu 3 Desember 2014.

"Hasil penelitian ini menyoroti kesempatan untuk meningkatkan kesadaran terhadap jaringan payudara yang padat (dense breast tissue) menjadi lebih baik termasuk memberdayakan perempuan agar berperan aktif dalam menjaga kesehatan payudaranya. Meskipun banyak yang sudah mengetahui betapa pentingnya pemeriksaan umum kanker payudara, survei ini menunjukkan bahwa secara global risiko jaringan payudara yang padat belum dipahami secara luas. Dan di Indonesia, tantangannya adalah bagaimana membuat informasi ini menjadi tindakan nyata", ungkap Ani Rahardjo, Marketing Leader GE Healthcare.

Turut menyampaikan testimoni pada acara ini, salah seorang survivor kanker payudara dan Ketua Lovepink Indonesia, Samantha Barbara.

Artikel terkait:
- Cara mencegah Kanker Payudara 1
- Cara mencegah Kanker Payudara 2
- Pemeriksaan Payudara Sendiri (Sadari)

Video mengenai penulis: https://www.youtube.com/watch?v=VyZbhVpiKBg


Tidak ada komentar: