IdBlogNetwork

BPOM akan mengawal layanan dan industri Sel Punca

Tampak Ketua BPOM bersama Ketua Konsorsium Sel Punca
Bertempat di Kantor Badan Pengawas Obat dan Makanan Jakarta Pusat, Selasa 7 April 2015 telah diadakan pertemuan antara BPOM dengan Konsorsium Sel Punca Indonesia. 

“BPOM akan selalu mengawal penelitian dan pengembangan industri Sel Punca di Indonesia”, demikian dijelaskan DR. Ir. Roy Sparringa Kepala BPOM meyakinkan peserta pertemuan tersebut. Seperti diketahui, sejak dibentuknya Konsorsium ini akhir tahun 2014, secara marathon para anggota Konsorsium aktif melakukan kegiatan seperti pertemuan-pertemuan baik internal anggota konsorsium maupun dengan pihak-pihak lain yang dianggap berperan dalam mengawal layanan dan perkembangan industri sel punca di Indonesia. Ini semua dilakukan agar masyarakat Indonesia bisa terlindung dari tawaran-tawaran layanan sel punca yang kurang bertanggung jawab di Indonesia. Seperti diketahui hingga saat ini, masih sedikit produk sel punca yang sudah memperoleh ijin edar di dunia (komersialisasi). Sebagian besar masih dalam penelitian. Apalagi di Indonesia, belum ada satu pun produk sel punca  / stem cell yang telah memperoleh approval dari BPOM.

Konsorsium Sel Punca yang dibentuk Depkes beranggotakan para pakar dari Akademisi, Bisnis (Swasta), Clinician (Klinisi/Dokter) dan Goverment (Pemerintah) yang sering disingkat dengan ABC-G.

Bagi para dokter yang tertarik dengan layanan sel punca, bisa bergabung dalam organisasi seminat Perhimpunan Seminat Dokter Rekayasa Jaringan dan Terapi Sel Indonesia (REJASELINDO) dan bagi para peneliti (dokter maupun non dokter) bisa bergabung di Asosiasi Sel Punca Indonesia (ASPI).

Info mengenai Konsorsium Sel Punca, bisa akses:




Tidak ada komentar: