IdBlogNetwork

Hari Pelanggan Nasional 2015, dikunjungi PT Telkom Indonesia

Ibu Wati & Ibu Mei dari TELKOM
Ting-tong, bel rumah berbunyi. Siapa yang datang nih pas saya mau berangkat kerja. Ada mobil IndiHome TELKOM parkir di depan rumah. Mau servis? Perasaan akses fiber optik IndiHome saya OK-OK saja. Usee TV (meskipun jarang ditonton), sepertinya tidak bermasalah.
Target 3jt Pelanggan IndiHome dideklarasi di Home Pelanggan
oleh Ibu Mei, Pak Joko dan Pak Supri
Rupanya hari ini, tanggal 4 September 2015, dalam rangka Hari Pelanggan Nasional (HarPelNas), pihak Telkom berkenan mengunjungi rumah saya yang memang sampai saat ini sudah berlangganan IndiHome Triple Play (akses internet, UseeTV dan Telpon Rumah).

Setelah melalui obrolan pembukaan, perkenalan, dll., seperti biasa (jadi ingat pengalaman saat kerja di Kalbe Farma. Waktu itu, setiap HUT Kalbe dari level Direksi hingga Manager turun menemui pelanggan seperti rumah-rumah sakit, apotik, dll.



Padahal saat itu Hari Pelanggan Nasional belum seheboh saat ini, detilnya klik ini: http://www.eriktapan.com/2009/10/kalbe-farma-customer-day-october-7th.html ), saya pun ditanya bagaimana pengalaman saya saat memasang dan berlangganan IndiHome hingga saat ini.

Teman-teman netter pembaca, saya akan bohong kalau mengatakan bahwa sejak awal pemasangan IndiHome tidak bermasalah. Dan kebohongan tersebut bisa dengan mudah terlacak karena saya sering menulis di internet. Google saja. Namun, sejak 5 - 6 bulan terakhir ini, masalah yang ada sudah terlesesaikan. Terima kasih kepada PT TELKOM INDONESIA, management dan teknisi di lapangan.

Lalu, tibalah pada pertanyaan yang sudah saya tunggu-tunggu (sudah tahu sih kira-kira apa yang akan ditanyakan :)) "Harapan Bapak terhadap Telkom?"

Berbicara mengenai harapan, kalau harapan untuk kepentingan pribadi rasanya terlalu kecil. Jadi saya berharap (mudah-mudahan ada follow up-nya), "pihak TELKOM INDONESIA bisa mendukung pekembangan e-Health/Telemedicine di Indonesia". Bayangkan betapa mudahnya Transfer of Knowledge dilakukan jika di setiap Rumah Sakit terdapat akses internet yang mumpuni (minimal 100Mbps) dengan biaya yang ekonomis. Para dokter bisa saling menukar pengalaman dengan software video conference yang sudah banyak tersedia saat ini. Dokter spesialis bisa dengan mudah berdiskusi dengan dokter binaannya di daerah. Apalagi (salah satu contoh) dengan menggunakan software/hardware PACS dari GE (klik ini, http://www.eriktapan.com/2015/08/ge-healthcare-innovation-forum-2015.html). Itu harapan yang menurut tidak berlebihan dan bisa dilakukan oleh TELKOM INDONESIA dalam rangka Hari Pelanggan Nasional 2015. Pelanggan Telkom khan seluruh masyarakat Indonesia, termasuk masyarakat kesehatan / kedokteran di Indonesia. Mudah-mudahan harapan saya ini bisa diteruskan hingga ke pihak yang berkepentingan di Telkom.

Mari kita bersatu padu mewujudkan aktifitas e-health/telemedicine dengan biaya terjangkau di Indonesia.
Join / gabung di Perhimpunan Informatika Kesehatan  Indonesia (PIKIN), 

Video mengenai saya, klik ini: https://www.youtube.com/watch?v=VyZbhVpiKBg 
Penyerahan Kenang2n oleh Pak Joko disaksikan Pak Supri dan Ibu Wati

Tidak ada komentar: