IdBlogNetwork

Deteksi Kanker Payudara dengan Mammografi Gratis RS Awal Bros

Cegah Kanker Payudara dg Mammografi gratis RS Awal Bros
Pada perayaan Hari Kartini 2017 ini, RS Awal Bros mengadakan pemeriksaan
mamografi gratis. Rumah Sakit Awal Bros yang ikut serta dalam program ini berlokasi di Batam, Bekasi, Jakarta, Makassar, Pekanbaru dan Tangerang. Alasan RS terakreditasi JCI itu memilih pemeriksaan Mammografi karena kanker payudara menduduki urutan kedua terbanyak penyebab kematian pada wanita di Indonesia. Kanker yang umum terjadi di atas usia 30 tahun ini, paling banyak terjadi pada wanita berusia 45 tahun ke atas. Umumnya pasien tidak mengetahui bahwa dirinya menderita kanker payudara hingga secara tidak sengaja ditemukan saat memeriksakan diri ke dokter. 

Pencegahan
Pencegahan kanker payudara dapat dilakukan secara dini dengan melalukan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) dan pemeriksaan Mamografi.
Mamografi adalah pemeriksaan yang menggunakan sinar rontgen dosis rendah untuk melihat jaringan dalam payudara.



Persyaratan

  • 
Berusia minimal 35 tahun

  • Tidak sedang hamil atau menyusui

  • Tidak sedang menstruasi, idealnya 2 minggu sebelum haid yad
  • 
Jangan seminggu sebelum haid
  • Untuk yang sudah tidak haid, bisa kapan saja

  • Tidak boleh menggunakan deodorant, bedak badan atau lotion pada payudara dan ketiak satu hari sebelum dilakukan pemeriksaan hingga hari H pemeriksaan



Jadwal pemeriksaan Mamografi

– Usia 35 – 50 tahun, dianjurkan melalukan pemeriksaan setiap 1 – 2 tahun sekali

– Di atas 50 tahun, dianjukan melakukan pemeriksan setiap tahun, ada atau tidak ada keluhan

Cara Mendaftar
Tertarik untuk melakukan pemeriksaan Mamografi Gratis, segera kunjungi web: http://www.awalbros.com kemudian klik tombol Daftar Di sini. Lengkapi data pada formulir dan persyaratan lain yang diminta. Ingat, pendaftaran akan berakhir pada hari Minggu, 7 Mei 2017. Selanjutnya Anda yang beruntung akan dihubungi oleh RS Awal Bros untuk perjanjian waktu pemeriksaan.


Caranya

Payudara Anda akan difoto dan foto tersebut akan dibaca oleh Dokter Spesialis Radiologi yang kemudian akan dibuat laporan tertulis.

Tidak ada komentar: