#TipsDialisisGADA: Gizi


Oleh-oleh dari acara Buka Puasa bersama IKCC, 26 Mei 2018

Ibu Triyani & dr Erik (IKCC)
Prinsip mengatur makanan pasien hemodialisis, menurut Ibu Triyani Kresnawan, DCN, MKes, RD,  Ahi Gizi IKCC:
- Makanan harus cukup kalori & tinggi protein
- Cairan terkontrol
- Asupan garam & kalium terkontrol
- Asupan Phospor terkontrol
- Adekuasi HD 

Banyak yang salah kaprah (mitos) mengenai jenis-jenis makanan yang bisa dan tidak boleh dimakan/diminum bagi pasien dialisis. Yang ini nggak boleh, yang itu nggak boleh. Akibatnya pasien yang sudah menderita jadi lebih menderita dan tidak jarang harus masuk rumah sakit karena malnutrisi. Barulah di rumah sakit diinfus segala zat makanan, vitamin dan mineral yang diperlukan. Meskipun jaman now (thanks to #BPJSKesehatan), dirawat hanya memerlukan biaya yang relatif sedikit, namun keluar masuk rumah sakit bisa berakibat fatal di kemudian hari. Belum lagi komplikasi yang timbul karena proses rawat inap, transfusi, dll.

Menurut dr Erik (#IKCC), makanan apa yang tidak boleh dikonsumsi hanya satu yaitu buah belimbing./ star fruit Yang lain boleh semua, ASALKAN memperhatikan 5 faktor di atas tersebut.

Berbeda dengan pasien sebelum dialisis, pasien-pasien #dialisis memerlukan protein dan kalori yang lebih tinggi bahkan lebih banyak dari orang normal sekalipun. Hanya saja perlu pembatasan, termasuk pembatasan jumlah cairan yang masuk.

Mobile JKN - terobosan baru BPJS Kesehatan

Mobile JKN - terobosan BPJS Kesehatan

Teman2 pembaca yang berbahagia,
Semoga kita sehat selalu dan senantiasa sukses.
Kembali saya ingin sharing sesuatu yang mungkin belum banyak diketahui orang, namun pastinya akan lebih memudahkan kita dalam memanfaatkan BPJS Kesehatan. Semoga demikian.
Namun sebelumnya ada hal yang saya ingin sampaikan sehubungan dengan viralnya pengumuman BPJS Kesehatan mengenai kasus-kasus kritis yang bisa ditangani oleh pihak provider (dokter, klinik atau rumah sakit) akhir-akhir ini.

Ternyata definisi kasus kritis oleh BPJS bisa saja berbeda dengan pandangan masyarakat umum seperti kisah di bawah ini: 
Seorang pasien HD yang baru saja masuk RS karena infeksi pada cimino, ternyata setelah pulang RS, didapat bahwa berat badannya sudah naik 7 kilo lebih dengan keluhan napas sesak. Merasa ini kasus cito, keluarga membawa kembali ke RS, namun menurut pihak keluarga (saya baru dapat info dari salah satu pihak saja via medsos), hal ini belum dianggap kasus emergency oleh pihak RS sehingga tidak dilakukan HD. Jadi harus menunggu jadwal HD selanjutnya.