Demam Berdarah kembali merajalela


Hari-hari ini di Jakarta dan sekitarnya (Indonesia), berita mengenai Demam Berdarah kembali hangat. Pelbagai mass media memberitakan mengenai 'serangan' sang virus yang potensial mematikan ini.

Sayangnya sampai saat ini upaya pencegahan instant belum ada. Yang bisa dilakukan saat ini mengutip buku Dokter Internet:

  • Giatkan gerakan 3 M (menguras, menutup dan mengubur tempat-tempat atau barang yang mungkin digunakan nyamuk untuk berkembang-biak).
  • Penderita demam berdarah akan memperlihatkan gejala awal seperti: perut mual, badan panas yang berlangsung tiga sampai empat hari terus-menerus, dan kulit wajah tidak cerah.
  • Berikan minum air putih sebanyak mungkin (sedikitnya satu gelas setiap setengah jam) kepada penderita yang memperlihatkan gejala seperti itu. Tujuan dari tindakan ini adalah mencegah agar konsentrasi Hb (darah merah) tidak terjadi.
  • Segera bawa penderita yang memperlihatkan gejala seperti itu ke dokter atau ke puskesmas.
  • Kalau keadaan penderita mengkhawatirkan, langsung saja dibawa ke Unit Gawat Darurat terdekat untuk memperoleh pemeriksaan medis yang lebih rinci.
  • Begitu dipastikan korban benar-benar menderita demam berdarah, segeralah minta surat rekomendasi dari dokter yang memeriksa agar dilakukan penyemprotan di lingkungan rumah, atau sekolah atau kantor, atau tempat-tempat di mana korban diduga terserang nyamuk pembawa penyakit demam berdarah.
Selengkapnya mengenai Demam Berdarah, silakan baca buku Dokter Internet terbitan Yayasan Obor. Selain mengenai Demam Berdarah, dalam buku tersebut juga bisa diperoleh informasi mengenai:
- Flu (termasuk Flu Burung)
- HFMD (Hand, Foot and Mouth Disease)
- Diare
- Malaria
- Tifus

- Bagaimana cara memperolehnya, silakan japri ke penulis


- Resensi:
Tabloid Senior no. 247 / 9 - 15 April 2004
Majalah Sehat Plus, edisi Mei 2004
Posting Komentar