Mereka yang kurang beruntung dengan ginjalnya, ngumpul yuuukkk


Tidak mudah memang menjadi orang yang kurang beruntung dengan ginjalnya. Ginjal yang rusak membawa konsekuensi yang tidak kecil. Hidup menjadi tidak bebas. Makan mesti diukur, apalagi dengan minum. Begitu pula, penyandang tidak bebas lagi melakukan pelbagai aktifitas termasuk berwisata, misalnya. Oleh karenanya, pencegahan (seperti yang bisa dibaca di sini) sangatlah penting.

Namun apa mau dikata, nasi telah menjadi bubur. Keadaan tidak bisa dibalikkan kembali.
Daripada merenung nasib, bagaimana kalau mulai saat ini, Anda -yang kurang beruntung ini- bertekad untuk mulai berubah cara pandang terhadap diri dan kondisi Anda?

Salah satunya adalah mulai aktif mencari tahu segala hal yang berhubungan dengan keadaan Anda. Bagaimana supaya kondisi Anda tidak menjadi lebih buruk lagi. Tentu banyak caranya. Misalnya saja -jika kondisi memungkinkan- mulailah aktif berkumpul / sharing dengan sesama.

Klub Sayang Ginjal Indonesia

Salah satu klub yang bisa menjadi tempat berbagi kisah adalah Indonesia Kidney Care Club (IKCC). Sejak didirikan pada tanggal 5 mei 2004 yang lalu, IKCC terus menerus melakukan edukasi kepada anggota dan peminat lainnya. Sampai blog ini ditulis, tak kurang 20 seminar yang telah diselenggarakan diluar acara jalan-jalan (outing)

Salah satunya adalah pada hari/tanggal Sabtu 15 April 2006 di Rumah Sakit Siloam Graha Medika Jakarta.
Topik yang dibawakan oleh dr Toga A Simatupang adalah "Mengantisipasi Penyakit Kardiovaskuler pada Penderita Ginjal Kronis".

(dalam foto pertama, penulis sedang menginformasikan program-program IKCC masa depan)
Posting Komentar