Sidang Ilmiah VI Pusat Studi Informatika Kedokteran Universitas Gunadarma


Beberapa kali penulis pernah mengikuti acara Informatika Kedokteran di Luar Negeri (karena di Indonesia belum terlalu sering).
(dalam foto ki - ka, tampak: Moderator, Drg Paulus Januar dan Dr Ali Sungkar)

Selalu dalam angan-angan penulis, kapan yha di Indonesia bisa seperti ini?
Ternyata...... teman-teman terkasih pecinta Informatika Kedokteran, hal itu baru saja terjadi.
Yup benar. Peristiwa yang suasananya sudah mirip dengan acara-acara Informatika Kedokteran Internasional, baru saja diselenggarakan oleh Pusat Studi Informatika Kedokteran Universitas Gunadarma di Kampus A, Jl. Kenari Jakarta Pusat.


Tema dan pembicara
Mengusung tema "Pembelajaran Informatika Kedokteran di Lingkungan Pendidikan Tinggi Kesehatan di Indonesia", Sidang Ilmiah VI dari Pusat Studi Informatika Kedokteran (satu-satunya di Indonesia) Universitas Gunadarma ini menghadirkan para pembicara yang terdiri dari pakar-pakar akademisi Informatika Kedokteran seperti:
  • Dr Ali Sungkar SpOG, Direktur IT Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia
  • DR Drg Paulus Januar MS, Kepala Laboratorium Ilmu Kesehatan Gigi Masyarakat Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Prof Dr Moestopo (beragama)
  • Besral dan Artha Prabawa, Staf Pengajar Biostatistika dan Informatika Kesehatan di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia

Pada akhir acara, Dr Ilham Patu dan penulis diminta untuk sharing pengalaman soal Perhimpunan Informatika Kedokteran Indonesia (PIKIN). Kesempatan ini tidak disia-siakan oleh penulis untuk bercerita sedikit mengenai kunjungan penulis ke Kongres APAMI 2006 di Taipei Taiwan.

Resume
Menurut pembicara pertama, Dr Ali Sungkar SpOG, beberapa bidang yang terkait dengan Informatika Kedokteran adalah: Teknologi Informasi, Bioinformatika, Informatika Pencitraan, Informatika Klinik, Informatika Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Manajemen Organisasi. Sedangkan beberapa manfaat Informatika Kedokteran adalah:
  • Pengelolaan pasien, catatan medis, sistem perjanjian dan otomatisasi kegiatan rumah sakit
  • Pengelolaan pengetahuan dokter (explicit and tacit knowledge) serta sharingnya
  • Terintegrasinya beberapa layanan masyarakat berhubungan dengan kesehatan (data medis, apotik, asuransi, lab, dsbnya)
  • Deteksi dan penyembuhan penyakit secara cepat (dini) --> bioinformatics
  • Penemuan obat --> bioinformatics

Pada kesempatan kedua, DR Drg Paulus Januar MS menjelaskan mengenai Informatika Kedokteran Gigi. Paulus menjelaskan bagaimana peran informatika kedokteran dalam bidang kedokteran lebih khusus lagi dalam bidang kedokteran gigi. Menjelaskan mengenai materi yang perlu diberikan pada pendidikan informatika kesehatan bagi mahasiswa bidang kesehatan, Paulus memberi contoh, antara lain:
  • Ketrampilan dasar komputer: pengelolaan file, pemrosesan kata, mencetak, akses internet dan surat elektronik
  • Penelusuran literatur: pencarian sumber kepustakaan, pengetahuan tentang database dan penelahaan informasi secara kritis (misalnya berdasarkan prinsip kedokteran berbasis bukti/evidence based medicine)
  • Komunikasi dan jaringan informatika: pemanfaatan surat elektronik, milis, situs web, blog, dan jaringan informatika
  • Penggunaan perangkat lunak pendidikan: perangkat lunak kuliah, animasi praktik, dan sebagainya
  • Penggunaan sistem informatika kesehatan: bentuk elektronik rekam medis, hasil pemeriksaan, resep elektronik, penelaahan interaksi obat dan sebagainya
  • Penggunaan perangkat lunak di bidang kesehatan untuk diagnosis, animasi perawatan, asesmen faktor risiko dan sebagainya
  • Manajemen informasi: menggunakan dan menyusun database, spreadsheet dan sebagainya
  • Presentasi elektronik: membuat slide presentation untuk ceramah, presentasi kasus, pendidikan kesehatan masyarakat, dan sebagainya
  • Penggunaan perangkat lunak statistik untuk pengolahan data statistik dasar, biostatistik dan analisis inferensial

Pada presentasi ketiga, secara duet dibawakan oleh Besral dan Artha Prabawa. Menurut mereka, saat ini pada Program Studi Pasca Sarjana Ilmu Kesehatan Kekhususan Informatika Kesehatan Fakultas Kedokteran Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia sudah terdapat 141 prototipe software aplikasi sistem informasi di bidang kesehatan masyarakat. Beberapa contoh yang dipaparkan pada acara ini adalah:
  • Sistem Informasi Surveilens Malaria karya Totok Joko Maryanto, 2004
  • Sistem Pemasaran Berbasis Rekam Medis Rumah Sakit karya Hozizah, 2004
  • Sistem Informasi Tenaga Kerja Kesehatan Indonesia ke Luar Negeri karya Ida Ayu AM Putri, 2004
Maju terus Informatika Kedokteran Indonesia.
Posting Komentar