Sinetron yang tidak mendidik


Mengamati milis Ginjal akhir-akhir ini, ada diskusi hangat mengenai bagaimana menjadi Donatur Ginjal. Apa-apa saja yang perlu diperhatikan setelah seseorang 'menyumbangkan' ginjalnya.

Tak disengaja saya sempat menyaksikan salah satu sinetron yang menceritakan seorang anak (wanita) mendonorkan ginjalnya kepada ibunya. Kemudian anak tersebut jatuh sakit. Inti ceritanya seperti itu.

Menurut saya -dengan tidak mengurangi rasa hormat kepada mereka yang terlibat pembuatan sinetron ini- hal ini sangat berpengaruh terhadap keinginan orang untuk menjadi donatur ginjal. Padahal seperti kita ketahui, ginjal yang paling baik berasal dari orang hidup.

Bagaimana pendapat Anda?

Selamat Hari Ginjal 8 Maret 2007
Posting Komentar