Pemanfaatan IT pada PIT IKA IDAI 2007


Penulis berkesempatan menghadiri PIT IKA III IDAI 2007, yang acara ilmiahnya mulai dilaksanakan, Senin 7 Mei 2007. Secara umum, acara yang diadakan di Grha Sabha Pramana Universitas Gadjah Mada Yogyakarta ini berlangsung sangat sukses. Peserta yang hadir diluar perkiraan panitia. Menurut panitia, jumlah peserta sampai tgl 6 Mei sore tercatat 2.399 orang, terdiri dari 1.703 dokter spesialis anak/spesialis lain, 343 peserta PPDS, 248 dokter umum dan dokter gigi, serta 62 mahasiswa S1 kedokteran - bidan - perawat.

Kalau ada pembaca yang bertanya-tanya, koq angka-angka yang diberikan begitu detail? Ini disebabkan pihak panitia telah menerapkan -menurut penulis- software pendaftaran yang cukup canggih. Tidak hanya di bagian pendaftaran saja, dalam acara ilmiah sehari-hari pun diterapkan hal itu. Setiap peserta yang ingin memasuki ruang sidang ilmiah, diharuskan meng-scan bar code yang ada pada tag name peserta. Jadi semacam sistem absen elektronik.


Cara ini tentu 'mengharuskan' peserta rajin-rajin meng-scan tag namenya (baca: hadir), sebab kalau tidak menurut rumor yang beredar jika angka absen kurang dari 80%, maka sertifikat tidak akan diberikan. Sertifikat ini penting bagi para dokter untuk memperoleh ijin praktek yang harus diperbaharui setiap 5 tahun.


Perlu diketahui banyak acara yang berlangsung secara paralel, sehingga peserta sebaiknya menentukan terlebih dahulu topik-topik yang sesuai dengan minatnya agar bisa tahu ruangan mana yang harus dimasukinya.
Bayangkan ribetnya kalau hal ini mengandalkan absensi manual.
Selamat untuk panitia dan dunia kedokteran.

Diramaikan oleh peserta pameran
Salah satu acara yang cukup menyegarkan saat menghadiri sidang adalah mengunjungi stand-stand pameran. Stand pameran kali ini selain dari perusahaan farmasi juga diramaikan dengan produsen susu. Maklum peserta sebagian adalah dokter anak.

Begitu mendarat di Bandara, Sari Husada sudah menyambut kita. Banner dan spanduk mereka ada di mana-mana. Maklum menurut cerita, emang Yogya adalah daerahnya produsen susu tersebut.

Cerita lain yang berkesan sewaktu menghadiri acara yang disponsori oleh Kalbe Nutritional. Semua peserta diberi tas kerja (semacam tas notebook) yang cantik.

Tak lupa, penulis menyambangi stand MSD, untuk menanyakan lebih lanjut mengenai GARDASIL yang spektakuler itu.

Di bawah ini, foto penulis bersama salah satu peserta pameran.
Posting Komentar