Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2008

Ini dia, New Corolla Altis 1.800 CC (Februari 2008)

Gambar
Setelah lama ditunggu-tunggu, akhirnya datang juga. Banyak orang yang sudah menunggu-nunggu sedan Toyota di kelas antara 1.500 cc hingga 2.000 cc. Untuk kelas 1.500 cc sudah ada sedan New VIOS, sedangkan kelas di atasnya adalah sedan New Camry 2.400 cc. Dua tipe sedan tersebut sudah keluar versi terbaru pada tahun 2007 yang lalu.

Sedan Corolla Altis bisa menjadi pilihan saat itu (tahun 2007). Sayangnya yang ada di pasaran adalah Corolla Altis generasi ke-9 yang mulai diproduksi tahun 2001. Artinya sudah sekitar 6 tahun, Corolla tidak mengeluarkan generasi yang baru. Rupanya harapan banyak orang baru terpenuhi tahun 2008 ini.

Tepat bulan Februari 2008 ini, Toyota akhirnya meluncurkan Corolla Altis generasi terakhir (ke-10 atau X-Gen). Mobil anyar ini dikemas dengan tagline "The Real Star" atau Bintang yang Sebenarnya.

Dibandingkan generasi terdahulu, dari sisi luar mobil ini sudah menampilkan perbedaan yang bermakna. Jika sebelumnya Corolla Altis keluar dengan bodi yang mulus be…

Perlawanan Siti Fadilah Supari

Gambar
Duh....bangganya punya Menteri seperti ini. Berani berkata benar, sesuai dengan keyakinan, meskipun banyak yang menentang... :-)

Selamat juga untuk penulis berita Sdr. Asro Kamal Rokan, yang bisa mengembangkan tulisan sebaik ini. Ditunggu karya-karya lainnya dari para jurnalis dengan mengetengahkan prestasi manusia-manusia Indonesia yang bisa memberi inspirasi.
=================

Wajahnya serius membicarakan ketidakadilan negara-negara maju. Kalimat demi kalimat meluncur deras. Dr Siti Fadilah Supari, satu dari sedikit warga dunia yang keras membela hak-hak negara berkembang di tengah dominasi badan resmi dunia dan negara adikuasa. Ia melawan dan berhasil.

Majalah The Economist London menempatkan Siti Fadilah sebagai tokoh yang memulai revolusi dalam menyelamatkan dunia dari dampak penyakit pandemik. "Menteri Kesehatan Indonesia itu telah memilih senjata yang terbukti lebih berguna daripada vaksin terbaik dunia saat ini dalam menanggulangi ancaman virus flu burung, yaitu transparansi,…

Mengembalikan Fungsi PUSKESMAS

Gambar
Saat ini di salah satu milis (dokter Indonesia) sedang hangat-hangatnya diskusi mengenai Pelayanan Kesehatan di Indonesia. Para dokter dan masyarakat awam member milis tersebut berdiskusi menunjukkan keprihatinan mereka akan pelayanan dokter kepada pasien. Ada yang membandingkan dengan pelayanan di luar negeri atau di rumah sakit para expatriate (di Indonesia) hingga pelayanan para dokter di puskesmas.

Yang satu mengatakan, mana cukup memeriksa 50 pasien hanya dengan waktu 3 jam (dari pukul 09:00 hingga pukul 12:00). Hal inilah penyebab kenapa para pasien tidak puas dengan pelayanan para dokter.
Begitu pula dengan rendahnya biaya konsultasi yang diterima para dokter yang hanya Rp. 5.000 per pasien.

Selanjutnya salah satu member memberi usulan, kalau memang praktek di Puskesmas 3 jam tidak cukup, kenapa tidak ditambah saja jam prakteknya? Bukankah dengan demikian lebih banyak waktu para dokter untuk melayani pasien Puskesmas yang notabene masyarakat menengah ke bawah?

Penulis ingin memberi…