Salah satu solusi bagi yang ingin menyaksikan siaran TV bermutu

Kompas Minggu hari ini, 8 Februari 2009 banyak menulis mengenai maraknya penyediaan jasa tayangan tv berbayar (pay tv) di masyarakat Indonesia. Ini semua tak lepas dari pelbagai macam tayangan televisi Indonesia yang dinilai masyarakat sudah mulai kurang berbobot. Ataupun jika ada, dirasakan masih kurang cukup.

Penulis sendiri juga turut merasakan hal tersebut. Ada beberapa sinetron yang awal-awalnya masih masuk akal dan bagus ceritanya, namun seiring dengan berjalannya waktu, ceritanya sudah mulai aneh-aneh dan tidak masuk akal. Sampai bingung sendiri, koq sinetron bagus begini, kenapa dibawa ke arah mistis dan tidak masuk akal.

Kembali ke pay tv, mengantisipasi hal tersebut, ternyata masyarakat Indonesia saat ini sudah punya banyak pilihan, salah satunya adalah berlangganan pay tv seperti yang dilansir Kompas.
Tv berbayar dinilai lebih banyak menyajikan ragam tayangan yang tentu antara lain bisa juga menyaksikan tayangan bermutu dan mendidik tersebut.

Pameo yang mengatakan bahwa tayangan-tayangan mistik dan gosip lebih menarik pemirsa, perlu kita teliti lebih jauh, apakah memang demikian halnya. Sudah ada golongan masyarakat yang mencari alternatif tayangan bermutu (yang bisa ditemui pada saluran pay tv) dengan pelbagai alasan. Mereka pun dengan rela menyisihkan sebagian pendapatan mereka guna berlangganan pay tv. Sebut saja kisah Nono warga Kampung Pasir Gadung, Cikupa Tangerang yang berpenghasilan Rp 2,5 juta/bulan dan membayar biaya langganan pay tv hingga Rp. 149.000 per bulan.


Solusi lain bagi yang belum bisa berlangganan pay tv
Bagi mereka yang kebetulan belum bisa berlangganan pay tv namun tetap ingin menyaksikan tayangan bermutu yang lain (sebagai tambahan dari segelintir tayangan bermutu yang ada dari tv nasional), bisa kiranya menonton DAAI TV yang sesuai misinya, memposisikan diri:
  • menyasar penonton adalah keluarga secara keseluruhan,
  • tidak menayangkan hal-hal yang aneh/ mistik,
  • tidak menayangkan kekerasan / kriminal,
  • tidak menayangkan acara yang sensasional/ infotaiment, kemudian
  • acara-acaranya bisa membuat orang mengerti tentang kerendahan hati manusia
Sayangnya tv ini baru bisa dinikmati oleh masyarakat Jakarta dan Medan.


Bagi masyarakat non Jakarta dan Medan yang ingin menikmati tayangan DAAI TV, bisa menggunakan antena parabola saja, karena siaran tv tersebut dipancar luaskan ke seluruh Indonesia secara free to air (tidak ada biaya bulanan).


Mudah-mudahan dengan adanya tulisan ini, bisa menggugah pengusaha tv lokal dan nasional dan kelompok masyarakat lainnya yang berminat untuk segera melakukan perubahan dan kembali menyiarkan acara-acara yang bermutu.
Bukti secara nyata sudah ada, bahwa hal ini bisa dilakukan.

Info selengkapnya dan berdiskusi, bisa klik di sini.
Posting Komentar