Selasa, Agustus 27, 2013

Penipuan menggunakan profesi dokter di iklan

Mempromosikan produk kesehatan tentu sah-sah saja. Tetapi jika sampai memalsukan nama dokter sebagai pengasuh artikelnya tentu perlu ditanyakan etikanya. Berikut penjelasan Androlog, Prof Dr Wimpie Pangkahila :

Penipuan menggunakan nama dokter di iklan

Penipu di negeri ini semakin kreatif. Masyarakat awam yang membaca iklan di Pontianak Post di samping ini, boleh jadi yakin bahwa ini rubrik yang memang diasuh oleh seorang dokter spesialis Andrologi di Jakarta.

Tahukah Anda bahwa ini ternyata hanya iklan untuk menjual produk yang belum diketahui kebenaran klaimnya. Lebih mengerikan lagi, begitu lanjut Guru Besar FK Udayana, ternyata nama dokternya fiktif. Jadi tidak ada dokter spesialis bernama seperti itu.



Tidak ada komentar:

Zoom Meeting: Digitalisasi di Tempat Praktik era Milenial & Pandemik

TS dokter ysh, mau tidak mau di era pandemik saat ini kita harus berubah. Berubah pola pikir, berubah cara praktik, dll. Tentu dengan tidak ...