Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2018

HUT KOWAS 2018: Diskusi Panel Kebijaksanaan Jack Ma

Gambar
Sosok Jack Ma yang begitu fenomenal membuat KOWAS mengangkatnya sebagai topik peringatan hari luang tahunnya. Lahir pada tanggal 18 Januari 2009, komunitas para pengusaha senior yang sudah berusia pensiun tapi masih aktif bekerja, setiap 2 bulan sekali rutin mengadakan acara.
Acara Sabtu, 20 Januari, 9 tahun sesudah kelahirannya yang diadakan di Kalbis Institute Pulo Mas Jakarta, menghadirkan para panelis: Dr Boenjamin Setiawan, founder Kalbe GroupDr AB Susanto, founder Jakarta Consulting GroupBpk Indra Gunawan, Komisaris Gramedia Group

Jalannya acara
Pada kata sambutannya selaku Ketua KOWAS, Pak Indra Gunawan menjelaskan mengenai keunikan dari Jack Ma yang belum banyak diketahui orang. Salah satunya, ia sering melakukan meditasi/yoga dengan posisi inversi / sirsasana. Kemungkinan karena itu Jack Ma biasa memandang dunia dengan posisi yang berbeda dengan kebanyakan orang umumnya. Itulah sebabnya pemikirannya sering out of the box.
Dr Boenjamin Setiawan, dalam pemaparannya mengatakan pada p…

Jangan cepat-cepat membalas chat jika tidak mau dijuluki Admin OLShop

Gambar
Apakah Admin OLShop harus membalas chat secepat mungkin? Tulisan ini berdasarkan pengalaman pribadi, mudah-mudahan bisa jadi penyegar di sore hari.  Yang senyum-senyum baca judul di atas, pasti pelaku online shop. Buyer online shop itu macam-macam karakternya. Ada yang pengertian, tapi ada pula, yang pengen chat-nya dibalas dalam hitungan menit. Sebagai orang yang tidak full time mengelola OLShop dan belum memiliki admin, kadang saya baru bisa membalas chat calon/buyer pada pagi hari, sebelum ke kantor atau sore hari setelah pulang dari kantor. Ternyata ada buyer yang tidak terima, chat-nya terlambat dibalas. Nilai jelek pun langsung diberikan saat review.
Karena nilai jelek tersebut, marketplace tempat saya jualan, langsung memberi warning kepada saya. Dan ternyata nilai jelek tersebut bisa mempengaruhi reputasi saya, hingga perlu 15 nilai baik. Artinya 1 nilai jelek bisa dihapus dengan lima belas kali transaksi dengan nilai baik.