Pentingnya gizi yang sering terlewat

Nutrisi Infus berisi Albumin / Protein
Meskipun hubungannya tidak terlalu erat tapi memperbaiki gizi pasien bisa meningkatkan selain kekebalan tubuh juga regenerasi sel-sel tubuh. Sayang belum banyak alat diagnostik yang bisa secara akurat mendeteksi kekurangan ini. Jalan satu-satunya, main cara koboi. Jika ada luka yang susah sembuh dan susah dicari penyebabnya, coba perbaiki status gizinya. Infus kalau perlu. Semoga tulisan ini bisa menginspirasi. Silakan dikomentari jika berkenan. 

Seorang pasien HD pria, usia 60-an tahun, keluhan HB 6 koma sukar untuk naik meskipun sdh sering transfusi. Ybs memiliki luka berdarah di usus kecilnya yang tidak sembuh-sembuh. Makan tidak optimal, minum susu Nephrisol tanpa D (katanya diresepin KGH, kenapa bukan yg D ya?). Oleh dokter sudah diberikan berbagai obat maag. Badan lemas, sudah lama pakai kursi roda. HD 3x / minggu dengan QB tidak pernah di atas 200.

Menurut analisa kami: dalam kondisi seperti ini, kemampuan regenerasi sel-sel tubuh pasien sudah jelek / tidak optimal sehingga jika ada luka, bisa saja jadi agak sukar sembuhnya. 
Usul selain terapi yang sudah dilakukan saat ini ( obat maag, transfusi, dll.) coba diperbaiki diet pasien sehingga tubuh punya kemampuan memperbaiki diri sendiri dengan lebih baik.





Nutrisi Infus berisi multivitamin B, C, As Folat, dll.
Transfusi yang sdh dilakukan berkali-kali kemungkinan kurang bermakna karena penyebab utama yaitu luka2 di usus belum tersembuhkan. Jika makanan via usus susah terserap, usahakan zat-zat gizi di-infus saja sehingga tubuh bisa jadi fit dan kuat. Ingat dalam kasus ini jumlah zat gizi makanan yang masuk ke pasien akan saling berkejaran dengan zat-zat vitamin, mineral dan gizi yang ditarik via HD. 

Sebulan kemudian, dengan wajah cerah ceria, keluarga pasien mengabarkan bahwa kondisi pasien semakin membaik setelah ditransfusi zat-zat nutrisi. Sekarang transfusi sudah semakin jarang intervalnya. 
Semoga cepat sembuh.
  
#renxamin
#carnevit
#gagalginjal

Tidak ada komentar: