Jumat, Oktober 23, 2020

SOP Subarashi AFC untuk pasien Hemodialisis Gagal Ginjal

SOP Subarashi AFC untuk pasien Hemodialisis Gagal Ginjal


Tiba-tiba Badu (nama samaran) muncul depan saya yang sedang praktek.

"Dok, saya mau curhat!!"

Belum sempat saya merespons, Badu langsung duduk menyerahkan tangan kanan seakan tahu, saya akan segera menensinya.


"Pernahkah Dokter minum obat tensi hingga 4 jenis? Terakhir Clonidine, dari sekali sehari menjadi 3 x sehari. Tahu efek sampingnya? Ngantuk Dok. Karena minumnya hingga 3 x sehari, maka sambil jalan pun terkantuk-kantuk. Saat menemani istri di mal, mau tidur melulu, tapi nggak bisa. Hanya mengantuk tapi tidak bisa tidur.

Mungkin krn lagi jalan kali, masa' sambil tiduran?

Itu pun jika dosis obat ditambah, tensi hanya turun sekitar 2 minggu kemudian naik lebih tinggi lagi. Sistole sudah 200an, diastole sudah 100. Kalau sdh begini, kepala sakitnya minta ampun. Setiap konsul ke Prof Ginjal (maksudnya Guru Besar Konsultan Ginjal & Hipertensi, dokter Ginjalnya), dosis obat ditambah. Kalau ditanya, sampai kapan begini Prof. Hanya dijawab dengan senyum." 


Belum sempat saya merespons, si Badu melanjutkan curcol-nya, seakan tahu masih banyak pasien antri sesudahnya. Untung saya sudah menggunakan aplikasi Antri.VIP


"Satu lagi, pernah Dokter merasakan disuntik heparin 2x sehari. Perut benjal-benjol. Sering keluar darah, tahu-tahu baju sdh basah di bagian perut. Tensoplast sdh di mana-mana.

Dan ini dilakukan sudah 3 tahun. Meskipun sudah diganti dengan Simarc2, malah timbul perdarahan nggak karuan. Thrombo saya Dokter tahu brp? Turun terus hingga 30.000 dok, akibat pengencer darah."


Untung masih hidup kamu Badu, pikiran nakal saya menyeruak.

Saya sempat tidak memperhatikan apa yg dijelaskan Badu, sambil mikir obat apa yang sekarang digunakan Badu, tensinya termasuk normal untuk pasien HD, hasil lab-nya juga bagus. Thrombo sudah 60.000an lebih, DDmer 200an.


"Sekarang kamu minum obat tensi apa Badu? " , tanya saya menyelidiki.


"Diovan 80mg dok, satu kali sehari, selang-seling satu hari. Kalau rutin, tensi saya drop."


"Cuma itu saja?"


"Nah itu Dok. Tadi Dokter nggak dengar ya. Saya bukan orang yg senang suplemen. Saya juga bukan orang yg tidak patuh minum obat Dokter. Tapi semenjak saya minum Subarashi, kondisi tubuh saya jadi begini." jelas Badu mesem-mesem. 

"Saya juga nggak fanatik Dok, seandainya ada pengobatan yang lebih baik, saya akan coba!! Bagaimana pendapat Dokter?"


"Sudah berapa lama, minum apa Itu tadi?"


"Subarashi Dok, sudah jalan 5 bulan dok!"


Duh Badu, apa lagi Subarashi itu. Semenjak di FK hingga praktek 20an tahun, baru kali ini mendengar nama obat yang aneh itu. 


Ada yang tahu, apa Itu Subarashi, dan apakah memang sedahsyat Itu khasiatnya??

Tolong dijelaskan ya.


Berterima kasihlah kepada Tuhan Badu, kamu masih hidup saat ini dan bisa memperoleh apa yang kamu inginkan, meskipun itu, menurut Dokter sudah di luar jangkauan ilmu yang Dokter pelajari.


Bagi yang mengerti apa itu Subarashi, tolong jelaskan ke Dokter ya.


Hasil Laboratorium

Hasil Laboratorium tanggal 4 Juni 2020

Pasien baru menghentikan suntik heparin / minum Simarc



Hasil Laboratorium tanggal 4 November 2020
Sudah 5 bulan minum SOP Subarashi. Perhatikan angka DDmernya.
Stop suntik heparin / simarc2, kecuali saat HD itupun minimal.
Pasien sering mengalami anemi karena darah sering bocor saat terminasi HD.



Konsultasi GRATIS
Mengingat informasi yang masih simpang-siur maka bersama ini, saya Dr Erik menawarkan konsultasi GRATIS bagi yang ingin riset mandiri dengan SOP Subarashi.

Alasan saya:
  • riset ini bukan mulai dari nol atau berdasarkan asumsi, tapi didasarkan product knowledge-nya
  • banyak pasien (ini khusus pasien saja) yang ingin mencoba tapi malah ditakut-takuti oleh mereka bahkan yang belum pernah mencoba. Jadinya mungkin saja ada pasien yang bisa terbantu jadi gagal
  • dengan panduan dari saya, diharapkan proses riset tersebut benar-benar sesuai minimal setidaknya dengan pengetahuan medis saya. Artinya bisa melakukannya secara efisien dan efektif

Ketentuan:
  • bukan bermaksud untuk menyembuhkan penyakit gagal ginjal sehingga tidak perlu cuci darah lagi TETAPI lebih kepada meningkatkan kualitas hidup, mengurangi komplikasi sehingga bisa hidup lebih nyaman bersama cuci darah
  • harus memperlakukan suplemen ini secara adil. Obat aja diminum bertahun-tahun, jangan berharap minum suplemen ini dalam 10 hari (bahkan kurang apalagi diminum seingat saja), efeknya bisa langsung terlihat

Akhirnya jika serius, silakan kontak kami di https://WA.me/+6285157701658


Selasa, Oktober 20, 2020

Zoominar Kesehatan Ginjal bersama Koran Ginjal

Ternyata banyak beredar isu-isu yang tidak benar di seputaran pasien hemodialisis / HD. Mungkin jaman now itu yg disebut hoax. Menurut Dokter Erik, founder Koran Ginjal, semua pihak pasti ingin membantu, ingin memberikan yg terbaik. Hanya sumber informasi yg diperoleh yang belum tepat sehingga bisa keluar info hoax HD seperti:

  • pasien HD tidak boleh makan buah dan sayur
  • belimbing bagus utk menurunkan tensi
  • jangan HD karena sekali HD akan selamanya HD
  • - cimino dibuat setelah cdl
  • - dlsbnya


Prihatin atas kondisi Itu, maka pada Minggu 18 Oktober 2020 telah diselenggarakan Zoominar Kesehatan Ginjal.

Acara diselenggarakan oleh Koran Ginjal, sumber informasi kesehatan Ginjal terpercaya, no hoax.

Acara yg akan diadakan secara berkala ini ditujukan bagi:

  • pasien payah Ginjal
  • sudah disarankan oleh Dokter untuk HD/CAPD
  • baru menjalankan Terapi Pengganti Ginjal (TPG)
  • masih bingung/down/stress/kalut/cemas apakah akan menjalani HD atau tidak


Ingin ikut zoominar Kesehatan Ginjal berikutnya, langsung aja daftar di https://s.id/koranginjal

Jumat, Oktober 09, 2020

Ingin rencana Anda berjalan lancar, berdermalah

Ingin rencana Anda berjalan lancar, sedekahlah!!

Hal ini yang selalu diulang-ulang oleh mentor saya Pak Didik Mulato dari Komunitas Bisnis Digital (KBD). Derma atau sedekah menempati urutan teratas bagi beliau agar supaya segala urusan (termasuk bisnis) bisa berjalan lancar. Sedekah itu sendiri tidak harus selalu dalam bentuk uang atau materi. Sedekah ilmu pengetahuan, meng-forward informasi yang inspiratif juga termasuk sedekah.


Saya langsung teringat pernyataan Master Chen Yen dari Yayasan Tzu Chi yang mengatakan bahwa:

  1. kita harus berterima kasih kepada orang yang mau menerima sedekah kita berarti kita jadi memiliki ladang untuk menebar benih kebaikan
  2. saat memberi, kita harus memberikan yang terbaik BUKAN barang yang kita sendiri sudah tidak bisa menggunakannya lagi


Kalau kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, contohnya dalam pergaulan di Whats’app Group atau Forum Diskusi. Seberapa sering kita meng-forward berita yang kita sendiri tidak tahu kebenarannya (hoax?), atau berita-berita yang justru menimbulkan perpecahan? Pernahkah kita berpikir ada banyak orang yang bisa menerima informasi dan terpengaruh informasi kita? Apakah mereka akan jadi lebih baik atau sebalkinya?

Meng-forward berita bisa jadi ladang berkah buat kita, tapi kalau kita salah menggunakannya bisa jadi sebaliknya. Hanya dengan sesederhana itu teman.

Bagaimana pendapat Anda?


Mudah-mudahan kita semua diberi rejeki agar bisa melakukan aktifitas berderma / sedekah. Dan yang kita dermakan adalah hal yang terbaik.


Video 

  1. Latar Belakang Komunitas Bisnis Digital (KBD), https://www.youtube.com/watch?v=uzi2Ma3hdhY
  2. Yayasan Tzu Chi, http://www.tzuchi.or.id/
  3. Profil dr Erik Tapan, http://bit.ly/CVErik

Selasa, Oktober 06, 2020

Adakah pekerjaan digital yg bisa dikerjakan dari modal NOL?

Sibuk mengundang orang mengikuti seminar yang menurut saya selain inspiratif gratis pula, membuat saya memperoleh pertanyaan:

"Yang saya mau tanyakan itu:

1. Saya kan belum punya bisnis, jadi saya bingung dengan materi yang perlu saya ambil dan yang cocok buatku itu bisnis spa ya?

2. Satu jam dari awal saya dengar seminar itu sepertinya materi itu untuk mereka yang sudah jalan bisnisnya. Kenapa bukan untuk kita yang sedang mencari bisnis digital dari nol?"


Berikut jawaban saya sebagai member Komunitas Bisnis Digital (KBD) yang sudah mengikuti Seminar tersebut hingga SELESAI.

Dalam KBD, selain diinfo bagaimana meledakkan bisnis yang telah ada (contoh bisnis yang meledak bisa baca di akhir tulisan ini), ada beberapa bisnis yang bisa kita lakukan seperti (ini juga diinfo dalam seminar tersebut, ada videonya lagi):

  • menjual (menjadi reseller) sistem Aplikasi CRM yg dihubungkan dengan WA 
  • menjual sistem Antrian yang murah meriah 
  • reseller training design web
  • reseller youtuber (bikin video)
  • menjadi agen tour & travel
  • menjadi agen property 

- dll. 

Hampir setiap bulan, KBD mengeluarkan produk digital yang mana kita bisa menjadi reseller-nya.  

Tentu sebelum menjualnya perlu belajar knowledge produknya. Bukan hanya itu saja, materi Promosi, Materi Presentasi, Surat Penawaran, dll., semua telah tersedia. Silakan bertanya kepada orang yang mengundang Anda atau ikuti group khusus di Telegram.

Namun jikalau Anda masih merasa terlalu sulit melakukan itu semua, jualan yang paling mudah dilakukan adalah mengundang teman-teman Anda mengikuti Seminar Online Gratis.


Referensi:

  1. Bisnis Suplemen Kesehatan yang meledak, klik: https://youtu.be/F7oi-7sf5p8
  2. Bisnis Bengkel yang meledak, klik: https://youtu.be/qfjab1irnZE
  3. Tertarik mengikuti Seminar Digital Inspiratif klik: https://WA.me/6285157701658?text=04

Semoga bermanfaat dan salam sehat selalu.

Ayo kamu pasti bisa.

Dr. Erik Tapan

Member Komunitas Bisnis Digital (KBD)

Minggu, Oktober 04, 2020

Pengalaman Hemodialisis di Klinik Rena Medika Radio Dalam Jakarta Selatan

Mesin HD + Dialiser di Rena Medika
Sering menjadi pendamping pasien yang melakukan cuci darah membuat saya pelan tapi pasti belajar mengenai Hemodialisis atau cuci darah. Ternyata proses HD bagi pasien gagal ginjal tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Hanya datang, dicuci darahnya 4 - 5 jam, seminggu balik 2 - 3 kali. gitu aja.

No…no tidak semudah itu Alfonso.


Jika itu yang dilakukan, kemungkinan pasien akan timbul masalah komplikasi di kemudian hari. Bisa kena osteoporosis, infeksi paru / pneumonia, jantung lemah, ascites, dll.

Untuk itu, kami berusaha mencari tempat DIalisis (bisa jadi tempat utama atau pelengkap dari HD BPJS) yang bisa membuat pasien melakukan cuci darah secara adekuat hingga suatu waktu bisa melakukan transplantasi.

Proses transplantasi ginjal membutuhkan tubuh yang sehat dan prima, belum banyak komplikasi, belum banyak transfusi darah dan yang penting harus dilakukan secepat mungkin setelah HD dimulai. Sayang syarat yang terakhir itu, belum bisa dilakukan di masa pandemi saat ini.


Solusinya

Untuk saat ini, perlu dicari Klinik yang bisa melakukan cuci darah yang adekuat sehingga komplikasi minimal. Salah satunya Klinik Hemodialisa Rena Medika. Di Klinik yang berlokasi di Radio Dalam Jakarta Selatan ini, Anda akan:

  1. Setiap HD di-visite dokter superspesialis KGH
  2. Setiap HD ada dokter umum yang bersertifikat HD
  3. Menggunakan dialiser single use (tak jarang memperoleh dialiser highflux = opsional sesuai permintaan)
  4. Mesin diimpor dari Eropah menjamin kualitas pencucian
  5. Perawat ramah, trampil dan bersertifikat
  6. Tersedia akses wifi gratis
  7. Tersedia saluran TV premium
  8. Tempat tidur dibatasi tirai untuk privacy atau bisa minta ruangan VIP
  9. Hasil pemeriksaan lab berkala untuk mengetahui lebih dahulu / preventif
  10. Karena bentuknya Klinik khusus jadi tidak ada pasien yang infeksius

Tertarik atau ada rencana transplantasi ginjal, segera hubungi saya di https://WA.me/6285157701658

Benarkah Asus marketing bagus tapi kualitas produk & after sales part-nya jelek?

  Benarkah Asus marketing bagus tapi kualitas produk & after sales part-nya jelek? Saya bukan seseorang yang fanatik merk tertentu. Kala...