Sabtu, Agustus 14, 2021

Zoominar IKCC bersama Dr Tunggul Situmorang SpPD, KGH, Sabtu 14 Agustus 2021

 

Dr Tunggul bersama dr Erik siaran di DAAI TV

Tadi pagi ikut Seminar Awam IKCC (Indonesian Kidney Care Club) dengan topik tentang metabolisme kalsium fosfat yang dipengaruhi hormon PTH (Parathyroid Hormone) 

Sungguh topik yang menarik karena banyak pasien dialisis / cuci darah meremehkan hal ini (meskipun tidak disadari), apalagi pemeriksaan hormon PTH bukanlah hal yang murah. Gejala awal pun hampir tidak ada. Umumnya gejala gangguan PTH dirasakan pasien setelah 5 tahun menjalani proses dialisis. Gejalanya pun  tidak langsung dan bisa terlewat pemikiran para tenaga kesehatan yang merawat. Apa Itu?  Patah tulang yang berulang.

Coba apa hubungannya patah tulang dengan PTH? Yang ada, patah tulang karena jatuh dari tempat tidur atau di kamar mandi, atau karena naik motor, dll. Jarang sampai mau repot-repot memeriksa PTH.


Dalam acara tanya jawab, ada kasus seorang pasien wanita yang sudah 11 tahun menjalani dialisis, saat ini HB tinggal 6, sudah mesti menggunakan oksigen terus menerus dan mengalami patah tulang yang berulang.


Bpk/Ibu ysh, dokter tidak bisa membayangkan betapa menderitanya pasien tersebut. Dan kasus ini banyak terjadi pada pasien-pasien dialisis yang sudah senior.


Cara Pencegahan:

Kesimpulan dari Zoominar tadi, meskipun tidak mudah dan murah, kita bisa memperkecil risiko gangguan metabolisme Kalsium Fosfor dengan:

- rutin periksa Ca, P dan iPTH

- koreksi jika  kadar fosfor tinggi dengan suplemen fosfat binder

- konsumsi Calcitriol jika perlu*


Selain untuk mengurangi komplikasi tulang, Calcitriol juga bermanfaat mencegah atau memperingan gejala infeksi Covid pada pasien-pasien Hemodialisis.


Bagi mereka yg tertarik ingin sharing dan berdiskusi hal ini, bisa kontak Dr Erik Tapan. Tapi ingat ya, sebelum ada kejadian patah tulang, BPJS tidak menanggung biaya pengobatan gangguan ini. Jadi dalam hal ini, kita tidak bisa bergantung pada BPJS.


Semoga kita semua sehat selalu sambil berharap suatu waktu BPJS bisa juga menanggung pengobatan pencegahan. 


Catatan:

*Calcitriol adalah obat keras yang hanya bisa diperoleh dengan resep dokter. Antara manfaat dan side efect-nya perlu diperhatikan.


Perlu (dengan resep dokter ginjal Anda):

- Suplemen Fosfat Binder (yg mengandung kalsium dan yang non kalsium)

- Obat Calcitriol (vitamin D3 aktif)

atau hanya

- Pemeriksaan Laboratorium (ada voucher discount, persediaan terbatas)

Segera WA ke: 08111-399-899 untuk info lebih lanjut.

Tidak ada komentar:

Webinar Eksklusif Izidok: Electronic Medical Record bersama Dr Erik Tapan, MHA

  Webinar Ekslusif Izidok: Electronic Medical Record bersama Dr Erik Tapan, MHA Tips memilih Electronic Medical Record menurut nara sumber W...