Minggu, Maret 13, 2022

Pak Adi berperang melawan gatalnya, krim pelembab solusinya

Pak Adi pria berusia 50 tahun adalah pasien gagal ginjal terminal. Artinya seminggu 3x ia harus setor badan untuk ditusuk di tempat cuci darah yang bahasa kerennya ruang hemodialisa (HD).

Dengan usia HD yang sdh lebih dari 1 tahun, Pak Adi sudah mulai bisa menyesuaikan pola hidup dengan kewajiban melakukan HDria tersebut.

Namun ada satu hal yang dirasakan sangat mengganggu meskipun tidak mematikan, yaitu rasa gatal.

Rasa gatal itu sama seperti pecahan kaca yang menembus kulitnya. Jadinya setiap hari seakan-akan Pak Adi mengenakan jaket yg berisi ribuan serpihan kaca menusuk-nusuk di seluruh badan, tangan dan kakinya.

Semua cara sudah dilakukan untuk menghilangkan rasa gatal ini. Mulai dari rajin HD bahkan 2 minggu sekali menggunakan HFR yg super mahal itu, minum binder Fosfat, mengoles dengan VCO dan krim pelembab lainnya, tapi seperti menggarami air laut, hilang tak berbekas.

Gatal bisa hilang sebentar kalau minum obat anti gatal. Tapi kemudian timbul lagi.

Sudah disampaikan ke dokter, jawabnya pasien GGK ya memang suka gatal. Kenapa? Karena ureum atau fosfat yang tinggi. Solusinya? Minum obat gatal / anti histamin, jangan lupa gosok salep anti histamin, kortikosteroid hingga imunosupresan. 

Tapi setelah itu, gatalnya muncul lagi. Ya minum lagi obatnya atau pake salep. Sudahlah terima nasib. Memang gatal akan bersahabat dengan kamu. Yang penting masih bisa hidup kan, begitu umumnya nasehat para ahli.

Sampai akhirnya Pak Adi diperkenalkan dengan L'Melia HandBody HD , lotion pelembab khusus pasien Ginjal yang bisa menghilangkan rasa gatal.

Awalnya masih ragu-ragu tapi melihat testimoni dari pembeli terdahulu, kelihatannya ampuh nih untuk menghilangkan gatal. Tidak ada salahnya untuk dicoba.

Setelah rutin mengoles seluruh tubuh dengan L'Melia HandBody HD,  akhirnya Pak Adi bisa tenang, terbebas dari kondisi gatal yang mengganggu tersebut.

Pak Adi juga sangat berterima kasih kepada isterinya yang mau peduli dan berusaha keras mencari solusi atas gatal yang dialaminya. Sebab umumnya pendamping pasien (karena terpengaruh kata Dokter / nakes) akan menganggap keluhan gatal-gatal itu hal biasa yang terjadi. Terima saja. Toh nggak ada kasus pasien Ginjal meninggal karena kegatalan.


Tanya-jawab L'Melia Handbody HD:


Kenapa LMelia HandBody HD tidak pernah diresepkan Dokter?

Karena itu lotion pelembab yang bisa dibeli bebas. 

Siapa yang menentukan mana obat keras (perlu resep Dokter) mana yang bisa diperoleh bebas tanpa resep?

BPOM setelah memeriksa kandungan zat di dalam produk tersebut.

Akibatnya (saking ringannya zat-zat di dalamnya), efek yang diharapkan tidak bisa segera tercapai. Butuh waktu sekitar 2 minggu dengan rutin penggunaannya 2x sehari. 


Artikel ini dipersembahkan untuk KORAN GINJAL. Cara berlangganan, isi formnya di https://s.id/koranginjal



Tidak ada komentar:

Webinar KOWAS: Cegah Penyakit Ginjal pada Senior, Sabtu, 23 April 2022

  Anda yang berusia 55 tahun ke atas, berhati-hatilah. Karena menurut penelitian, sebagian besar pasien ginjal berusia di atas 55 tahun.  Ma...