Rabu, November 23, 2022

Ani, beautician yang cuci darah

Tidak banyak yang tahu, Ani* adalah pasien cuci darah. Seminggu 2x ia harus ke Rumah Sakit untuk melakukan hemodialisis atau cuci darah. Ani bekerja di "salon" kami sebagai Beautician. Bidang yang ditekuninya, sulam alis. Kerjaannya rapi, orangnya ramah dan mudah bergaul, sehingga tak heran pelanggannya juga banyak.

Dokter kagum akan kegigihannya. Tidak jarang dokter melihat dia ngos2n naik tangga. Begitu pula, pernah terlihat ybs kecape'an berdiri saat bekerja. Selesai menyulam ia beristirahat di pojok ruangan.

Namun semua itu dilakukan dengan senang hati. Dokter salut dengan pasien-pasien cuci darah yang tetap semangat bekerja apapun kondisi tubuhnya. Kita tahu bersama, pasien cuci darah itu kondisi tubuhnya kan on and off. Kadangnya "sehat", kadang drop. Jadi tidak mudah bekerja. Namun semua itu dijalankan dengan penuh ketekunan. Tetap berkarya ya mba Ani dan teman2 pejuang ginjal lainnya. Salut dan doa dokter untuk kalian semua. Ini membuktikan bahwa pasien cuci darah pun bisa berkarya.

*Nama sengaja dokter samarkan karena tulisan ini, belum dimintai persetujuan dari yang bersangkutan.


Ingin join dengan WAG khusus pasien ginjal, klik https://s.id/wagkoranginjal


Tulisan ginjal lainnya: https://www.eriktapan.com/search/label/Ginjal























Tidak ada komentar:

Ani, beautician yang cuci darah

Tidak banyak yang tahu, Ani* adalah pasien cuci darah. Seminggu 2x ia harus ke Rumah Sakit untuk melakukan hemodialisis atau cuci darah. Ani...